Ketik disini

Headline Tanjung

Dorong Anak-anak Lombok Utara Terus Sekolah

Bagikan

TANJUNG-Angka partisipasi murni (APM) di Lombok Utara masih 76 persen. Artinya, masih ada 24 persen anak usia sekolah menengah atas di Lombok Utara tidak sekolah. a�?Tugas kita sekarang untuk meningkatkan APM ini menjadi 100 persen,a�? ujar Kepala UPT Layanan Dikmen dan PK-LPK Lombok Utara Lalu Basuki Rahman.

Menurut Basuki, setelah APM bisa ditingkatkan maka selanjutnya yang harus dilakukan adalah jangan sampai ada anak usia sekolah yang drop out. a�?Drop out harus nol persen, sementara sekarang masih di kisaran 3 hingga 4 persen,a�? katanya.

Ada beberapa langkah yang dilakukanA� untuk meningkatkan APM dan mengurangi angka drop out ini yakni dengan pembenahan di internal sekolah. Kepala sekolah harus mampu memanajemen sekolah sehingga membuat anak-anak tertarik datang ke sekolah.

Yang kedua, manajemen pembelajaran harus bisa membuat anak-anak betah di sekolah. Misalnya dengan menerapkan PAIKEM atau Pembelajaran Aktif Kreatif Inovatif dan Menyenangkan.

Selain itu, pembenahan sarana prasarana sekolah juga menjadi faktor pendukung. Misalnya dengan memberikan bantuan ruang kelas bejalar untuk sekolah, pembangunan laboratorium, maupun alat praktik lainnya.

Ditambahkan Basuki, selain itu manajemen guru juga harus mendukung. Bahkan sekarang pemprov akan menggelar tes kompetensi guru. Ini dilakukan agar guru-guru fokus mengajar diA� satu sekolah saja dengan diberikan gaji setara upah minimal provinsi (UMP). a�?Tapi sekarang masih banyak guru honor yang mengajar di banyak sekolah sehingga pendidikan karakter siswa tidak maksimal,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Basuki mengatakan, langkah lain yang dilakukan dengan manajemen kurikulum. Sekolah-sekolah sekarang sudah menggunakan K13.

Pihaknya juga mengimbau sekolah-sekolah untuk mengembangkan kerja sama dengan stakeholder. Termasuk juga dengan banjar-banjar yang ada di Lombok Utara. Ini untuk mendorong anak-anak masuk sekolah. a�?Lingkungan siswa juga harus mendorong anak-anak ini untuk sekolah,a�? katanya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka