Ketik disini

Politika

AMAN Jaga Stabilitas Harga dan Perangi Narkoba

Bagikan

MATARAM– Pasangan calon gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor dua TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi (AMAN) berkomitmen memperjuangkan harga kebutuhan bahan pokok masyarakat tetap stabil. Hal tersebut penting, karena berkaitan langsung dengan masyarakat.

”Jangan sampai dapur-dapur rakyat susah mengepul karena harga yang tak terkendali,” ucap Ahyar.

Dikatakan sang tuan guru, hal ini kerap kali menjadi permasalahan di berbagai daerah, termasuk NTB secara keseluruhan. Karena itu perlu perhatian khusus dari pemerintah provinsi untuk mengatasinya. Program Ahyar-Mori terkait stabilitas harga ini adalah bentuk kepedulian terhadap rakyat dan menunjukan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

”Prinsipnya kami akan lakukan apa saja untuk masyarakat NTB,” tegas Ahyar.

Menjaga stabilitas bahan pokok ini akan menjadi fokus Ahyar-Mori. Permasalahan tersebut penting diatensi khusus, lantaran langsung berhubungan dengan rakyat. Dalam melaksanakan hal ini ada beberapa terobosan yang akan diterapkan paket nomor dua tersebut. Menjaga pasokan, memastikan kelancaran distribusi barang, terus mengawasi harga di pasaran adalah sejumlah langkah taktis yang bakal dilakukan.

”Dari hulu sampai hilir kita perhatikan, awasi, dan atur sesuai aturan,” ujarnya.

Baginya, pemerintah harus dapat menjamin petani yang berjuang untuk memproduksi bahan pokok seperti beras, jagung dan komoditi lokal lainya tidak kesulitan mendapatkan benih dan pupuk agar memudahkan dalam produksi serta efisiensi dalam penggunaan biaya. Setelah panen, pedagang harus dipastikan mendapat stok sesuai jumlah kebutuhan, kemudian juga menjual sesuai aturan.

”Kita pastikan pedagang mendapat untung yang proporsional, tapi tidak sampai mencekik pembeli,” tegasnya.

Selain itu pemerintah akan bekerjasama dan berkoordinasi bersama seluruh stakeholders pemeritahan ataupun SKPD yang terkait langsung dengan permasalahan ini. Pemerintahan Ahyar-Mori kelak akan terus memastikan bahwa persediaan barang yang ada tercukupi dan tentunya yang terpenting harga di pasar tetap stabil sehingga tidak ada yang dirugikan.

”Menjaga kemampuan daerah untuk sebanyak-banyaknya mampu memproduksi sendiri aneka kebutuhan rakyatnya juga penting,” kata wali kota Mataram dua periode tersebut.

Harapannya, ke depan daerah NTB tidak terlalu bergantung terhadap komoditas dari daerah lain. Apalagi mengandalkan impor luar negeri untuk menstabilkan harga bahan pokok.Dia menegaskan komitmen menjaga komoditi lokal provinsi NTB bisa maksimal adalah cita-cita Ahyar-Mori.

”Petani harus untung, pedagang pasar juga harus untung, rakyat yang membeli kebutuhan juga demikian,” katanya.

Selain aneka program pemberdayaan masyarakat, tak lupa dalam setiap kesempatan Ahyar-Mori mengkampanyekan aksi perang terkhadap narkoba. Ajakan tersbeut menjadi aksi nyata lainnya yang dilakukan Ahyar-Mori selama masa kampanye.

”Terutama saat bertemu anak-anak muda, kami akan sampaikan hal ini,” tegas Mori.

Baginya masa kampanye tak melulu soal calon yang mencari dukungan. Calon yang menginspirasi, memberikan pencerahan, melakukan kegiatan sosial, dan mengajak pada kebaikan juga penting dilakukan. Hal itulah yang coba terus disuarakan Ahyar-Mori.

”Salah satunya ya soal bahaya narkoba ini,” tegas politisi Gerindra itu.

Bahaya narkoba yang mengancam generasi muda harus diperangi sekuat tenaga. Posisi NTB sebagai daerah tujuan wisata dan mobilitas tenaga kerja ke luar negeri telah memungkinkan pesatnya perkembangan peredaran barang haram tersebut. Saat ini tercatat puluhan ribu warga NTB yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.

”Kami tegaskan komitmen ini, memerangi narkoba hingga akar-akarnya,” ujar Mori.

Maka janji kerja kedepan adalah penguatan kegiatan imtaq atau iman dan taqwa generasi muda. Pihaknya kini menyiapkan rencana membuat perda khusus darurat narkoba dengan cara menganjurkan sekolah dan organisasi kepemudaan sebagai relawan imtaq. Tugasnya melakukan kampenye anti narkoba dengan menjelaskan bahaya narkoba. Selanjutnya, Ahyar-Mori akan membangun sekolah percontohan bersih dari narkoba di masing-masing  kabupaten/kota. Mereka juga berjanji memastikan kerja sama dengan BNN bukan saja pada tingkat penencegahan, melainkan pada upaya penyadaran yang dilakukan secara konsisten.

”Ini adalah jihad kami untuk generasi muda,” tukasnya. (yuk/r4/ADV)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka