Ketik disini

Feature Kriminal

Polda NTB Hentikan Kasus Dana Bimtek DPRD Lombok Utara

Bagikan

MATARAM a�� Polda NTB menghentikan penyelidikan kasus dugaan penyimpangan dana bimbingan teknis (Bimtek) DPRD Lombok Utara. Wadir Reskrimsus Polda NTB AKBP I Gusti Putu Gede Ekawana mengatakan kasus Bimtek yang dilaksanakan di Jakarta tahun 2016 lalu tersebut tak bisa dilanjutkan karena tidak ditemukannya alat bukti yang mengarah pada tindak pidana.

a�?Penyelidikannya dihentikan setelah dari hasil gelar (perkara), tidak ditemukan adanya indikasi yang mengarah pada perbuatan pidana,a�? kata Ekawana.

Sebelumnya, dugaan adanya penyimpangan anggaran dalam kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut dilaporkan pada Januari 2018 lalu. Kepolisian segera mendalami dugaan penyimpangan dana bimbingan teknis (Bimtek) senilai Rp 1,7 miliar. Klarifikasi terhadap sejumlahpihak telah dilakukan.

Setelah melakukan serangkaian proses penyelidikan, penyelidik melihat realisasi penggunaan anggarannya yang mencapai angka Rp1,7 miliar sudah sesuai aturan dan memenuhi prosedur. Kesimpulan tersebut didapat dari serangkaian penyelidikan yang telah dilaksanakan sebelumnya, mulai dari klarifikasi para pejabat di kalangan DPRD Lombok Utara sampai BKD Lombok Utara.

Selain itu, penyelidik turut mengumpulkan dan memeriksa bukti pengeluaran kegiatan, mulai dari tiket pesawat, penginapan, sampai uang saku bagi para peserta bimtek.

Jauh sebelumnya, dalam klarifikasinya, mantan Kabag Umum Setwan KLU Jumarep mengatakan, saat dia menjabat ada dua kali pelaksanaan bimtek yang dilakukan. Selama itu, anggaran pelaksaan bimtek sudah sangat jelas. Semuanya terbagi dengan rinci untuk pimpinan DPRD, anggota DPRD, pejabat eselon II dalam hal ini Sekretaris Dewan, kepala bagian sebagai eselon III, hingga eselon IV di Setwan KLU. (tih/r2)

 

 

Komentar

Komentar

Tags: