Ketik disini

Headline Politika

Daftar Pemilih Sementara Pilgub 2018, Lebih Banyak Pemilih Perempuan

Bagikan

MATARAM a�� Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB menggelar rapat pleno terbuka mengenai rekapituasi daftar pemilih sementara (DPS) dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB pada Jumat (16/3). Dari hasil rekapitulasi 10 kabupaten/kota sebanyak 3.545.106 pemilih terdaftar sebagai DPS. Rinciannya, pemilih laki-laki sebanyak 1.742.829 dan jumlah pemilih perempuan 1.802.277 orang. Tahapan rekapitulasi ini selanjutnya akan diberikan ke panitia pemungutan suara (PPS).

Rapat tersebut dihadiri oleh masing-masing ketua dan anggota KPU kabupaten/kota seluruh NTB. Hadir pula Bawaslu NTB, Panwas Kabupaten/Kota, tim penghubung pasangan calon (paslon) dan Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB.

a�?Akan diumumkan dan memberi kesempatan pada masyarakat untuk memberi tanggapan pada 24 Maret mendatang,a�? kata Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori terkait DPS tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Untuk rincian DPS Kabupaten Bima 363.969 orang dengan perbandingan laki-laki sebanyak 179.718 dan perempuan sebanyak 184.251 orang. Kabupaten Bima memiliki 18 kecamatan, 191 desa dan jumlah TPS sebanyak 693.

Kabupaten Dompu, terdiri dari 8 kecamatan, 81 desa dan jumlah TPS 458. Dari jumlah tersebut terdaftar 77.696 pemilih laki-laki dan 79.314 pemilih perempuan. Dengan total pemilih 157.283 orang.

Untuk Kota Bima, terdapat 102.127 pemilih dengan laki-laki sebanyak 49.692 dan 52.435 perempuan. Kota Bima memiliki 5 kecamatan dan 38 desa, selanjutnya untuk jumlah TPS sebanyak 249.

Data Kota Bima sempat menjadi sorotan oleh Bawaslu NTB sebab menurut data terdapat pemilih yang dicabut hak memilihnya.

a�?Untuk yang itu, kami sudah mendata namun mereka yang meminta untuk dicabut hak pilihnya,a�?ujar Ketua KPU Kota Bima Bukhari.

Selanjutnya di Kota Mataram, terdapat 272.837 orang dengan jumlah pemilih laki-laki 133.830 dan 139.007 untuk pemilih perempuan. Kota Mataram terdiri dari 6 kecamatan dan 50 desa lalu memiliki jumlah TPS sebanyak 667.

Kabupaten Lombok Barat(Lobar) memiliki DPS sebanyak 472.237 orang dengan 234.063 laki-laki dan 238.174 perempuan. Pemilih Lobar tersebut tersebar di 10 kecamatan, 122 desa dan 1.180 TPS.

Kabupaten ini kembali menjadi sorotan Bawaslu terkait dengan 400 pemilih yang berada di Pemalikan. Menurut Ketua KPU Lobar Suhaimi Syamsuri walau belum memiliki KTP, 400 warga tersebut telah dimasukan dalam data pemilih non KTP elektronik.

Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) daftar pemilih tersebar di 12 kecamatan dan 139 desa. Dengan jumlah pemilih 739.027 orang dan terbagi menjadi laki-laki sebanyak 363.335 dan perempuan 375.692 orang.

Kemudian untuk Kabupaten Lombok Timur (Lotim) terdapat 866.173 yang terdaftar menjadi DPS, dengan jumlah laki-laki sebanyak 421.802 dan 444.371 perempuan. Lotim memiliki 20 kecamatan, 254 desa dan 2.017 TPS.

Untuk Kabupaten Lombok Utara (KLU) terdapat 159.464 pemilih yang terbagi menjadi 79.192 laki-laki dan 80.272 perempuan. Perolehan data tersebut didapatkan dari 5 kecamatan dan 33 desa kemudian untuk TPS sebanyak 518. Sebelumnya salah satu TPS yakni TPS 31 di Desa Pemenang Barat sempat tidak dimasukan dalam rekap DPS.

a�?Maka dari itu kami telah melakukan perubahan berita acara rekap,a�?kata Ketua Divisi Teknis KPU KLU Burhan Ekwanto.

Selanjutnya di Sumbawa, terdapat 323.144 yang terdaftar menjadi DPS. Yang terdiri dari 160.252 laki-laki dan 162.892 perempuan. Data tersebut tersebar di 24 kecamatan, 165 desa dan 861 TPS.

Terakhir adalah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), jumlah DPS pada kabupaten ini adalah 88.845. Dengan pemilih laki-laki sebanyak 42.976 dan 45.869 perempuan. Daftar jumlah DPS tersebut merupakan penambahan pemilih potensial non KTP elektronik.

a�?Karena jumlah DPS itu harus memasukkan daftar pemilih potensial,a�? ujar Ketua KPU NTB L Aksar Ansori. A�Para pemilih di KSB tersebut tersebar di 8 kecamatan, 64 desa dan 193 TPS.

DPS ini nantinya akan diumumkan pada tanggal 24 Maret sampai dengan 2 April 2018 untuk mendapat tanggapan masyarakat.

a�?Saya harap warga masyarakat yang belum terdaftar agar proaktif melapor ke PPS atau ke kantor KPU kabupaten/kota,a�? ujar Aksar. (cr-eya/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys