Ketik disini

Headline Politika

Akhirnya, APK Tiba Juga

Bagikan

MATARAM– Setelah satu bulan lebih masa kampanye berjalan, akhirnya Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye (APK dan BK) tiba di NTB. Proses pengadaan APK dan BK ini setelah melalu serangkaian tahap, mukai dari desain, lelang, pencetakan, hingga pengiriman.

Ketua KPU NTB Lalu Aksar Ansori mengatakan, molornya hal itu bukan karena kelalaian KPU NTB. Dia mengatakan, jika ada pakar pengadaan barang jasa yang berani melakukan lelang dan memproduksiA� APK dan BK sebelum penetapan pasangan calon (paslon) tanggal 12 Februari atau sebelum pencabutan nomor 13 Februari sehingga tersedia sejak mulai kampanye 15 Februari lalu, Aksar bersedia mencium kakinya.

“Atau kalau ada yang berani penunjukan langsung, saya akan cium kakinya 100 kali,” tegasnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Pernyataan itu disampaikan menanggapi kritik Bawaslu NTB atas lambannya APK dan BK tersebut tiba. Bahkan pihak KPU juga meminta bantuan Polda NTB, terutama kala melintasi pelabuhan di saat bersamaan waktu Nyepi bagi umat Hindu segera tiba.

Dia menegaskan semua tahapan penyediaan barang harus mengikuti prosedur pengadaan barang jasa. Paslon juga tidak mungkin menyerahkan desain dan materi sebelum 12 dan 13 Februari karena harus memastikan sudah menjadi paslon dulu.

“Dan harus pasti nomor urutnya dulu,” jelas Aksar.

Namun kini masalah itu sudah teratasi, APK dan BK sudah tiba 19 Maret lalu.

APK dan BK tersebut langsung diberikan kepada masing-masing tim kampanye. Tiap pasangan calon mendapatkan jatah spanduk 2.274 buah. Nantinya untuk spanduk, dari KPU memberi batasan hanya dua di tiap desa/kelurahan. Spanduk yang didistribusikan berukuran 6×1,5 meter.A� Sementara APK berupa umbul-umbul, KPU memberi sebanyak 2.330 buah per paslon.

A�”Kalau umbul-umbul kita kasih 20 per kecamatan,” tambah Hesty Rahayu, Komisioner KPU NTB.

Untuk brosur, pengiriman kali ini baru memuat 30 persen. Karena brosur yang didistribusikan hanya terdapat 40.000 per paslon. “Seharusnya 500.000 per paslon tapi karena ada kendala saat perjalanan, jadi baru segitu yang datang kesini,” jelasnya.

Pengiriman dilakukan dengan menggunakan satu truk untuk mendistribusikan brosur dan umbul-umbul. Sedangkan untuk spanduk, menggunakan truk terpisah per masing-masing paslon. Pengiriman ditandai dengan penyerahan simbolik APK dan BK oleh Komisioner KPU Hesty Rahayu. Ia menyebutkan bahwa walau terlihat terlambat, ia mengatakan pendistribusian ini sesungguhnya tidak terlambat.

“Karena pihak KPU sendiri sudah melakukan sesuai jadwal karena kontrak dengan para penyedia baru bisa dilakukan pada 26 Februari lalu,” ujarnya.

Para penyedia memiliki masa kerja sebanyak 18 hari semenjak penandatanganan kontrak, sehingga memang untuk batas penyelesaian APK dan BK dari penyedia yakni pada 15 Maret 2018. Setelah selesai, para penyedia tersebut akan langsung mengirimkannya. Dan proses pengiriman tidak dapat dilakukan dengan cepat karena melalui perjalanan darat.

Setelah itu, pengiriman tersebut diwakili oleh anggota KPU dan disaksikan oleh anggota Bawaslu. Untuk paslon Suhaili-Amin APK dan BK didistribusikan langsung ke Gedung Golkar di Jalan Sriwijaya. Sementara paslon nomer urut dua Ahyar-Mori didistribusikan di Rumah Juang Ahyar-Mori yang terletak di Jalan Langko. Lalu Zul-Rohmi akan diberikan langsung ke markas pemenangan Zul-Rohmi di Karang Baru. Dan paslon empat Ali-Sakti juga akan didistribusikan di Karang Baru.

Sedangkan Baliho belum bisa didistribusikan kepada tim kampanye karena masih proses pendistribusian dari percetakan.

“Untuk Baliho kan nanti 5 per kabupaten, jadi mungkin masih bisa mereka selesaikan dulu yang spanduk, umbul-umbul dan brosur, balihonya nanti nyusul,” pungkasnya. (yuk/cr-eya/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys