Ketik disini

Praya

30 Desa di Loteng Diminta Fokus Tangani Kemiskinan

Bagikan

PRAYA-30 desa di Lombok Tengah, ditetapkan sebagai desa penanganan khusus kemiskinan. Mereka pun akan mendapatkan bantuan dana afirmasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Nilainya sebesar Rp 157 juta per desa.

a�?Tahun ini, desa-desa yang dimaksud akan bekerja,a�? kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Loteng Jalaludin, kemarin (9/4).

30 desa yang dimaksud meliputi, di Kecamatan Praya hanya Desa Mertak Tombok saja. Kemudian, di Kecamatan Jonggat di Desa Labulia. Kecamatan Batukliang ada Desa Tampak Siring dan Desa Mekar Bersatu. Lalu, di Kecamatan Pujut ada Desa Gapura dan Desa Tumpak. Di Kecamatan Praya Tengah di Desa Praimeke.

Berikutnya, di Kecamatan Praya Barat ada Desa Banyu Urip, Mekar Sari dan Desa Tanak Rarang. Kecamatan Praya Timur, terdiri dari Desa Beleke, Bilelando, Marong dan Desa Kidang. Di Kecamatan Janapria ada Desa Lekor, Langko, Loangmaka, Saba, Kerembong dan Desa Setuta. Kecamatan Pringgarata, ada Desa Pemepek, Menemeng, Arjangka dan Desa Sisik.

Selanjutnya, di Kecamatan Praya Barat Daya ada di Desa Montong Sapah, Ranggagata, Serage, Monotong Ajan dan Desa Teduh. Terakhir, di wilayah Batukliang Utara (BKU) di Desa Lantan. a�?Data-data desa tersebut, bukan dari kita melainkan Kemenkeu langsung,a�? beber Jalaludin.

Hanya saja, tekannya yang perlu diluruskan yaitu, desa-desa tersebut, bukan kategori tertinggal atau terpencil.

a�?Alhamdulillah, 127 desa di daerah kita tercinta ini, rata-rata berkembang dan maju,a�? ujarnya.

Ia pun mendorong, agar desa-desa yang sudah ditunjuk, segera merealisasikan program penanganan kemiskinannya. Salah satunya, melalui pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi. Yang dilibatkan, benar-benar mereka yang miskin. a�?Ingat itu baik-baik,a�? seru Jalaludin.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka