Ketik disini

Kriminal

Duka Dari Pantai Tanjung Menangis

Bagikan

MATARAM-Zulhaeri, pelajar asal Desa Korleko Induk, Lombok Timur (Lotim) ditemukan meninggal dunia, kemarin (18/3). Remaja 16 tahun ini sebelumnya sempat dilaporkan tenggelam ketika berwisata di Pantai Tanjung Menangis, Desa Pringgabaya, Sabtu (17/3).

Ketika itu, sekitar pukul 15.30 Wita, korban bersama rekannya, Nila, mandi di muara Pantai Tanjung Menangis. Tak berapa lama, mereka beranjak mandi hingga ke lokasi yang agak dalam.

Beberapa menit kemudian  kedua remaja ini terseret arus. Rupanya di lokasi tersebut dikenal memiliki arus bawah yang cukup kencang. Korban sempat meminta bantuan dengan cara melambaikan tangan kepada pengunjung pantai yang lain.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ order=”desc”]

Saparwadi, 20 tahun, yang melihat peristiwa tersebut, sempat memberi pertolongan. Sayangnya, yang bersangkutan hanya bisa menolong Nila. Sementara, Zulhaeri menghilang terseret arus.

Setelah kejadian itu, dua regu Polisi Perairan (Polair) Lotim turun tangan. Bersama tim dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Lotim, serta nelayan, mereka menyisiri penyisiran di sekitar TKP.

Upaya di hari pertama tidak membuahkan hasil. Tim gabungan kemudian melanjutkan pencarian kembali, kemarin. Dimulai sekitar pukul 09.00 Wita, petugas menyusuri lokasi yang dimungkinkan menjadi tempat korban berada.

Tiga jam pencarian belum juga memberi petunjuk keberadaan korban, mereka memutuskan untuk melakukan penyelaman. Dengan alat sederhana, salah seorang nelayan berhasil menemukan korban di sekitar lokasi tenggelamnya.

”Korban dalam keadaan tertutup pasir dan sudah tidak bernyawa,” kata Kapolres Lotim AKBP M Eka Fathurrahman, kemarin.

Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah korban. Kata Kapolres, keluarga telah mengikhlaskan kematian korban. Zulhaeri juga telah dimakamkan tak lama setelah ditemukan petugas.

”Pihak keluarga menerima kematian korban, murni karena kelalaian,” tandas Eka.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka