Ketik disini

Metropolis

Apa Kabar a�?Janji Politika�� Rumah Bagi Nelayan Mataram?

Bagikan

MATARAM-Strategi menata ulang ekonomi nelayan, tidak hanya dengan memperkecil peluang nelayan berutang. Tidak pula cukup dengan menyiapkan kebutuhan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan asuransi peralatan nelayan.

Tapi yang paling pokok, memenuhi kebutuhan tempat tinggal layak bagi Nelayan. Faktanya banyak nelayan yang punya rumah. Tapi membangun di atas lahan yang bukan miliknya. Wajar jika akhirnya mereka tetap terdata sebagai warga miskin.

Maka salah satu janji politik menggiurkan yang disampaikan pasangan AMAN saat hendak maju untuk periode kedua adalah membangun rumah bagi nelayan. Lalu seperti apa persiapan sejauh ini?

a�?Belum ada sama sekali kita garap (persiapan lahannya),a�? kata Kepala Badan Keuangan (BKD) Kota Mataram HM Syakirin Hukmi.

Jika mengingat janji politik ini sebenarnya sudah mulai santer dibahas sejak tahun 2017 lalu idealnya pemkot sudah harus lebih cepat melakukan persiapan. Tapi secara terbuka Syakini mengakui ada pola kerja persiapan yang tidak terarah. Sehingga pembebasan lahan, terkesan lambat.

a�?Pembebasan lahan di Bintaro itu memang kemarin kita kurang fokus, jadi banyak yang tertunda. Makanya kami mengubah cara kerja dengan menyelesaikan satu-satu persoalan lahan di sana supaya cepat tuntas,a�? aku Syakirin.

Tanah di Bintaro dimiliki oleh beberapa orang. Tapi para pemilik memiliki garis silsilah satu keluarga. Sehingga, Syakirin sangat yakin tahun ini pembenasan tahan untuk kawasan di sana bisa cepat dituntaskan.

a�?Sudah kami inventarisir, tidak banyak yang punya (lahan) mereka satu keluarga. Kelengkapan dokumennya juga sudah kami pegang termasuk sertifikat. Tinggal diukur ulang, appraisal, setelah itu bayar,a�?A� ujarnya.

Sekalipun saat ini sudah memasuki triwulan ke dua, tapi proses pembebasan lahan ini menurutnya tidak akan memakan waktu lama. Syakirin mengatakan, dirinya masih dibayangi oleh komitmen kepala dearah, bahwa persiapan tanah untuk perumahan nelayan harus selesai di tahun ini.

a�?Saya masih ingat komitmen pimpinan, bahwa 2018 ini penyiapan lahan harus sudah siap,a�? tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram H Kemal Islam, mengaku masih menunggu kesiapan lahan. a�?Yoh seperti yang saya bilang, tinggal tunggu pembebasan lahan, gimana kita mau bangun kalau ndak ada lahan,a�? cetus Kemal.

Sementara tugas-tugas yang dibebankan pada perkim untuk penyiapan rumah diklaimnya sudah selesai. Termasuk penyiapan DED dan permohonan bantuan anggaran dari pemerintah pusat.

a�?DED-nya sudah dikementerian kok, tapi mau bangun di mana, tanah belum ada,a�? ujarnya lagi.

Konsep rumah nelayan yang akan dibangun, sepertinya diluar ekspektasi beberapa nelayan Bintaro selama ini yang meminta rumah tapak. Keterbatasan lahan membuat, pemerintah akhirnya menyiapkan DED dalam bentuk rumah susun sewa (Rusunawa) khusus nelayan.

a�?Kalau menurut DED kita butuh lahan seluas 1,9 hektare (ha), tapi tergantung kesiapan lahan nanti. Kalau kita cuma siapnya 1 ha, ya di sana kita bangun, sembari mencari lahan lain lagi untuk tambahan,a�? tutupnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags: