Ketik disini

Headline Politika

Ahyar Terbukti Ahli Meningkatkan PAD

Bagikan

MATARAM– Pendapatan asli daerah (PAD) merupakan sumber pendapatan daerah yang berasal dari ragam kegiatan perekonomian daerah tersebut. PAD merupakan cerminan akan kemandirian daerah.

Pada saat melakukan orasi politik di Gedung Al Ihsan Ampenan, Mataram, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB nomor urut dua, TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi, mengatakan tolok ukur keberhasilan pembangunan suatu daerah salah satunya tercermin dalam raihan PAD yang mampu dicapai selama kepemimpinan.
“Kita harus terus genjot demi kesejahteraan rakyat,” kata Ahyar.

Dan terkait urusan PAD, Ahyar adalah jagonya. Sang tuan guru pertama kali menjadi wali Kota Mataram pada 2010. PAD kala itu berkisar hanya pada angka Rp 42,5 miliar saja. Saat itu DPRD Kota Mataram meminta padanya agar setahun berselang harus mencapai target peningkatan PAD sebesar Rp100 miliar.

“Kota Mataram itu jika dilihat dari aspek potensi dan sumber daya alamnya sangat minim dibandingkan dengan daerah lain,” ujarnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Namun tingkat progresivitas dan perkembangannya sangat signifikan. Target itu terlampaui dan capaian PAD Kota Mataram adalah sebesar Rp 220 miliiar. Kini PAD Kota Mataram sudah mencapai angka Rp 370 miliar. Dalam konteks NTB, Ahyar melihat potensi PAD-nya sangat besar . Syaratnya bisa dikelola secara benar dan baik sebagai salah satu sumber pembiayaan-pembiayaan pembangunan di NTB.

“Kalau PAD nambah kan untuk rakyat itu,” ucapnya.

Meski di satu sisi, Ahyar menilai ada banyak keberhasilan yang telah dicapai oleh kepemimpinan di Provinsi NTB selama ini, namun pihaknya tidak menampik adanya pula persoalan-persoalan yang harus dicarikan solusi dalam proses perbaikan pembangunan di NTB. Pasangan Ahyar-Mori menurutnya, dalam menghadapai berbagai persoalan dan kendala pembangunan di NTB memiliki visi-misi dan program yang telah tersusun secara baik. Semua itu dalam rangka peningkatan pembangunan tersebut, baik dalam aspek peningkatan pelayanan dasar, kualitas SDM, sarana dan prasarana pendidikan, kompetensi guru dan pengajar, kesejahteraan guru. Termasuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat baik peningkatan infrastrukut puskesmas dan peningkatan kesejahteraan para tenaga medis.
“Alhamdulillah kalau semua hal ini di Kota Mataram telah kita laksanakan. Oleh karena itu, dalam kesempatan yang baik ini dan dengan cara yang baik untuk tujuan kebaikan masyarakat mari bersama Ahyar-Mori membangun NTB yang lebih baik,” ajaknya.

Kepada ribuan massa yang menyemuti lokasi kegiatan, Ahyar meminta doa restu.

“Matur tampiasih kepada masyarakat Kota Mataram,” imbuhnya.

Tak terasa, sudah 23 tahun Ahyar mengabdi di Mataram dalam konteks pemerintahan. Bersama masyarakat, pengabdian itu dimulai sejak dirinyaA�menjadi anggota DPRD Mataram, wakil ketuaA�DPRD, ketua DPRD, wakil wali kota, hinggaA� kini wali kota dua periode. Dia bersyukur selama ini tak pernah terlibat masalah hukum. Justru bejubel prestasi yang terus ditorehkan.

“Berkat doa bapak dan ibu, dalam bayangan saya hanya mengabdi,” ucapnya.

Kini, ia memohon izin memperluas pengabdian pada level provinsi. Karena kata Ahyar, Kota Mataram bukan hanya milikA�masyarakat MataramA� saja, tapi milik seluruh masyarakat NTB.

“Dengan niat yang baik, dengan caraA�yang baik, dengan tujuan yang baik demiA�kebaikan masyarakat Nusa TenggaraA�Barat,” tegasnya.

“Itu demi terwujudnya NTB untuk semua, NTB yang beriman, berbudayaA�dan sejahtera,” Ahyar menambahkan.

Sang pendamping, H Mori Hanafi mengatakan, untuk mewujudkan cita-cita tersebut, dwi tunggal Ahyar-Mori siap berjuang bersama rakyat. Hal itu dibuktikan dengan sikap mereka yang merangkul banyak kalangan.

“Sudah ada 10 partai baru dan lama yang maju bersama kami,” katanya.

Semua bersatu tak lain demi memajukan NTB. Tak hanya organisasi politik, organisasi kemasyarakatan juga terus bedatangan menyatakan dukungan. Tak sedikit merupakan masyarakat independen yang tak berpartai dan tak memihak pada blok tertentu, alias non blok.

“Masyarakat yang indepnden juga bersama kami, alhamdulillah,” ucapnya.

Dia menegaskan pasangan nomor dua akan memastikan pembangunan di NTB benar-benar merata. Terkait peningkatan APBD, Mori dapat menjadi pelengkap Ahyar yang sudah berpengalaman. Kelebihan Mori jelas, ia adalah orang yang mengerti mengenai ekonomi dan tata kelola keuangan daerah.

“Intinya kita gunakan semua kekuatan untuk masyarakat NTB, ingat saat di bilik suara coblos nomor dua,” katanya. (yuk/r4/adv)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys