Ketik disini

Kriminal

Diduga Mesum, Puluhan Pasangan Diangkut Polisi

Bagikan

MATARAM-Puluhan pasangan tanpa ikatan pernikahan diamankan Polres Mataram, Sabtu malam (24/3). Mereka terjaring dalam razia penyakit masyarakat (pekat) dalam rangka pengamanan pilkada dan menyambut bulan suci Ramadan.

Operasi ini melibatkan jajaran TNI, Satpol PP Kota Mataram, dan Dinas Sosial. Sasaran tim gabungan adalah sejumlah hotel melati yang terindikasi menerima tamu tanpa ikatan pernikahan, yakni dengan inisial NA, TE, dan VI.

Giat yang dilakukan dari pukul 21.30 Wita hingga 23.00 Wita berhasil menjaring 49 orang. Tidak genap 25 pasangan, sebab ketika petugas menyambangi salah satu hotel, TE seorang perempuan kabur dengan meninggalkan tas berisi pakaian beserta pasangannya di dalam kamar.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ order=”desc”]

Dari 49 orang tersebut, terdapat dua pasangan yang ternyata telah menikah. Tetapi, ketika polisi meminta surat nikah, yang bersangkutan tidak bisa menunjukkannya. Karena itu, petugas tetap mengangkut mereka untuk didata di Polres Mataram.

Meski terjaring dalam razia pekat, pasangan yang rata-rata masih berusia 20 tahun ini tidak menunjukkan rasa malu. Sesekali mereka terlihat tertawa ketika dikumpulkan di aula Polres Mataram.

Bukan itu saja, yang membuat miris, terdapat anak perempuan yang masih berusia 17 tahun. Dia diamankan polisi di dalam kamar beserta pasangannya.

Kabag Ops Kompol Taufik mengatakan, rata-rata yang terjaring masih berstatus mahasiswa. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Pulau Lombok. ”Ada juga yang dari Pulau Sumbawa, statusnya mahasiswa juga,” kata dia.

Ketika dilakukan penggerebekan, mereka yang terjaring mengeluarkan beragam alasan. Mulai dari sekadar beristirahat, sakit, hingga tidak ikut menginap di hotel tersebut. Tetapi, petugas tidak begitu saja mempercayainya. Apalagi mereka tidak bisa menunjukkan buku nikah sebagai bukti pasangan resmi.

”Kurang dari dua bulan kita sudah masuki bulan Ramadan, jadi razia ini memang dalam rangka itu, termasuk pengamanan pilkada,” ujarnya.

Sementara itu, setelah berada di Polres Mataram, polisi melakukan pendataan terhadap mereka yang diamankan. Selain itu, petugas juga meminta pasangan diduga mesum itu untuk menghubungi orang tua mereka. Proses ini berakhir hingga pukul 02.00 Wita, sebagian besar pasangan yang diamankan, dijemput orang tua mereka masing-masing.

”Kami minta orang tuanya untuk melakukan pembinaan. Selain itu, hari Senin dan Kamis kami minta untuk wajib lapor, kalau gak, kita cari ke rumahnya,” tegas Taufik. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka