Ketik disini

Giri Menang

Literasi Harus Mampu Entaskan Kemiskinan

Bagikan

GIRI MENANG-Program prioritas pemerintah daerah dalam pembangunan manusia adalah melalui pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar. Dan salah satu program percepatan pengurangan kemiskinan, melalui penguatan literasi untuk kesejahteraan.

a�?Literasi harus mampu turut mengentaskan kemiskinan di daerah,a�? kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Lobar H Muhammad Yamil usai melaunching aplikasi dan penghargaan Pemustaka Teraktif perpustakaan di kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Lobar, kemarin (19/4).

Ia menjelaskan, peran literasi sangat penting. Sayangnya, selama ini dipahami hanya menumbuhkan budaya membaca saja. Padhal, pemaknaan literasi sangat luas. Misalnya masyarakat memperoleh manfaat dan meningkatkan daya saing ekonomi serta mengurangi pengangguran. a�?Literasi lebih dari sekadar kemampuan membaca dan menulis,a�? imbuhnya.

Sebab itu, ia mengingatkan kehadiran perpustakaan tidak hanya sebagai gudang buku semata. Namun gudangnya harta, berupa ilmu pengetahuan. Jika seseorang yang memiliki pengetahuan luas, maka akan memiliki jabatan atau kewenangan cukup baik atau paling tidak dihormati.

a�?Jadi orang yang membaca ke sini, entah apakah mencari bacaan keterampilan kemudian diaplikasikan agar bisa mandiri, kreatif, aktif di masyarakat,a�? ungkap Yamil. a�?Saya juga sampaikan, kalau membaca jangan sekadar membaca saja, tapi perlu dicatat kembali dan diterapkan,a�? paparnya.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lobar H Lalu Saswadi menyampaikan, literasi merupakan dokumen otentik yang terus disampaikan pada masyarakat semua golongan. Sebab itu, ia mendorong semua pihak untuk peduli pada literasi agar setiap kejadian atau kegiatan terbukukan dengan baik dan rapi.

a�?Untuk mendukung minat baca masyarakat, maka perlu didorong juga dengan kondisi gedung perpustakaan yang nyaman dan aman. Dan sudah sewajarnya tempat menuntut ilmu memiliki fasilitas tersebut,a�? ungkap mantan Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah NTB ini.

Tidak hanya itu, perpustakaan sebagai wadahnya literasi harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi saat ini. Meski dipahami, tidak seluruhnya harus melepas literasi berupa buku. a�?Kan tidak semua masyarakat kita punya smartphone, maka literasi dalam bentuk cetak ini tetap diperlukan dan harus ada,a�? tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, selain melaunching aplikasi perpustakaan online, juga dibarengi dengan penyerahan penghargaan Pemustaka Teraktif yang dirangkai dengan penutupan lomba dalam rangka HUT Lobar ke-60.

Salah satu pemenang Pemustaka Teraktif Rizqi Yunita Dewi menuturkan, ia memang gemar membaca buku dan seringkali bersama teman-teman mengunjungi kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Lobar. Menurutnya, di tengah kecanggihan teknologi, mencari ilmu pengetahuan dengan membaca buku secara langsung tetap diperlukan dan dibutuhkan.

a�?Ilmunya lebih banyak didapat. Apalagi koleksi-koleksi buku pelajaran yang disediakan sangat lengkap. Tempatnya juga nyaman,a�? tukas pelajar dari SMPN 1 Kediri ini. (ewi/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka