Ketik disini

Politika

Mamiq Muji Titip Salam untuk Ahyar-Mori

Bagikan

MATARAM-Relawan pemenangan pasangan nomor dua TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi melakukan silaturahmi dengan tokoh NTB H Lalu Mujitahid. Meminta sumbangsih masukan dan saran tentang kepemimpinan NTB adalah salah satu topik utama yang dibahas.

“Sengaja tim kami meminta petuah dari tokoh kita, Miq Muji,” kata Ahyar.

Mujitahid bercerita sejumlah hal mengenai pengalamannya 10 tahun memimpin Kota Mataram, dan 10 tahun memimpin Lombok Barat. Dalam pertemuan itu, Mujitahid juga memberikan bantahan terkait pemberitaan yang muncul di media, yang mengatakan bahwa ia memberikan dukungan pada pasangan calon tertentu.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

“Itu tidak benar, kemarin kehadirannya ke sini untuk bersilaturahmi. Saya tidak pernah menyatakan dukungan kepada siapapun”, jelasnya.

Klarifikasi itu, menurut Ketua Majrlis Adat Sasak (MAS) itu penting disampaikan. Agar tak menimbulkan kesalahpahaman publik.

“Yang utama adalah programnya baik untuk masyarakat, kalau Ahyar-Mori mau mengembangkan koperasi syariah berbasis masjid, pasti saya paling depan mendukung,” katanya yang merupakan ketua tim pengembangan koperasi syariah berbasis masjid.

“Kriteria yang harus dimiliki pemimpin ada dua,” sambungnya.

Pertama adalah tauhid, yang dibuktikan dengan menjalankan ibadah secara rutin dan ikhlas, yakin tentang keberadaan Allah SWT yang selalu mengawasi. Kedua adalah amal saleh, yang merupakan perwujudan dari tauhid dan keimanan yang dimiliki.

Dia menyerukan para pasangan calon berkompetisi dengan cara-cara yang baik dan terhormat. Serta saling menguatkan ide program untuk memenangkan hati masyarakat.

Tak lupa ia menitipkan pesan untuk pasangan Ahyar-Mori beserta para pendukungnya.

“Mari kita dukung Ahyar-Mori, bukan hanya dalam bentuk dukungan suara, melainkan harus didukung dengan masukan serta saran dalam mencanangkan program yang nyata”, ujarnya.

Dia turut berharap, jika Ahyar-Mori terpilih, pasangan ini dapat langsung terjun ke masyarakat untuk menyelesaikan masalah rakyat kecil seperti petani, nelayan, dan pedagang kecil.

Sementara itu, akhir pekan lalu Ahyar-Mori menggelar kampanye tatap muka di Taman Mangga Sumbawa. Mori selaku wakil ketua DPRD NTB yang membidangi anggaran, mengetahui betul alokasi anggaran Pulau Lombok lebih besar ketimbang Pulau Sumbawa. Untuk itu, jika Ahyar-Mori terpilih, dia berjanji ketimpangan alokasi anggaran tersebut akan dikurangi.

“Insya Allah, agar masyarakat Pulau Sumbawa bisa lebih banyak menikmatinya,” ucapnya.

Pemerataan dua pulau menjadi janji yang siap dilaksanakan keduanya. Mereka berjanji tak akan mengkhususkan satu wilayah atas wilayah lainnya. Ahyar-Mori juga tak akan menganaktirikan satu kawasan atas kawasan lainnya.

“Semua setara, semua kita buat maju bersama,” tegasnya.

Melihat animo masyarakat, Ahyar meyakini dirinya bersama Mori akan menang di Sumbawa. Terlebih Bupati Sumbawa H Husni Djibril mendukung penuh paket nomor dua.

“Kami percaya Kabupaten Sumbawa akan menjadi basis pemenangan juga,” tegas sang tuan guru.

Dalam kesempatan itu, ratusan tim relawan ALFA BRAVO dan DEWI-DEWI juga dikukuhkan. Hal itu menambah deretan relawan yang meneguhkan hati siap memenangkan Ahyar-Mori. Agaknya aneka program yang ditawarkan pasangan nomor dua menarik minat banyak masyarakat. Beda dengan calon lainnya, pendekatan yang dipakai Ahyar-Mori memang langsung menyusun program. Itu menjadi solusi atas masalah-masalah yang dihadapi warga.

“Kami memang seperti itu, maju dengan niat menawarkan solusi, mengatasi masalah,” tegasnya.

Sebagai paket dengan dukungan partai terbanyak, Ahyar-Mori percaya dukungan masyarakat padanya juga akan besar. Konsep NTB untuk semua yang ditawarkan menjadi jawaban atas masalah-masalah NTB kekinian yang dihadapi.

“Tegas kami menyatakan NTB ini milik kita bersama, dibangun untuk kita seluruh warga yang meninggalinya, bukan hanya untuk satu golongan saja,” tegasnya. (yuk/r4/ADV)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka