Ketik disini

Metropolis

Kerja Dishub Kembali Disorot

Bagikan

MATARAM-Viral di media sosial. Sebuah video CCTV berdurasi satu menit menunjukan laka lantas di perempatan Kantor Gubernur NTB. Dari rekaman CCT ini, terlihat sebuah mobil warna silver, melaju melawan arus ke arah barat di Jalan Pejanggik. Tak berselang lama dari arah kiri mobil meluncur kendaraan lainnya berwarna hitam.

Tabrakan tak terelakan. Mobil warna hitam sampai terguling. Dari rekaman CCTV terlihat peristiwa terjadi pada pukul 3.36 dini hari, pada hari Sabtu, (21/4) kemarin.

Salah satu pemilik akun Facebook Callys Joenk di video yang diunggah akun Rizal memposting identifikasi BPKB Kendaraan. Diduga kendaraan berwana silver metalik ini terus melaju usai tabrakan.

Politisi PDI Perjuangan I Gede Wiska juga mengaku telah melihat rekaman CCTV itu. A�a�?Ya saya sudah lihat,a�? kata Wiska.

Ketua Komisi III yang menjadi mitra kerja Dinas Perhubungan Kota Mataram ini, langsung melayangkan kritik tajam. Wiska merasakan performa Dishub terus menurun akhir-akhir ini.

a�?Jangankan pengawasan lalu lintas pada dini hari, persoalan kemacetan dan parkir saja masih belum tuntas,a�? kritik Wiska.

Wiska sendiri belum dapat penjelasan. Apakah kendaraan yang terekam CCTV itu pengendaranya berasal dari luar daerah atau dalam daerah. Bisa saja pengendara tidak paham jalur di dalam kota, atau sengaja ingin potong jalur. Tetapi seharusnya, karena itu merupakan jalan protokol, seharusnya pengamanan arus lalu lintas dilakukan secara maksimal setiap waktu.

a�?Di sana ada kantor gubernur, kantor wali kota, belum lagi ke arah lebih barat ada kantor BI. Seharusnya kawasan itu harus mendapat penjagaan petugas, harus ada yang patroli,a�? tegasnya.

Sebaliknya jika jalan protokol sepi dari penjagaan petugas, baik dari Dinas Perubungan dan kepolisian, tentu pelanggaran lalu lintas bakal kerap terjadi. Hal ini akan jadi stigma buruk dalam penegakan disiplin lalu lintas.

a�?Jalan protokol saja bisa begitu, bagaimana dengan jalan yang lain?a�? sindirnya.

Karena itu ia berharap, agar Dishub menempatkan petugas piket di jalan-jalan protokol. Mereka harus rutin melakukan pengamanan dan pemantauan jalan tersebut.

a�?Harus ada yang piket dan mengingatkan pengemudi yang salah jalur, sehingga tidak membahayakan orang lain,a�? tandasnya.

Sementara itu, dihubungi via ponsel Lalu Suryajagat, Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Mataram, mengaku belum menerima kabar soal kejadian lakalantas di Jalan Pejanggik yang kini viral.

a�?Belum, belum saya terima kabarnya, nanti saya coba telusuri,a�? kata Jagat.

Dia lantas mengatakan, seharusnya pengendara kendaraan bermotor memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang terpasang. Apalagi di jalan protokol, banyak rambu lalu lintas yang terpasang yang mestinya harus ditaati pengguna jalan.

a�?Saya rasa rambu-rambu yang kami pasang di sana cukup untuk mengingatkan pengendara,a�? ujarnya.

Tapi karena belum mengetahui kronologi secara pastinya, ia enggan berkomentar apakah kendaraan itu benar-benar melanggar atau tidak. Namun Jagat mengatakan, para petugas Dishub tetap diturunkan untuk mengatur arus lalu lintas di jalan-jalan tertentu.

a�?Ada pengawasan pagi dan sore,a�? terangnya.

Sementara untuk petugas yang piket dini hari, diakui itu di luar bidangnya. Ia lantas menyarankan untuk mengonfirmasi hal itu pada Kepala Bidang Operasi Pengendalian Lalu Lintas Dishub Kota Mataram, Fuddin.

Sayangnya, kontak Fuddin yang dimiliki Lombok Post, tidak ada bisa dihubungi, hingga berita ini diturunkan. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka