Ketik disini

Headline Praya

Loteng Akan Miliki 114 Desa Wisata

Bagikan

PRAYA-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lombok Tengah, terus berpacu dengan waktu mempercepat dan memperbanyak desa wisata. Target yang diberikan sebanyak 114 desa, dari total 127 desa. Yang sudah terealisasi baru 58 desa.

“Itu sesuai perintah Kementerian Pariwisata. Insya Allah, tahun ini klir semua,” kata Kepala Dinas Budpar HL Muhammad Putria, kemarin (20/3) saat menerima kunjungan Komisi II DPRD Loteng.

Dari 58 desa tersebut, beber Putria beberapa diantaranya Dusun Sade dan Dusun Ende di Desa Rambitan, Desa Setanggor, Desa Bilebante, Desa Mas-Mas, Desa Lantan, Desa Bonjeruk dan Desa Labulia. Seluruh desa wisata itu, memiliki ciri khas masing-masing.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”105″ order=”desc”]

Yang mulai naik daun, ungkap pria asal Desa Katare tersebut, yaitu Desa Setanggor. Karena desa yang berdiri di wilayah Praya Barat Daya itu pernah dikunjungi Menteri Pariwisata Arief Yahya, akhir tahun 2017 lalu.

“Desa-desa yang lain, tolong segera bergerak. Kami pun siap membantu,” ujarnya dihadapan Ketua Komisi II DPRD Loteng Samsul Qomar dan anggota Sukatmi.

Ia pun memastikan, porsi anggaran untuk desa-desa yang dimaksud. Apalagi, program tersebut diatensi Kementerian Pariwisata. “Alhamdulillah, untuk program pembangunan fisik di tahun 2017 lalu, sudah 100 persen. Tahun ini, masih tahap perencanaan,” ujarnya.

Pembangunan fisik itu, tambah Putrie sebagai penunjang pengembangan pariwisata. Disbudpar pun telah menyediakan areal parkir, pos keamanan, kamar mandi, musala, akses jalan, lampu penerangan, peta objek wisata hingga papan plang nama objek wisata. “Kalau berbicara pariwisata, kami siap mendukung dan mensukseskan,” cetus Ketua Komisi II DPRD Loteng Samsul Qomar.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka