Ketik disini

Selong

Penjaga Sekolah Dasar di Lotim Diduga Cabuli 10 Siswi

Bagikan

SELONG-Tersangka pencabulan ZA, 45 tahun dibekuk tim opsnal Polres Lombok Timur (Lotim) (11/4) lalu. Pria penjagaA� salah satu sekolaah dasar di Kecamatan Sakra itu diduga mencabuli 10 orang siswi.

Kanit IV PPA Polres Lotim Bripka Hermanto HS mengatakan, aksinya terendus setelah JP salah satu siswi A�menceritakan pengalamannya di sekolah kepada ayahnya.A� Siswa yang duduk dibangku kelas 4 itu meringik kesakitan di bagianA� payudaranya saat pulang sekolah.

Sang ayah penasaran penyebab sakit tersebut. Saat ditanya, JP selalu mengelak.

Namun, Hadi terus memaksa JP menceritakan apa yang dialami. a�?Kata JP payudaranya sakit karena diremas-remas ZA di sekolah,a�? kata Hermanto, kemarin (11/4).

Sontak,A� orang tua langsung melaporkan perbuatan bejat ZA ke polisi. Tim penyidik langsung bergerak dan menangkap terduga ZA di sekolah tersebut. a�?Kami langsung melakukan pengembangan kasus,a�? ujarnya.

Usut punya usut ternyata bukan hanya JP saja yang menjadi korban. Ada beberapa siswi yang juga menjadi pelampiasanA� nafsu ZA.

a�?Yang baru diketahui empat orang oleh polisi. Namun, dari hasil pengembangan kasus selama ini ZA sudah melakukan kepada 10 siswi,a�? terangnya.

Menurut polisi ZA diduga kuat karena ia telah dua tahun bercerai dengan istrinya. Karena, tak kuat menahan nafsunya sehingga, para siswi dijadikan sebagai mangsanya. a�?Alasan pelaku melakukan itu untuk memenuhi nafsu seksualnya,a�? jelasnya.

Terduga pelaku pencabulan ZA mengatakan, dia melakukan itu semua karena ingin memuaskan nafsunya. Karena, sudah dua tahun, dia tidak pernah berhubungan dengan istrinya. a�?Saya sudah cerai dengan istri selama dua tahun,a�? bebernya.

Untuk memuluskan niat bejatnya, ZA membelikan permen para siswi. Karena sudah terpengaruh dengan bujuk rayuannya, para siswi dengan mudah A�didekati. a�?Saya belikan mereka permen sesudah itu saya pangku saja,a�? akunya mengelak.

Atas perbuatannya itu, ZA dikenakan pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (arl/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka