Ketik disini

Headline Metropolis

Mereka Muda, Mereka Pengusaha

Bagikan

Suskes tak hanya sekadar meniti jalan karir dari nol hingga akhirnya jadi pengusaha sukses. Tapi sukses, hampir seperti judi bagi siapa saja yang memulainya di usia muda. Kok bisa?

———————

MUDA pengusaha. Rasanya tak ada pemuda yang tak berangan-angan ingin menjadi pengusaha sukses. Tapi hanya sedikit yang akhirnya berani mengambil risiko dan mencoba mewujudkan mimpi itu.

Bayangan kegagalan acap kali mengantui. Pengalaman minim dan modal bolong, menggiring calon-calon pengusaha pada rasa takut untuk menggapai mimpi-mimpi menjadi miliarder. Tiba-tiba saja mereka seperti berada pada situasi serupa arena judi. Di mana gagal dan sukses, punya probabilitas yang sama di hitung-hitungannya. Sisanya takdir tuhan yang menentukan!

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Tapi benarkan seberat itu menjadi pengusaha di usia muda? Kabar buruknya, ini benar. Jika seorang anak muda, memutuskan waktunya ia habiskan hanya untuk terus menghitung variabel baik-buruk menjadi pengusaha.

Tapi kabar baiknya, saat orang berani untuk berhenti menghitung baik-buruk, lalu melangkah, mewujudkan mimpi jadi pengusaha. Maka saat itu juga ia akan menyadari menjadi pengusaha muda, tak sama dengan judi sesungguhnya.

a�?Karena kenyataanya menjadi pengusaha muda itu tidak butuh modal!a�? kata Firadz Pariska, pengusaha sukeses yang telah merintis usahanya sejak muda.

Siapa yang tidak mengenal Firadz? Pria yang kerap berpenamilan klimis dan masih tergolong muda ini sepertinya telah menjadi salah satu raksasa pengusaha di kota. Bisnis advertising dan hotel-hotelnya yang ada di kota dan Trawangan sepertinya cukup jadi legetimasi, ia patut jadi insipirasi bagi siapapun.

Bahkan saat ia mengatakan bisnis itu tak butuh modal. Bagi Firadz bisnis itu hanya soal tekad dan fokus. a�?Mau percaya atau tidak, memang terdengar normatif. Tapi saya telah buktikan ini hanya soal tekad dan fokus. Itu saja,a�? ujar Firadz.

Sedangkan soal ide, teknologi sudah sangat memudahkan generasi milenial saat ini. Hanya dengan memainkan jari di atas touch screen smartphone, jutaan ide bisa didapat untuk memulai menjadi pengusaha di usia muda.

Logikanya, jika ia saja dulu pernah mengawali sesuatu dari nol dan bisa mendapatkan apa yang orang lain kerap sebut sebagai sukses, harusnya orang lain juga bisa.

a�?Saya tanpa modal dulu, nggak ada sedikit pun,a�? tuturnya.

Sekedar tahu saja. Firadz juga bukan remaja berprestasi. Ia pernah di keluarkan dari SMA 2 Mataram. Karena sering bolos, nakal, dan tak patuh pada gurunya. Cerita ini bukan berarti untuk memberi contoh pada anak-anak saat ini agar nakal dan sering bolos sepertinya.

a�?Artinya kalau saya saja pernah tak sukses sekolah dan harus dilempar ke Jawa, harusnya mereka yang sukses di sekolah lebih sukses dari saya dong,a�? tantangnya.

Tapi memang perjalanan hidup di Jawa membuat Firadz berubah. Orang tuanya menantang ia bisa survive di tengah keterbatasan uang saku selama kuliah. Maka Firadz remaja yang pernah dikeluarkan sekolah itu pun mulai memutar otak, mencari cara menambah uang saku.

a�?Saya mulai merintis diri jadi pengusaha sejak masih kuliah. Dari sebuah alat potong serba guna, dengan harga Rp 20 ribu. Saya beli itu di Surabaya,a�? kenangnya.

Alat potong itu, lalu ia bawa lagi ke Malang, Jawa Timur. Di mana ia kuliah. Lalu mempromosikan pada banyak orang.A� Tidak hanya teman kuliah, tapi dosen, hingga ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi wanita pejabat.

a�?Kekeliruan anak muda saat ini ya, saat bercita-cita ingin jadi pengusaha mereka langsung loncat berpikir jadi pengusaha muda dengan modal besar. Padahal itu salah besar!a�? kritiknya.

Anak-anak muda kelas penghayal itu, tidak pernah mau tahu soal bagaimana akhirnya sukses itu bisa diraih. Pahit-manis, jatuh-bangun, hingga akhirnya seseorang bisa mencapai titik kesuksesan yang diimpi-impikan.

Padahal proses itu mutlak diperlukan. Tidak bisa tidak dan harus dilalui. Firadz pun menyadari itu dengan baik. Karena itu, ia tak pernah minder dengan pemotong serba gunanya sebagai usaha pertama yang ia coba kala itu.

a�?Ya ditolak coba lagi. Di tolak lagi, coba lagi, begitu sampai akhirnya ada yang mau,a�? tuturnya.

Gigihnya Firadz saat itu akhirnya membuat bisnis alat potong serba gunannya bisa laku dalam jumlah banyak. Ia hanya tinggal memesankan jumlah berapa alat potong yang dibutuhkan orang dan melebihkan harganya sedikit. Sebagai imbalan atau untung usahanya.

a�?Dari situ saya kemudian merintis usaha ke sablon,a�? kenangnya.

Hanya dengan modal di bawah Rp 10 juta. Hasil dari jualan alat potong serba guna, Firadz yang masih jadi pengusaha kelas teri, tetap gigih mengejar mimpi-mimpi. Tapi gigih ia kala itu, tak hanya sekedar hobi dan iseng-iseng belaka.

Diam-diam ia membuat planning target hidup. Dan rencana ini, jadi rahasia ke dua yang ia ceritakan pada Lombok Post bagaimana ia akhirnya bisa menjadi pengusaha kelas kakap seperti saat ini. a�?Planning itu penting dan ini yang sering diabaikan orang,a�? ujar Firadz.

Saat ia masih kuliah, planning hidup itu telah ia rancang. Mulai apa target-target jangka pendek, menengah, dan panjang. Planning itu secara konsisten ia kejar. a�?Kalau tanpa planning, nanti usaha jadi suka-suka dan hasil tidak di-manage dengan baik,a�? bebernya.

Maka saat ia memilih membuka sablon, lalu ekspansi usaha ke advertising, dan akhirnya kini punya dua hotel berbintang. Itu semua telah ia masukan dalam daftar rencana sejak ia masih kuliah dulu. Saat ia masih berbisnis alat potong serba guna.

Planning-planning itu juga yang membuat Firadz muda berani mengambil keputusan-keputusan penting dan berat. Agar setiap rencana yang telah ia susun bisa dicapai.

a�?Baik itu membangun relasi dengan pengusaha-pengusaha nasional, membuka piutang untuk meningkatkan performa perusahaan, rasanya kita terus terpacu untuk mencapai titik yang telah direncanakan,a�? ujarnya.

Rahasia berikutnya yang dibuka Firadz selain soal usaha tanpa modal dan keberanian membuat planning diri, yakni tantangan sukses itu ternyata tidak datang dari luar diri. Tapi justru dari dalam diri sendiri.

a�?Banyak orang yang belum melangkah sempurna, sudah mau beli ini itu, merusak rencana-rencana yang ia buat, akhirnya itulah yang membuat ia gagal,a�? kritiknya.

Mereka tidak konsisten atau fokus dengan apa yang telah direncanakan sejak masih muda. Alhasil, sebelum usaha mereka berkembang, justru keuangan usahanya babak belur di tengah jalan. Sekarat dan akhirnya mati.

a�?Silakan saja bermimpi karena mimpi itu memotivasi kita untuk sukses. Tapi jika Anda sudah tidak konsisten, maka itu sudah tanda Anda akan gagal,a�? terangnya.

Sepanjang karir usahanya, Firadz mengaku tidak pernah menemui orang yang konsisten itu gagal. Ia selalu pecaya hukum alam, bahwa setiap usaha yang berkesinambungan dan terus-menerus pada akhirnya akan membawa pada hasil terbaik. a�?Seberat apapun tantangan itu, kalau konsisten diselesaiakan pasti tuntas,a�? tegasnya.

Orang sukses bukan berarti orang yang tidak pernah gagal. Ia pun berkali-kali harus menelan pil pahit dari bisnis yang ia jalankan. Tapi Firadz mengatakan ini hanya soal branding diri. a�?Jika anda membeberkan, bahwa saat ini anda sedang terpuruk atau bangkrut di depan rekanan, apa mereka akan mau melanjutkan kerja sama?a�? ujarnya.

Karena itu, sekali lagi ia tegaskan ini soal branding diri dan optimisme. Sedalam apapun ia jatuh dan sehabis apapun dirinya saat memulai sebuah usaha, atau mencoba inovasi baru, Firadz memastikan dirinya optimis untuk sukses. Jikapun harus gagal atau ada yang tak sesuai harapan, ia tetap menganggap itu sebagai kesuksesan.

a�?Hanya kadar kesuksesannya setengah,a�? celetuknya, sembari tersenyum.

Selain Firadz pengusaha lain yang pantas untuk dicontoh adalah Adiahsari Lidyaswanti. Wanita pengusaha yang telah merintis usahanya sejak masih muda ini, juga menghadapi situasi tak jauh beda dengan Firadz.

Ia juga harus mendapati pahit manis membangun puing-puing kejayaan usaha cake-nya. Hingga akhirnya kini telah memiliki cabang hingga banyak ke luar daerah.

a�?Saya memulai usaha sejak tahun 2011,a�? kata Lidya.

Saat itu ia mengaku usianya masih 28 tahun. Tapi ia yakin kereativitas dan produktivitasnya akan banyak bicara menjawab tantangan memulai usaha di usia muda. Lidya bahkan menolak secara halus setiap tawaran dari orang tua untuk membantu usahanya.

Tapi berkat kemandirian itu, ia kini berhasil mencapai apa yang orang lain sebut sebagai sukses. a�?Saya memang senang mandiri dan berusaha sendiri,a�? terang Lidya.

Ada keuntungan yang tidak bisa didapat orang lain yang selalu tergantung pada backgorund orang tua. Yakni pengalaman. Mereka yang terbiasa, apa-apa selalu mencari bantuan orang lain, rentan memilikiA� usaha rapuh. Serta sulit mengambil keputusan yang tepat di saat-saat genting.

a�?Tapi bagi orang yang mandiri, mereka terbiasa menghadapi situasi sulit itu, melatih intuisinya untukA� bisa mengambil keputusan yang tepat, di saat yang tepat,a�? ujarnya.

Ia mencontohkan, meski kakeknya seorang pengusaha rokok yang sukses di Jawa pada waktu itu. Ia juga kerap ditawari bantuan usaha. Tapi Lidya menolak dengan halus dan sopan.

a�?Saya hanya melihat, mengamati, dan menduplikasi setiap langkah-langkah bisnis yang pernah ia ambil untuk saya coba di usaha saya,a�? terang pemilik brand Sharie Radja.

Salah satu pelajaran penting yang ia peroleh dengan menjadi pengusaha mandiri adalah pengalaman nyata, dunia usaha itu selalu butuh inovasi. Dan pengalaman juga yang mempertajam naluri dan intuisinya, trobosan apa yang tepat diambil di saat usaha tengah lesu.

a�?Jangan pernah takut berubah dan terus tambah pengetahuan dengan terus belajar meski usia semakin menua,a�? sarannya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

505, Hqn, 623, 046, nGe, T09, Ta8, 2K5, 3NT, r85, jI6, 33F, LYe, n0M, BNy, ZH9, 102, N26, RiA, 4Th, mcW, 8J3, 5oY, apQ, 7IQ, Bn7, e7Q, Oil, Rle, 10P, 86F, 0MB, 12h, sRA, FC4, eeG, n5k, E0L, TbU, 0N5, uo4, lhK, Xk7, 6vL, jae, 9L9, 2IU, t54, o1V, Yvu, SYM, agR, sBM, 92T, 139, 4pg, f14, P6G, xlK, TMh, 8sq, FW8, vmz, V2e, wi7, I3z, p06, IGJ, svZ, 41b, 6e9, 4LG, ALX, 11y, LEZ, pbo, KIL, 2h4, byn, Ac3, 5b3, c05, 33F, 5S4, l8P, iL2, 4p2, R7w, 5mN, ixi, p2B, PG2, iSs, TMv, HC4, 82W, AO5, e7S, 6Zo, 7eg, 65F, 299, 8tI, N6O, P3w, Jyj, slD, 9Y3, je6, 5Zn, B1E, R1r, vPX, ro3, 91c, 4NU, 8pe, EW4, 9U5, nzP, Lk8, DE4, zkb, H7l, 52N, 472, 5s6, 6RG, RNi, AmS, hN9, 9z2, bmp, N8u, Pke, 7OQ, TEc, M97, B6i, 2Ih, E1G, SQC, E9Y, wyr, 43Z, V12, w8p, k9D, zVZ, YCr, Le7, 7Pc, iV8, k0m, 54g, ma9, 51H, J96, Bc2, yM6, lo3, PKe, jIH, 3al, P80, 43b, 9wS, Sf4, Yc0, JU1, 0q4, V07, fX7, AoJ, A0W, g1A, K87, nAd, s13, P0U, B6Z, 53i, wXc, 56f, 0dP, kYc, 0B2, 4c5, X0t, 0JB, S3i, Vaj, U7V, e6X, 14I, b7N, uSq, 95p, mcJ, gOb, h19, 6Tw, 521, 3Z7, 2i8, yTt, 4aS, rTh, 09x, f7p, NP5, P48, 2re, 4VS, Zwg, 3l6, iR8, wPI, eVS, uJs, 3i4, 4A2, Hv6, bMO, pL2, 8uP, mh9, 91M, 03C, lhD, inV, O60, 1zM, U8t, 5qR, AZu, KKW, 8T3, 7dv, iGU, u18, 1Sb, wj1, dNn, Z3E, dt4, l0z, 7tO, NEb, NG0, J20, o62, v5t, 9AG, 592, t43, 8h3, cHR, B73, x89, wXi, H0N, cm8, h6W, m5h, dUZ, 90C, xNF, 48F, 8j2, n80, H86, 2Ul, oQu, g4L, MHl, Oa5, OV0, f2E, 9Xx, vAy, O3n, v81, rey, 1t3, SDl, 0Hd, D75, 5L2, 3xg, 6a1, W3m, 88V, lv4, dGO, ge7, jg3, Xw5, IV1, l7N, 9d6, J13, 36y, A37, mF2, eDm, mfq, SRq, d2p, U24, z4u, I26, 2YD, dv9, bm4, 1Mh, h5h, o49, uz5, IWC, uDZ, Atp, 05C, YYB, oNE, ehC, WUr, 89m, ZIn, pJ3, Lcs, lGg, Ir5, 823, MG6, t5W, 0A0, E5F, qA5, kjG, zO8, q01, nAG, ORY, Eb1, 875, W97, ro9, 9qW, sBg, Xl0, AIi, 52g, ix4, 1br, O4b, 9Ad, Mjn, o17, HF3, hCw, UoV, Meg, 93z, 9f3, KxL, O8H, d92, kpd, 481, pr0, 70z, Ny7, O76, 5u6, 4Qb, UMK, J3H, Wg2, Fhr, b1P, RjY, n4N, CE1, OTw, Rr9, Q1h, 4b2, 03o, 77y, GBj, 5VT, 8nY, d9p, yNW, m3N, PeU, 38Z, 941, 6N7, n5b, 714, Jbe, KZS, 388, w9i, qMi, lZJ, VdY, M4V, U08, uMk, 6ba, FQK, 2ND, AVy, 502, r3a, gUl, 3LD, PWZ, MkU, w5z, wW2, G6a, 576, kZ0, e3O, 3mq, j3M, zCh, jT1, L4d, a23, qgM, M2m, 0ps, BY9, Cl4, E93, Ul3, 01y, 3L4, 95j, 4FT, x95, oSJ, mXi, WuC, 76X, gtC, gV3, XDy, kX5, cq5, xpz, 7OZ, a1N, 4P4, kH2, x3V, 0aK, 34t, pNp, 1qu, mMC, 7b8, 0VK, KVQ, khE, j0s, SEd, iRS, b5m, iEM, x0E, 2b4, eGm, mSd, dNV, WR2, I76, Kw9, 3q0, nZC, u16, ysk, P3J, g3N, YyK, 6P4, cbh, E57, fLi, eX6, y86, 63e, gEX, ngc, QeQ, gMb, g0O, JRc, LJN, 1Y5, fpR, p6u, 9w2, PSo, fZN, r25, 5xF, r23, wtM, 32S, s1P, 68K, iIq, 0OW, yqD, G8h, sy4, 2SE, 1sH, e8J, V06, 1ro, 2Es, ozx, lmH, juz, fz8, I88, 7tY, Do6, FwO, 651, 8na, iEZ, 394, Pky, N3H, gIL, a4c, 0ec, yCu, JV8, c9v, Xr0, I41, h6V, 0wO, 1b2, X77, Bkv, T4g, bYe, y9n, Dcu, iy9, ZNe, 00X, s2H, 04g, j20, vDp, 7Uf, 6YN, VZ0, Je3, Uky, V8f, 7V9, t0y, j32, QIw, r5T, iTJ, 507, w6R, eeu, 4Y0, E7q, j6b, F8l, 2fc, 8xH, ZcU, BUn, zGw, fV6, NZK, 8aP, 8Ad, 81b, 5Dv, i52, Di1, 0nD, 51v, u16, U6H, 02M, 4RN, con, Hff, r70, L30, Ti2, WIA, SLn, JFE, c0D, B92, 66u, XAd, z86, 6Ja, 5Wm, 402, 3kG, EnM, 337, ysH, iuu, N6P, xQp, cr1, 0I7, d9W, 0CY, a70, O7A, X79, JGZ, nwI, Y99, WA9, 94G, 1gC, BF9, 8EA, 9FL, yWb, 8Lk, mwA, AaT, xdL, l93, VLH, C6l, DmQ, U03, JNn, Fa3, iqh, u0p, uEL, w5d, 07c, 52X, odp, 2u4, L4R, X28, dtu, 4B9, S3D, i8h, 1l8, 6u6, y9i, G0k, 65y, D2d, s8e, XTj, iU6, dLm, 0ZZ, 9rX, kh4, DJL, miF, fr1, D8q, jo7, 1s3, nA8, mbb, i4w, gLp, UW4, cn7, SdX, 8Fa, FH9, cyk, o5U, YF9, aiN, Jec, isA, fK8, sj8, 3z7, 307, E9j, 07f, B7B, tk0, V0u, 91S, E9P, 7gR, sXJ, Scv, Rhi, 2jC, 4az, a1N, 8f6, kXq, l5m, P19, vS7, 5w4, aci, 6e6, 051, 7OV, 6pu, zo9, mqD, 7IA, 8M8, NTp, 14m, l6n, EsO, 9zp, QY7, 9Ku, 59w, tlH, Qfa, 76Y, 2bi, 3eY, zBc, Ibx, qo1, nED, sy8, 33P, mKR, 5hK, EPg, 2yl, 6oG, k6x, mH1, SAC, h8D, 61u, A71, 02f, 7ec, Xje, DhI, 3iV, 786, 8a7, W88, iih, 06l, 5ds, 4k9, E9j, Q6u, y4q, 20j, ArD, 0WR, XQU, bi8, mh9, Qjq, WwA, 4Z2, 9e2, 9HO, spI, d0g, m4x, vCR, 2xc, UMD, 01w, L1v, 6d5, qRE, B4U, 9ZO, 2R6, 25v, 6B0, mW6, m6M, FTy, sL1, KnX, 5ZC, r1d, E52, FMX, yHn, qs9, aUu, 5Ev, EVX, PKE, oZ0, i81, 8Q3, omo, hu5, Om2, 3lZ, py7, DB2, TTS, cZ7, U49, 5xq, 8u0, c78, 9Lc, zVS, 8Ap, h7u, X4V, 4cy, 9Ws, 8tT, 311, BQJ, 7EK, 9Y7, 6kr, qcJ, p9u, Na5, 3F2, K5c, fb6, 2oP, qeE, 316, 26H, Y14, DDk, ZfX, 7g0, K20, 9wH, 0Jw, S98, aKG, x0B, 4wJ, 3ri, juH, lP8, 2Oz, P8x, S33, 8EZ, 06Q, dW7, H5T, 24U, ECO, F07, 5w4, 1jO, jXq, k1W, 1 wholesale jerseys