Ketik disini

Politika

TGH Mala Syar’i: Ali BD Mengayomi Semua Organisasi

Bagikan

ALI BD, nama yang sudah tidak asing lagi di NTB. TGH Mala Syar’I, pengasuh Ponpes As-Sholihiah Lopan mengaku sudah mendengar nama itu sejak tahun 1989.

“Saya dengar nama beliau ketika saya tidak berada di NTB. Saya mendengar saat saya masih sekolah pesantren di Situbondo,” tuturnya.

Saat itu, TGH Mala Syar’i menuturkan ada pergerakan yang melawan sebuah kebijakan. Dan yang jadi ketuanya itu adalah Ali BD. Saat itu ia sebagai penggerak sebuah LSM.A� “Dia tampil di halaman koran Jawa Pos dan yang melakukan pergerakan itu, bernama Ali BD,” kenangnya.

Saat itulah ia kemudian mengenal nama Ali BD. Meski ia ingin tahu banyak tentang Ali BD, namun saat itu ia masih sekolah, masih santri, sehingga tidak memungkinkan. Setelah selesai sekolah, ia pulang sekitar tahun 1998. Kemudian nama Ali BD pun didengarnya semakin populer.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Ditambah pada saat ada Pilkada tahun 1998, saat itu Ali BD dan dicalonkan sebagai bupati. Dari sana ia mengaku lebih tahu tentang Ali BD. Karena ia juga sering hadir di majelis-majelis ta’lim di halaqah halaqah para ulama seperti di Mamben, dan di Bagik Papan, Lombok Timur.

Meskipun majelis-majelis ta’lim ini dibina oleh Tuan Guru dengan berbagai macam organisasi, tetapi Ali BD tidak pernah melihat organisasi itu apa. Baginya semuanya sama. Meskipun Ali BD ia memang dibesarkan dikompleks NU, dia sangat terbuka. Tidak hanya membina dan tidak hanya menyangkut organisasi yang membesarkannya.

“Beliau mengayomi semua organisasi. Insya’Allah, apa pun kata orang dan apa pun keadaannya, Ali BD pantas untuk dicalonkan sebagai Gubernur NTB,” dukungnya.

Karena sekarang ini, kondisi NTB menurutnya sudah tertata cukup bagus dengan dipimpin oleh seorang ulama seperti TGB M Zainul Majdi. Maka pimpinan kedepan juga harus dipimpin oleh orang yang seperti Ali BD karena dia dekat dengan ulama. Sosok yang mampu mempertahankan ciri khas atau pun kebijakan-kebijakan sebelumnya. Untuk itu, pemimpin NTB ke depan, minimal harus sama dengan yang sebelumnya. Ia yakin dipimpin Ali BD, NTB akan lebih baik.

Terlebih ia keturunan dari ulama TGH Umar Kelayu. Ali BD dekat dan mencintai para ulama. Ia tidak ingin melihat NTB kembali ke titik nadir rendah kalau akan dipegang oleh orang yang tidak mencintai ulama.

“Namun semua kembali pada kecerdasan masyarakat NTB dalam menilai sosok seorang pemimpin yang sejati,” ucapnya.

Kenapa? Karena hal-hal yang paling mendasar menurutnya harus dikuasai umat. Karena semua tergantung kaca mata siapa yang melihat. Kalau orang dari ekonom pasti sudut pandangnya adalah ekonomi. Kalau dari politisi, pasti sudut pandangnya politik, berarti dia itu akan membahas masalah politik saja.

“Akan tetapi, saya sebagai orang yang bergaul dekat dengan umat, masyarakat menginginkan bagaimana daerah ini memiliki sarana pendidikan yang berkualitas. Karena pendidikan itu luar biasa dibutuhkan,” ucapnya.

Baik dari pendidikan dasar, pendidikan formal atau pendidikan non formal. “Insya Allah Ali BD mampu mewujudkan keinginan masyarakat NTB. Karena dia dekat dan memahami keinginan masyarakat. Terutama masyarakat miskin NTB ini,” terangnya.

“Saya tidak akan minggir, saya tidak akan pindah, apa pun keadaannya, saya tetap mendukung Ali BD dalam pencalonan sebagai gubernur,” sambungnya. (ton/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys