Ketik disini

Selong

Mabuk, Warga Serang Babinsa

Bagikan

SELONG-Pengaruh minuman keras memang dapat merusak akal sehat. Berdanpak juga menggangu kondusifitas daerah. Seperti yang terjadi di wilayah Aikmel. Empat pemuda nekat menyerang petugas BIntara Pembina Desa (Babinsa)  lantaran terpengaruh minuman keras. Akibatnya mereka pun kini diamankan petugas kepolisian.

“Sekitar pukul 21.15 Wita, Babinsa Desa Toya Kecamatan Aikmel Serda Hasbullah patroli di desa. Ia berhenti di sebuah warung dekat kantor Desa Toya. Kemudian datang warga atas nama Wahyu bersama adiknya Junaidi dalam kondisi pengaruh Miras,” terang Kasubbag Humas Polres Lotim Iptu I Made Tista.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ order=”desc”]

Kemudian Wahyu menyapa Serda Hasbullah. Namun karena bicaranya ngelantur akibat  pengaruh miras, Serda Hasbullah menyuruh Wahyu pergi. Wahyu dan Junaidi pun pergi berboncengan menggunakan sepeda motor.

“Sekitar 40 menit kemudian Wahyu bersama Junaidi datang kembali bersama dua orang temannya atas  nama Rodi dan Elsan,” lanjut Tista.

Mereka berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor. Setelah turun dari sepeda motor Wahyu bersama tiga orang lainnya langsung  berlari menghampiri Serda Hasbullah. “Mereka hendak menyerang Serda Hasbullah menggunakan senjata tajam,” ungkap Tista.

Karena merasa terancam Serda Hasbullah lari menyelamatkan diri. Ia pun menghubungi piket Koramil Aikmel dan piket SPKT Polsek Aikmel. Anggota Koramil bersama piket SPKT akhirnya melakukan pencarian dan penjemputan terhadap Wahyu, Junaidi, Rodi, Elsan untuk dibawa ke  Mapolsek Aikmel.

“Mereka diamankan karena untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ini diduga akibat pengaruh Miras sehingga para pemuda ini nekat meyerang Babinsa,” terang Tista.

Bersamaan dengan keempat pemuda tersebut. Petugas juga mengamankan barang bukti senjata tajam berupa satu buah parang dan pisau tajam. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka