Ketik disini

Politika

TGH Nur Hayat: Ali BD Komitmen dengan Prinsipnya

Bagikan

BAGI orang yangA� sudah mengenal sosoknya, mereka pasti sudah memahami betul bagaimana karakter Ali BD yang sesungguhnya. Pikirannya yang bebas dan terbuka membuatnya kadang kerap melawan arus pemikiran sebagian orang pada umumnya. Keistimewaan Ali BD sebagai pemimpin diungkapkan oleh pengurus Ponpes Al Madani Kuripan, TGH Nur Hayat.

“Saya mengenal Ali BD karena dulu saya aktif di HMI, dan beliau adalah senior saya. Ali BD orang yang cerdas, dan kreatif,” tuturnya dalam buku Ali BD di Mata Ulama dan Sahabat karya TGH Abdul Latief.

Diungkapkannya, Ali BD miliki begitu banyak ide yang digagas ketika masih aktif di HMI. Ia juga merupakan orang yang menurutnya komit dengan prinsip-prinsipnya.

“Dulu sering ada tulisan-tulisan yang dibuat oleh teman-teman tentang Ali BD. Karena mereka juga kagum dengan beliau dengan komitmennya terhadap prinsip-prinsipnya,” ucapnya.

Terlebih, Ali BD dikatakannya punya prinsip membuat program-program yang bisa membantu masyarakat yang lemah. Tidak hanya di daerah tetapi semua tempat yang disinggahinya. Salah satunya yaitu dengan ditegakkannya zakat di Lombok Timur.

“Dan penegakan zakat itu mulainya di Lombok Timur. Sejak Ali BD menjadi bupati yang pertama 2003-2008. Hingga sampai Lombok Tengah dan Lombok Barat belajar ke Lombok Timur untuk mengetahui bagaimana aturan-aturan atau tata cara pelaksanaan zakat itu,” tuturnya.

Meskipun pada awalnya, ada beberapa tuan guru yang menilai itu tidak sesuai dengan ketentuan zakat seharusnya. Karena mereka masih belum memahami niat baik Ali BD. Namun setelah melihat apa yang sudah dilaksanakan Ali BD para tuan guru dan ulama pun akhirnya paham bagaimana niat sesungguhnya Amaq Asrul tersebut.

A�”Jadi apa yang beliau lakukan kita pelajari. Pada saat itu kita praktikkan di Lombok Barat, Alhamdulillah berjalan lancar. Padahal di Lombok Timur itu butuh perjuangan karena terjadi demo ketika di awal beliau menerapkan kebijakan itu,” tutur TGH Nur Hayat.

Namun karena Ali BD sangat serius terhadap prinsip-prinsip yang diyakini benar, maka hasilnya bisa dinikmati masyarakat.

“Beliau tidak mudah diubah oleh orang lain, orang-orang akhirnya sadar dan mengatakan bahwa zakat ini dikelola dengan baik untuk mengurangi angka kemiskinan. Meski awalnya itu menjadi masalah,” terangnya.

Jika zakat itu diberdayakan, TGH Nur Hayat menegaskan insya Allah daerah akan maju. Karena jika melihat potensi zakat di setiap daerah itu luar biasa. Terlebih jika bisa mengumpulkan hasil zakat dari semua bagian yang diwajibkan membayar zakat.

“Mulai dari zuru’nya, ijarahnya, kemudian dari hasil usaha, dan lain sebagainya, itu akan cukup besar zakat yang bisa diperoleh. Semoga di NTB kedepannya bisa menerapkan zakat seperti yang sudah diterapkan Ali BD di Lombok Timur,” harapnya. (ton/r8/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka