Ketik disini

Politika

TGH Moh Adam: Ali BD Terbuka, Enggan Ditekan

Bagikan

TERBUKA. Begitulah kesan setiap orang yang mengenal sosok Ali BD. Pikirannya bebas dan kerap berlainan arus dengan orang kebanyakan pada umumnya. Namun, satu hal yang prinsip dalam sosok yang akrab disapa Amaq Asrul tersebut. Ia selalu mengutamakan kemaslahatan masyarakat dalam setiap tindakannya. Hal tersebut diungkapkan TGH Mohammad Adam Pendiri Pondok Pesantren Al-Nabaul Bayan.

“Saya kenal dengan Ali BD pada saat saya diundang ke Lombok Timur, di pendopo. Waktu itu ada bedah buku tentang Datok Umar,” kata TGH Moh Adam.

Namun demikian, ia mengaku jauh sebelum itu sudah tahu dari teman-teman maupun orang Lombok Timur tentang perjuangan Ali BD untuk kesejahteraan masyarakat. Bukan di Lombok Timur saja, melainkan masyarakat NTB secara umum.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

“Dia itu orang yang sangat penting bagi masyarakat. Dia memerhatikan dan memperjuangkan pondok pesantren dan sangat memerhatikan orang kecil,” ucapnya.

Sosok Ali BD dinilainya sebagai sosok yang adil namun susah untuk ditekan. Pikirannya bebas dan mewakili demokrasi yang sesungguhnya.

Yang paling akrab pada sosok Ali BD, ia merupakan sosok yang bertanggung jawab terhadap pembangunan dan keagamaan seperti masjid, musala dan pondok pesantren. Ini sudah dilakukan dari dulu sebelum ia menjadi bupati.

“Ali BD ini termasuk orang yang sangat terbuka, respon terhadap pembangunan negara dan agama,” tegas TGH Moh Adam.

Kemudian Ali BD sangat respon terhadap suara masyarakat dan dia tidak pilih kasih. Bagi Ali BD semua masyarakat adalah sama. Tidak pernah membeda-bedakan orang, baik dari organisasi maupun strata orang.

“Ini yang penting, menjadi seorang pemimpin itu harus netral, terbuka, dan bisa mengayomi semua orang,” jelasnya.

Kebijakan menegakan zakat di Lombok Timur menjadi salah satu yang diapresiasi TGH Moh Adam. Karena Lombok Timur itu memiliki pendapatan zakatnya dari Bazda sebesar Rp 12 miliar dalam satu tahun.

Ini pertanda Ali BD menjadi seorang pemimpin yang sedang memerhatikan agama. Bisa dilihat dari kebijakan penegakan zakat yang di lakukan Ali BD di Lombok Timur.

“Saya sangat mendukung Ali BD sebagai calon gubernur. Kenapa? Kerjanya nyata, realitasnya selalu responsif terhadap masalah masyarakat dan perjalanan agama,” pungkasnya. (ton/r8/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka