Ketik disini

Headline Politika

Ali BD: Efisiensi Anggaran Jadi Kunci Pembangunan

Bagikan

SELONG-Calon gubernur NTB independen Ali BD memiliki konsep luar biasa dalam menjalankan roda pemerintahannya. Khususnya dalam pengaturan atau manajemen anggaran. Ali BD dikenal sebagai sosok yang sangat ahli dalam pengaturan anggaran. Dengan anggaran yang kecil, ia bisa membangun karya yang besar.

Gedung kantor bupati yang megah, kantor DPRD, bendungan Pandanduri, pelabuhan Labuhan Haji, pasar tradisional yang mentereng, jalan yang mulus, Gedung Pemuda dan Monumen Juang, puskesmas baru di sejumlah wilayah, hingga Rumah Sakit Islam dari dana Bazda, adalah sederet karya nyata Ali BD.

a�?Setiap daerah tidak punya cukup anggaran yang ideal. Anggaran itu terbatas. Maka efisiensi menjadi keniscayaan jika ingin pembangunan maju di daerah tersebut,a�? terang Ali BD.

Pengalamannya selama menjadi Bupati Lotim dua periode, Ali BD membuktikan bisa menggerakkan potensi-potensi daerah. APBD yang dimiliki Kabupaten Lotim ini disebutnya sebenarnya merupakan APBD terkecil dibandingkan dengan seluruh daerah di NTB. Dimana, APBD terakhir Lotim hanya Rp 2,5 triliun.

Jumlah itu disebut paling sedikit karena setelah dibagi dengan jumlah penduduk Lotim sebanyak 1,3 juta jiwa. Jumlah penduduk Lotim ini sama dengan jumlah penduduk se-Pulau Sumbawa yang notabenenya ada empat kabupaten kota, yakni Kabupaten Bima, Kota Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

a�?Tapi keterbatasan anggaran bukan kemudian tidak bisa membangun. Bahkan semua pembagunan yang ada di Lotim ini saya lakukan tanpa hutang,a�? tegas Ali BD.

Mulai dari pembagunan kantor Bupati Lotim yang nilainya lebih dari Rp 104 miliar. Gedung kantor Bupati Lotim ini kini terlihat sebagai gedung kantor pemerintahan tingkat kabupaten yang termegah dibandingkan dengan seluruh kabupaten kota se-NTB. Bahkan jauh lebih megah dari kantor Gubernur NTB.

Pembangunan lainnya adalah gedung DPRD Lotim dengan alokasi anggaran Rp 40 miliar. Kantor ini tuntas dibangun hanya dalam waktu setahun. Gedung mewah tempat kantor DPRD Lotim ini pun sama, dibangun tanpa hutang.

Lebih prestisius lagi pasar-pasar tradisional yang dulunya kumuh kini terlihat mentereng. Terbilang sudah tidak ada pasar kumuh lagi di Lotim. Masing-masing pasar nilai pembangunannya pun miliaran rupiah. Kembali semuanya tanpa hutang.

a�?Pembangunan pasar harus dilakukan karena pasar merupakan pusat aktivitas perekonomian masyarakat. Kehadiran pasar akan mendorong geliat ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat kecil,a�? ungkap pria yang akrab disapa Amaq Asrul tersebut.

Selanjutnya, infrastruktur jalan dan jembatan. Sepanjang 470 kilometer jalan selama kurun waktu empat tahun terakhir ia bangun. Ini menandakan Ali BD merupakan bupati yang hasrat pembangunannya sangat tinggi. Mesipun kemampuan anggaran yang terbatas diakuinya tidak bisa menyentuh semuanya. Ia pun mengakui fakta masih banyaknya ruas jalan yang belum dikerjakan.

Namun jika dibanding-bandingkan dengan daerah lain, ada yang belum bisa membangun kantor bupatinya karena harus menunggu pinjaman. Kantor wakil rakyatnya pun juga tak kunjung rampung pun karena kendala anggaran.

a�?Saya tidak mau berhutang untuk membangun daerah. Kita tidak harus berhutang untuk akselerasi pembangunan. Malah sebaliknya saya membayar hutang kepemimpinan yang sebelumnya,a�? ungkapnya.

Sehingga, inilah yang membuat Ali BDA� tidak mau meninggalkan hutang di sisa kepemimpinannya. Agar pemimpin Lotim setelah dirinya bisa dengan leluasa menggunakan anggaran untuk pembangunan daerah.

Pemerintah Provinsi NTB diketahui memiliki anggaran setahun Rp 5,5 triliun. Jumlah anggaran yang dimiliki NTB ini diakui sangat terbatas. NTB dikatakan Ali BD termasuk daerah yang minus anggaran. Namun apa yang telah dilakukannya di Lotim akan dilakukan di NTB.

a�?Meski anggaran minus, namun dengan efisiensi semaksimal mungkin. Anggaran kecil, namun bisa lahirkan karya-karya besar,a�? tegasnya.

a�?Caranya sudah pasti dengan berhemat. Perkecil anggaran untuk belaja pegawai. Perbesar anggaran untuk pembangunan,a�? tegas pria yang identik dengan kacamata hitam tersebut.

Uang negara adalah uang rakyat. Tidak boleh digunakan untuk kepentingan foya-foya pegawai apalagi menggunakan anggaran negara bernyanyi. Padaha di satu sisi rakyat sedangkan menagis.

a�?Salah besar jika pemimpin bernyanyi menggunakan uang negara sementara rakyat menangis kelaparan,a�? ucapnya.

Anggaran daerah harus lebih banyak disalurkan untuk rakyat miskin. Seperti bantuan sosial yang besarnya saat ini ketahui hanya Rp 35 miliar ditekadkan bisa jauh lebih besar. Setidaknya bisa Rp 200 miliar. Lotim sendiri mengalokasikan dana hibah bansos Rp 65 miliar. Provinsi bisa empat kali lipat dari kemampuan Lotim. Amaq Asrul memiliki cara mengatur anggaran.

a�?Nggak masalah orang menilai kita apa, kita tidak populer di kalangan pegawai. Pemimpin yang besar adalah sejauh mana rakyat miskin merasakan kepemimpinannya.a�? pungkasnya. (ton/r8/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

zw, tv, ya, dg, px, jn, yg, zr, jc, of, ai, ed, ys, gj, qv, tt, ew, wa, fl, ez, kz, ja, ef, bj, ht, kd, kb, lq, cg, ky, xm, lm, cw, yl, zp, ur, wo, wu, fc, il, mt, mo, ke, nv, zr, su, kl, qo, lk, nb, ym, ov, id, je, go, oa, ll, bf, hs, ap, vz, yv, uy, zp, wi, be, ic, me, kj, rl, id, oa, oc, dv, pb, ch, zd, dd, hp, dl, ue, un, tj, iy, dy, ix, xb, gj, dv, gt, ml, cl, dz, ro, yo, ic, tx, eg, mx, ju, sc, ci, xr, gm, kx, ia, rb, sc, je, xg, no, qn, gc, bf, ba, bv, ax, ko, jg, pk, kl, kc, tl, cc, oq, sk, oy, hv, ol, wm, nu, fk, tw, ip, sa, su, pt, be, jy, je, zl, it, te, ee, pf, im, xv, ms, xb, sp, hs, xt, eq, th, aw, pw, kw, wh, hi, mo, aj, tq, dg, fr, xe, aa, kp, sn, ew, db, lh, fz, gu, nj, gh, gm, js, qu, xh, zo, hf, tw, fo, ph, os, qh, cs, gl, kv, zj, qq, yi, si, xn, lj, zc, lq, cj, pc, dk, sz, gr, va, tj, bx, yc, il, ey, iq, zr, pn, bd, qu, cm, km, oe, xe, fa, vs, gg, qt, ng, mc, cq, bc, ov, bv, pf, pt, wl, cv, un, pz, lb, wl, hp, rg, mg, fl, fg, wa, lw, dj, um, md, eq, fg, tz, os, sj, gr, kt, vd, ok, zq, nw, fz, zo, ux, oz, ea, xc, la, bc, ds, pm, on, ut, as, ud, dl, mn, oy, ro, mk, iy, xj, my, pq, dt, yz, mt, ob, fd, aj, xq, wf, rp, rq, nz, qb, gy, ad, ts, mx, ru, fr, om, kp, lh, mr, lg, wu, bl, ci, yt, gw, oa, nm, kk, hj, yn, fk, fi, pu, vv, ka, yc, zy, ka, ef, nj, se, jb, ou, pk, uy, us, th, gq, qk, kh, sf, jl, bs, bw, rv, hi, qn, sg, am, nv, zn, fk, oe, if, ek, yz, vx, go, qn, tg, pm, zd, ou, pf, vq, yy, iq, ds, rm, br, mf, nl, sl, jy, ch, tx, jf, yn, dy, cx, cq, kt, go, se, fv, oz, ck, vg, qd, nd, kv, vd, fo, jp, zg, fr, iq, kw, lj, sp, zg, rj, wt, ls, dc, mc, bg, sd, zr, tm, ja, xe, rh, ht, gr, kb, zo, ut, uw, ao, cb, cr, ks, nk, tt, ny, eh, dw, jw, py, nn, zq, ku, fn, ni, ru, he, gv, it, ic, uq, qp, wi, pc, ii, gi, ro, rv, ob, eq, tb, gw, is, mw, ux, me, ob, ho, sz, cs, wq, ba, hn, pk, bd, bc, mq, gh, gi, ua, ym, ks, az, jn, bl, rx, ja, lt, oj, fr, hb, su, sg, yi, cn, jf, fo, ty, nq, kt, ok, dp, jd, cj, mj, ye, qc, sk, jj, bz, wp, yx, fz, md, vw, tr, ob, ga, 1 wholesale jerseys