Ketik disini

Headline Metropolis

Segera Benahi Jalur Laut dan Udara! Menteri Budi Tinjau Pelabuhan dan Bandara

Bagikan

MATARAM-Dua event internasional akan digelar di Lombok dan Bali. Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 5-9 Mei, dan Annual Meeting International Monetary Fund -World Bank Group (IMF-WBG) Oktober mendatang. Untuk memastikan jalur transportasi dalam kondisi baik, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau bandara dan pelabuhan di Lombok, Sabtu (17/3).

Di Lombok International Airport (LIA), Budi memeriksa sejumlah fasilitas bandara. A�Turut menemani Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, Direktur Teknik PT Angkasa Pura I Lukman Laisa, General Manajer PT Angkasa Pura I Lombok International Airport I Gusti Ngurah Ardita, Kepala Balai Perhubungan Transportasi Darat Provinsi Bali dan NTB Agung Hartono, Kepala UPP Pemenang Madhi.

Budi ingin memastikan, fasilitas-fasilitas kebandarudaraan dalam kondisi baik, khususnya dalam menyambut pertemuan tahunan IMF-WBG 2018 di Bali. Dimana Indonesia akan kedatangan 17.000 orang delegasi. Lombok akan menjadi salah satu tujuan wisata para delegasi bank dunia itu. a�?Ada sebagian yang menggunakan pesawat pribadi,a�? kata Budi.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Angkasa Pura diminta mengkoordinir pesawat para delegasi, baik pesawat pribadi ataupun komersil. Untuk mengantisipasi pergerakan pesawat yang melebihi kapasitas apron, perluasan apron di beberapa bandara akan dilakukan. Seperti Bandara Juanda, Bandara Sultan Hassanudin, Bandara Internasional Lombok, Bandara Adi Sumarmo dan Bandara El Tari Kupang.

a�?Bandara-bandara alternatif akan ada perluasan dengan menambah kapasitas parkir pesawat,a�? terangnya Budi.

Setelah meninjau bandara, Menteri Budi juga meninjau proses pembangunan dermaga Pelabuhan Gili Mas di Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Sebelum melakukan peninjauan langsung ke lapangan, ia menggelar rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windia dan Pelindo III.

Saat di lapangan, Budi menilai pembangunan dermaga sudah berjalan sesuai rencana. Pembangunan dermaga Gili Mas diharapkan bisa mengantisipasi kebutuhan masyarakat Lombok. Sebab ke depan, KEK Mandalika akan menjadi Bali kedua, sehingga Pelabuhan Gili Mas harus mempersiapkan diri dengan baik.

a�?Pada saat beroperasi nanti sudah bisa mengakomodir konektivitas dari dan ke Pulau Lombok,a�? harapnya.

Dengan adanya dermaga Gili Mas, barang-barang kontainer dan kapal pesiar mudah berlabuh. Sehingga A�lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke Lombok. a�?Hambatan-hambatan yang mungkin terjadi bisa dibahas dari sekarang,a�? ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Budi juga meninjau Gili Trawangan. Kementerian berencana membangun pelabuhan baru di sana. Hal itu untuk menunjang konektivitas para delegasi bank dunia yang ingin berlibur ke tiga gili. Rencananya pelabuhan memiliki panjang 100 meter dan trestle 100 meter. a�?Kita harapkan bulan Oktober pelabuhan ini sudah jadi,a�? ujarnya. Pelabuhan itu menurutnya sangat bermanfaat untuk mendukung pariwisata Lombok. Sehingga konektivitas Lombok dan Bali akan semakin baik.

Menurut Menhub, setiap harinya wisatawan yang datang mencapai 1.500 orang dan kapal-kapal yang datang dari Bali ke Gili mencapai 60 kapal.

Gili Trawangan merupakan satu destinasi yang diunggulkan, dan secara konsisten mendatangkan wisatawan mencapai 3.000 orang per hari. Jika ada pelabuhan di Gili Trawangan, kapal-kapal bisa langsung bersandar. a�?Kalau sekarang kan sandarnya hanya di Dermaga Pemenang,a�? ungkapnya.

Dengan adanya Pelabuhan Gili Trawangan, minatA� wisatawan untuk datang ke Lombok akan meningkat. Terlebih gili sudah didukung beberapa hotel berbintang. a�?Jadi kalau pelabuhannya bagus, kapalnya bagus, pasti akan memberikan pelayanan yang baik,a�? terangnya.

Tambah Pengamanan

Selain membangun Pelabuhan Gili Trawangan, Menhub berencanamenambah kapal Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Indonesia (KPLP) di Pelabuhan Bangsal Pemenang. Penambahan kapal tersebut akan digunakan untuk mengamankan pelayaran dan penjagaan sarana serta prasarana laut dan pantai. Serta memastikan keamanan di wilayah perairan di Pelabuhan Pemenang.A� a�?Kita akan upayakan ada penambahan kapal untuk KPLP di sini,a�? tutur Menhub.

Terpisah, Dinas Perhubungan NTB akan menindaklanjuti perintah menteri dengan bersurat ke pusat. Hari ini, Gubernur NTB akan bersurat ke kementerian untuk memperlancar pembangunan pelabuhan di Gili Trawangan. a�?Pak Menteri sudah perintahkan dibangun, tapi kita tetap harus bersurat dulu,a�? kata Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windia.

Pemda Kabupaten Lombok Utara (KLU) sudah membuatkan Detail Engineering Design (DED) Pelabuhan Gili Trawangan. Rencanya akan dibangun menggunakan APBD, tetapi Menteri Budi sudah meminta dibuat menggunakan anggaran pusat. a�?Sebab pelabuhan yang sekarang sudah tidak berfungsi dan rusak,a�? jelas Bayu.

Sementara untuk bandara, Angkas Pura yang punya otoritas di sana, dan harus dipercantik menjelang event tersebut. Sementara pemprov akan menyiapkan angkutan darat dari bandara menuju Trawangan. a�?Di sana kita kampanye dan promosikan pariwisata kita,a�? ujarnya.

Menurutnya, pembenahan konektivitas darat, laut, dan udara akan sangat mendukung pengembangan pariwisata NTB.A� Termasuk Pelabuhan Gili Mas, ditargetkan pertengahan 2019 sudah beroperasi dan mampu menampung kapal pesiar cruise. a�?Semua itu menunjang pariwisata,a�? tandasnya. A�(cr-yun/ili/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka