Ketik disini

Politika

Dr Mashur: Ali BD Seorang Inovator

Bagikan

SELONG-Ide dan terobosan yang dilakukan Ali BD banyak dirasakan masyarakat untuk perubahan pembangunan yang lebih baik. Ia dikenal tidak hanya di kalangan pejabat pemerintah dan ulama. Tetapi akademisi juga mengaku ide dan pikirannya yang brilian.

“Saya kenal Ali BD sejak tahun 2000-an saat di Bale Pengkajian Teknologi Pertanian,” ujar Dr Mashur, akademisi UNTB.

Kala itu ia mengatakan ada kegiatan pemberdayaan petani miskin. Dimana Lombok Timur menjadi salah satu tempat lokasi dilaksanakannya program itu di Indonesia.

 Pertama mengenal Ali BD ia mengingat bahwa dirinya langsung meyampaikan tentang kegiatan pemberdayaan petani miskin. Ia juga sering membawa tamu dari Jakarta, dari Kementerian Pertanian. Banyak orang dari luar negeri datang untuk program kemiskinan itu.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

“Ketika saya sampaikan ada tamu dari Kementerian Pertanian, beliau tidak tertarik dengan siapa yang datang, tetapi apa program yang akan dibawakan untuk masyarakat. Terutama masyarakat miskin,” terangnya.

Saat itu program yang dibawa yakni pengentasan kemiskinan dengan melakukan pendampingan terhadap petani. Ketika itu bentuknya melakukan pelatihan di Sambelia bagi petani jagung. Pelatihan dilakukan di Sambelia, karena hasil jagung yang ada di Sambelia saat itu luar biasa.

Sehingga saat itu pun diundang juga Gubernur, Bupati dan tamu dari Kementerian Pusat untuk menyaksikan kegiatan dari program pengentasan kemiskinan.

Ali BD dinilainya sebagai seorang inovator lantaran setiap ada acara yang berhubungan dengan program pengentasan kemiskinan ia selalu tertarik dengan itu. Ia adalah orang yang memang peduli dengan menggagas program-program dasar untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya juga kenal dengan bupati-bupati lain, tetapi saya hanya melihat Ali BD yang sangat konsisten terhadap setiap inovasi. Di mana saya bekerja yang identik dengan inovasi, beliau selalu hadir,” akunya.

Misalnya saja di Sembalun. Dulu ia mengaku pernah dua kali kami mengadakan program di masyarakat. Di luar dugaannya Ali BD hadir dalam acara tersebut. Yang pertama, yakni ketika panen kentang yang menghasilkan produksi luar biasa. Kedua, ketika panen cabai di Sembalun.

“Ketika Ali BD tahu, yang terkait dengan inovasi dan memberi dampak kesejahteraan bagi masyarakat beliau selalu menyempatkan diri untuk hadir pada program itu. BagaimanapuN jarak tempuh atau kesibukannya, namun jika sudah berhubungan dengan inovasi, Ali BD selalu ada,” ungkapnya.

“Itulah mengapa saya mengatakan, bahwa Ali BD adalah sosok inovator,” sambungnya.

Semua berlanjut lagi ketika ia bertemu Ali BD tahun 2007. Waktu itu ia bertugas di Dinas Pertanian Provinsi. Ia sedang melakukan panen padi di Labuan Haji. Dalam kegiatan tersebut hadir beberapa tokoh seperti Ali BD Wakil Manteri dan Wakil Gubernur NTB. Kala itu Ali BD dikatakannya memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap inovasi di bidang pertanian. “Saat itu pula saya menjelaskan, ini hasil yang kami dapat dari penanaman dengan teknologi. Dapat diakses dan digunakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Apa yang disampaikannya itu membuat Ali BD sangat senang. Karena itu bisa memberi dampak pemberdayaan masyarakat, untuk kesejahteraan masyarakat, untuk mengentaskan kemiskinan, Ali BD tampil di depan.

¬†Waktu ia menjabat salah satu pimpinan SKPD di Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, ia juga mengenalkan sebuah inovasi kemasan produk pada Ali BD. Meski memiliki agenda yang padat dan banyak kesibukam Ali BD dikatakannya selalue memberikan ruang untuk inovasi. “Jadi saya diterima di pendopo bupati,” cetusnya.

Ia dengan beberapa tim menjelaskan kepada Ali BD, sebetulnya Lombok Timur itu memiliki potensi yang luar biasa. Khususnya terhadap produk-produk unggulan. Akan tetapi, belum disentuh secara maksimal. “Saya berikan contoh, kalau mau membuat produk di Lombok Timur, bisa menggunakan sentuhan teknologi. Misalnya inovasi kemasan,” terangnya.

Ia pun mengenalkan beberapa inovasi teknologi kepda Ali BD. Itu diungkapnya mendapat apresiasi Bupati Lotim dua periode tersebut.

Pada saat itu juga langsung semua SKPD di Lombok Timur dimintanya untuk merespons. Artinya, untuk hal-hal yang berhubungan dengan yang lebih baik, memiliki nilai ekonomis, dan bermanfaat bagi masyarakat, Ali BD sangat mensuport hal itu.

“Saya lihat, di dalam perencanaan yang ada di kabupaten juga, jika untuk keperluan seperti itu beliau prioritaskan untuk sebuah proyek berhubungan dengan inovasi,” ujarnya.

Ali BD baginya adalah seorang inovator yang merupakan pekerja keras. Jadi, ke depan sosok pemimpin seperti Ali BD yang sangat dibutuhkan. Pemimpin yang memahami kebutuhan masyarakat dari inovasi yang kemudian terus dikembangkan. “Beliau selalu memberikan suport yang tak terhitung,” tandasnya. (ton/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka