Ketik disini

Tanjung

Tunggu Perubahan LP2B Pemprov

Bagikan

TANJUNG-Proses revisi Perda RTRW Lombok Utara saat ini masih tertahan. Penyebabnya karena Pemprov NTB sedang melakukan perubahan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan).

Revisi perda ini merupakan salah satu syarat kelanjutan mega proyek Global Hub atau Bandar Kayangan. Karena Global Hub masuk dalam PP 13 Tahun 2017 tentang perubahan RTRW Nasional. Di dalam perda ini, Lombok Utara akan menjadi kawasan andalan nasional Bandar Kayangan.

Kepala Dinas PUPR Lombok Utara melalui Kabid Cipta Karya Rasidi mengungkapkan, saat ini provinsi masih menyinkronkan LP2B. Sehingga semua kabupaten dan kota belum bisa dilanjutkan. a�?Memang pusat mengisyaratkan KLU tidak perlu menunggu pemprov selesai merevisi Perda RTRW. Tetapi ini agar data LP2B sinkron,a�? ujarnya, kemarin (8/4).

Ditambahkan Rasidi, untuk data LP2B ini Lombok Utara sudah dikunjungi pemprov. Selain itu dari Lombok Utara juga sudah menyerahkan LP2B kabupaten ke pemprov. a�?Semua daerah memang masih tertahan karena LP2B ini. Tetapi Lombok Utara sekalian jalan dengan penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis),a�? katanya.

Untuk KLHS ini, pemkab saat ini sedang dalam proses penyusunan. Jika KLHS sudah rampung maka daerah tinggal menyerahkannya ke pemerintah pusat setelah uji publik tuntas dilakukan. KLHS yang sedang disusun tim dan ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga bulan karena pembuatan KLHS ini dimulai dari nol. a�?Jika LP2B sudah klir di provinsi, tinggal dilanjutkan ke pusat juga,a�? katanya.

Selain dua hal tersebut, pihaknya juga sudah melengkapi permintaan kementerian seperti peta seluruh wilayah dengan berkoordinasi dengan Badan Informasi Geospasial (BIG). (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka