Ketik disini

Headline Metropolis

Ogoh-Ogoh Dilarang Berpolitik

Bagikan

MATARAM-Sebanyak 128 patung ogoh-ogoh akan diarak di Kota Mataram hari ini. Kehadiran patung-patung raksasa ini, sudah menjadi bagian dari tradisi jelang hari raya Nyepi Tahun Saka 1940 yang ritualnya akan dimulai pada nanti malam, hingga minggu pagi.

Tapi yang membuat acara ogoh-ogoh kali ini lebih langka dari tahun sebelumnya, karena bertepatan dengan hari Jumat. Di mana di hari ini seperti biasa umat muslim melaksanakan ibadah salat Jumat di masjid-masjid.

Karena itu ada beberapa arahan yang disampaikan panitia untuk tetap menjaga kondusivitas dan kenyamanan masing-masing umat. a�?Jadi sampai jam 11.oo siang diminta pada sekahe terune-teruni untuk tidak membunyikan alat musik apapun, demi kenyamanan ibadah rekan-rekan yang muslim,a�? kata Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Mereka baru boleh melanjutkan pawai, berikut seni musik dan lain sebagainya di atas pukul 14.00 Wita. Para peserta diminta menjaga keamanan dan ketertiban acara dengan tetap menjaga kebersihan kota selama mengikuti pawai.

a�?Nanti mereka akan diberikan kantong plastik untuk membuang sampah. Tidak boleh dibuang sembarangan,a�? ulasnya.

Namun yang tak kalah penting, yakni para terune-teruni yang membawa patung ogoh-ogoh dilarang keras menggunakan atribut kampanye. Baik itu berupa bendera partai atau kaos yang bergambar pasangan calon gubernur. Jika mereka sampai nekat menggunakan itu, pemkot sudah dijanjikan oleh panitia akan langsung dilarang ikut kegiatan pawai.

a�?Kalau ada yang bawa atau pakai, akan langsung di-dis (diskualifikasi),a�? terangnya.

Larangan ini semata-mata untuk menjaga kondusivitas jalannya pawai. Tidak menjadi pancingan persoalan yang nantinya dapat menimbulkan kegaduhan dalam acara.

Plt Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana juga menekankan pentingnya kematangan persiapan. Meski ini rutin setiap tahun digelar, tapi Mohan meminta panitia harus bisa bertanggung jawab pada pelaksanaanya yang bersifat lebih teknis.

a�?Jangan sampai kelengahan kita menjadi penyebab hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,a�? pesan Mohan.

Potensi itu menurutnya selalu ada. Karena itu harus diwaspadai dengan ekstra. Kegiatan ini tidak hanya akan diramaikan warga kota. Tetapi juga ikutnya peserta dari Lombok Barat dan Lombok Tengah dipastikan akan membuat acara ini semakin ramai hari ini.

a�?Kegiatan ini juga jatuh pada hari Jumat, sehingga perlu adanya saling pengertian dan toleransi dengan umat Muslim yang akan melaksanakan ibadah salat Jumat,a�? tegas Mohan.

Panitia juga diingatkan pada komitmennya melarang para peserta meminum minuman keras. Sementara itu, Kabag Ops Polres Mataram Kompol Taufik menjelaskan personel gabungan dari Polres, Polda, dan instansi lainnya siap mengamankan acara.

Ia mencatat sebanyak 463 personel dari Polres, 246 personel dari Polda, dan 216 personel dari instansi samping baik dari Pol PP, Satgas Dinas, Pecalang, maupun PamSwakarsa.

a�?Jalan Pejanggik di perempatan Kantor Gubernur NTB ke timur sampai Pura Mayura mulai pukul 08.00 pagi sampai selesai acara akan ditutup,a�? terang Taufik.

Jalan itu akan jadi akses utama para peserta Pawai Ogoh-Ogoh. Selain itu, ada 37 titik lorong atau gang yang juga ditutup. a�?Masyarakat bisa mencari jalur alternatif lain yang telah disediakan,a�? terangnya. (zad/tea/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys