Ketik disini

Headline Politika

Ahyar-Mori Janji Tuntaskan Dam Mujur

Bagikan

PRAYA-Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor dua TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi berjanji akan menuntaskan persoalan Dam Mujur, Lombok Tengah. Uniknya, Ahyar tidak perlu waktu lama. Ia menegaskan, hanya dalam waktu dua tahun kepemimpinannya, Ahyar-Mori Dam Mujur yang sudah lama dijanjikan pemerintah daerah setempat akan dirampungkan.

“Jika terpilih, beri kami waktu dua tahun. Hanya dua tahun!” tegasnya.

Hal itu disampaikan saat mengunjungi Desa Adat Ende dan Sade, Lombok Tengah, kemarin. Mendengar pernyataan Ahyar tersebut, masyarakat pun semringah. Bahkan, mereka riuh menyambut calon gubernurnya yang sudah terbukti sukses memajukan Kota Mataram tersebut.

Dengan lantunan musik tradisional Sasak dan kesenian presean, puluhan masyarakat Ende dan Sade yang menghentikan aktivitasnya untuk dapat bersalaman dan menyambut calon orang nomor satu di Provinsi NTB ini.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Selanjutnya tokoh yang mulai akrab disapa TGA ini berdiskusi dengan para pemuka dan tokoh masyarakat desa adat, tentang pembangunan desa dan budaya Sasak ke depan. Hal ini dirasa penting, karena membangun NTB harus secara bersamaan dan beriringan. Sesuai cita-citanya, menjadikan NTB untuk semua. “Itulah mengapa saya selipkan kata berbudaya,” beber Ahyar.

Pada kesempatan ini, Tuan Guru Ahyar menegaskan dirinya berkomitmen akan melestarikan desa-desa adat ataupun desa wisata yang sudah ada. Tidak hanya itu, ia juga berjanji akan menciptakan lebih banyak lagi desa wisata seperti desa Ende dan Sade. Hal ini seperti apa yang tertera dalam Janji Kerja Ahyar-Mori, menciptakan 100 desa wisata dalam dua tahun. “Kami juga akan membangun pusat kebudayaan Sasambo. Ahyar-Mori tidak akan memunggungi budaya, itu harus tumbuh dan berkembang dari desa-desa,” tegasnya dengan suara lantang.

Budaya, menurut Ahyarm menjadi identitas yang melekat dalam diri masyarakat Sasak. Karenanya harus dijaga. Di saat bersamaan, dibarengi dengan upaya memajukan daerah dan menyejahterakan masyarakat, serta membentengi akhlak melalui nilai-nilai agama. “Kami ingin menciptakan NTB yang beriman, berbudaya dan sejahtera,” ujar wali kota Mataram dua periode itu.

Ahyar menyadari bahwa budaya dan pariwisata NTB punya potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Karena mengembangkan pariwisata dan kebudaya akan memberikan dampak secara langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Khusus mengenai Dam Mujur, ia mengatakan sangat mendesak untuk disegerakan. Karena itu berkaitan langsung dengan masalah pertanian masyarakat Lombok Tengah, terutama yang ada di bagian selatan.

Dalam sejumlah kunjungannya ke berbagai titik di selatan Loteng, ia mendapati cerita kesusahan warga karena dam yang tak kunjung rampung. “Ini soal hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Dia berjanji akan menggunakan segala cara yang ada. Mulai dari lobi pusat, hingga sumber keuangan daerah. Prinsipnya tidak terus membiarkan rakyat tersiksa. “Rakyat butuh kepastian, dan kami pasangan nomor dua berjanji, dalam dua tahun Dam Mujur tuntas,” ucapnya disambut teriakan dukungan dari masyarakat yang hadir pada acara tersebut.

Dengan keberadaan dam itu, ia yakin kesejahteraan masyarakat selatan bisa ditingkatkan. Hasil pertanian membaik, dan otomatis pemasukan rakyat meningkat. “Kalau pemimpinnya ada kemauan, pasti bisa,” tegasnya. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka