Ketik disini

Tanjung

Pemkab Lombok Utara Tertibkan Bangunan di Pesisir Gili Meno

Bagikan

TANJUNG-Penertiban bangunan di sempadan pantai Gili Meno dimulai hari ini. Pemkab Lombok Utara pun akan menurunkan ratusan personel untuk membantu pengusaha membongkar bangunannya. a�?Besok (hari ini, Red) fix kita laksanakan,a�? ujar Kabag Administrasi Pengendalian Pembangunan Setda Lombok Utara Lalu Majemuk, kemarin (23/4).

Ditambahkan Majemuk, untuk Gili Meno, penertiban akan dilakukan mulai 24-27 April mendatang. Sejauh ini dari 43 bangunan yang sudah didata berada di sempadan pantai, setengahnya sudah dibongkar sendiri oleh pengusaha.

a�?Sebagian besar sudah dibongkar sendiri. Jadi nanti kita akan bantu bersihkan sisa bangunan yang tidak bisa dibongkar. Mungkin ada yang terbuat dari beton jadi kami akan bantu dengan alat berat,a�? jelasnya.

Melihat kesadaran pengusaha mau membongkar sendiri bangunannya, Majemuk menilai langkah ini sangat bagus. Ini berarti pengusaha sudah paham apa dampak positif dari pembongkaran bangunan di sempadan pantai.

a�?Belajar dari pengalaman di Gili Trawangan, setelah pembongkaran wisatawan justru meningkat. Karena wisatawan datang itu ingin menikmati pantai tiga gili,a�? tandasnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara Tusen Lashima berharap, penertiban bisa berlangsung lancar dan damai. Semua pihak bisa menerima penertiban bangunan ini. a�?Tapi yang paling penting pascapenertiban ini yang harus dipikirkan dengan matang,a�? katanya.

Menurut politisi PDIP ini, seluruh proses penertiban harus tuntas. Jangan sampai setelah dibongkar kemudian ditinggal tanpa tindak lanjut lagi.

Meskipun rencana penataan Gili Meno dan Gili Air baru akan dilakukan 2019 mendatang, namun pihaknya tetap meminta pemkab terus mengawasi perkembangan di dua gili tersebut. Hal ini harus dilakukan agar tidak ada pengusaha yang coba-coba membangun kembali bangunan di sempadan pantai. a�?Meskipun baru bisa dibangun tahun depan yang penting kawasan itu bisa ditertibkan dulu. Karena anggaran penataan juga baru ada tahun depan, yang penting pengawasan harus tetap dilakukan,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka