Ketik disini

Headline Tanjung

PKL Nipah Tolak Lapak Baru

Bagikan

TANJUNG-Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di pantai Nipah rencananya akan direlokasi. Karena lahan yang saat ini digunakan akan dibangun oleh pemilik lahan atau investor. Sebagai gantinya PKL dibangunkan lapak di pinggir jalan raya. Namun lapak yang sudah dibangun ini dinilai tidak sebanding dengan lapak yang ditempati PKL di dalam areal pantai.

a�?Memang sudah dibangunkan di luar. Tapi ukurannya jauh dari lapak yang di dalam,a�? ujar salah seorang PKL Sahmin, kemarin (20/3).

Menurut Sahmin, lapak yang ditempati oleh PKL saat ini cukup besar dan bisa menampung banyak pengunjung. Namun lapak yang disediakan di pinggir jalan ukurannya kecil hanya cukup untuk lima sampai enam orang pengunjung saja.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ order=”desc”]

Ditambahkan Sahmin, lapak yang disediakan di luar areal pantai jauh lebih kecil dari lapak yang ditempati PKL selama ini. Selain itu, di lokasi yang disiapkan ini, tidak ada tempat parkir bagi pengunjung. Sehingga dikhawatirkan tidak ada pengunjung yang mau datang.

Hal ini juga agar pembeli tidak kesulitan memarkir kendaraannya kalau mau makan di warung PKL. Karena di lokasi lama atau di dalam areal investor tersebut areal parkir cukup luas. Sehingga pembeli tidak perlu repot memarkir kendaraannya.

Sahmin menuturkan lapak yang ada di pantai Nipah tersebut sudah berdiri sejak 2011 lalu. Sebelum ada lapak-lapak PKL, lahan tersebut merupakan lahan kosong. a�?Dulu ini lahan kosong tidak terpakai. Akhirnya warga yang jadi nelayan di sini mulai membangun lapak untuk menjual ikan yang sudah diolah,a�? tandasnya.

Sementara itu, Kades Malaka Akmaludin Ihwan membenarkan jika PKL masih menolak lapak yang sudah disiapkan investor di pinggir jalan. Ini dikarenakan ukuran lapak yang disiapkan tidak sesuai dengan usulan yang sudah disepakati. a�?Kemarin (Senin, Red) rencananya lapak baru ini diserahkan ke PKL.Tapi karena ukurannya tidak sesuai kesepakatan awal jadi ditolak PKL,a�? ungkapnya.

Ditambahkan Ichwan, ukuran lapak yang sudah disepakati investor dengan PKL adalah 8 meter. Akan tetapi yang dibangunkan hanya 4 meter. Karena lapak yang dibangun berukuran lebih kecil dari lapak yang selama ini ditempati PKL, sehingga ditolak.

Menurut Ichwan, saat ini ada sekitar 40 lebih PKL di pantai Nipah. Sebelum lapak baru dibangun di pinggir jalan tersebut, lokasi sudah diukur dan hasilnya cukup untuk menampung seluruh PKL dengan ukuran lapak 8 meter tadi. a�?Untuk mencari solusi, besok (hari ini, Red) ada pertemuan di kantor desa antara PKL dengan investor,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys