Ketik disini

Selong

Kejari Lotim Cari Unsur Pidana Penerbitan SK Bodong untuk Perawat

Bagikan

SELONG-Demo ratusan tenaga kesehatan atas dugaan penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang diduga a�?Bodonga�? oleh Pemkab Lombok Timur (Lotim), Februari lalu, terus berlanjut. Kejaksaan NegeriA� (Kejari) Lotim tinggal menyimpulkan hasil pengumpulan data yang diterimanya.

Kasi Intel Kejari Lotim I Gede Putra Arbawa mengatakan, hasilnya belum bisa dijelaskan saat ini karena itu merupakan ranah pimpinan. Yang pasti, laporan dari tenaga kerja kesehatan di Lotim sudah ditindaklanjuti.

A�a�?Kita sudah minta keterangan beberapa perawat, kepala Dinas Kesehatan, dan Kadis BKPSDM Lotim,a�? kata Arbawa, kemarin (12/4).

Dari laporan yang diterimanya itu, Arbawa sudah masih mencari unsur pidananya atas penerbitan 21 SK yang diduga bodong tersebut. Dia menargetkan hasilnya rampung bulan ini.

A�a�?Akhir bulan diusahakan selesai,a�? ujarnya.

Berdasarkan prosedur, penerbitan SK perjanjian kerja itu berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).A� Apakah, tahun 2017A� 21 SK perjanjian kerja tersebut sudah masuk dalam DPA atau tidak.a�?Itu masih kita telusuri,a�? ujarnya.

Sementara, SK perjanjian kerja A�yang dikeluarkan tersebut ditujukan kepada perawat yang baru bekerja. Sedangkan perawat yang sudah berpuluh tahun bekerja tidak dimasukkan dalam SK.a�?Kita masih cari tahu dulu bagaimana proses penerbitan SK,a�? jelasnya.

Berdasarkan keterangan beberapa perawat, mereka masuk mengikuti tes itu dengan cara melamar.Selanjutnya, mengikuti tes. a�?Nah, apakah saat tes itu sudah sesuai dengan prosedur atau tidak,a�? bebernya.

Untuk mengetahui semua itu perlu ditelaah terlebih dahulu. Pendalaman terkait laporan itu akan dilakukan saat penyelidikan. a�?Ini kan kita masih kumpulkan data,a�? ucapnya. (arl)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys