Ketik disini

Headline Pendidikan

Server Ngadat Berjamaah di Hari Pertama UNBK SMP/Mts

Bagikan

MATARAM-Hari pertama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) untuk SMP/MTs di NTB benar-benar buruk. Seperti saat UBBK di SMA/Ma dan SMK, gangguan server kembali terjadi. Yang lebih parah, gangguan server ini pun terjadi masal di seluruh NTB. UNBK pun molor hingga satu jam.

Di SMPN 7 Mataram, ganguan server terjadi pada ujian sesi pertama yang dimulai pukul 07.30. Tiba-tiba server mati (offline) yang berarti tidak bisa diakses komputer yang digunakan untuk ujian oleh siswa.

Kondisi ini membuat pihak sekolah panik dan menelepon kesana kemari. Sebab, siswa tidak bisa menjawab soal ujian. Server yang offline menyebabkan soal tak muncul di komputer.

a�?Tiba-tiba satu ruang di sekolah tidak bisa koneksi server,a�? aku Kepala SMPN 7 Mataram H Sibawaih kepada Lombok Post, kemarin (23/4).

Dari empat ruang ujian di sana, satu ruangan tidak koneksi server. Ia pun bergegas mencari bantuan ke proktor. Namun, ada pemberitahuan bahwa gangguan tersebut memang disebabkan oleh gangguan di server pusat. Bagi siswa yang sedang mengerjakan soal maka diminta untuk melanjutkan. Sebaliknya, A�siswa yang belum masuk ke halaman soal diminta menunggu hingga status server aktif agar bisa merilis token.

Gangguan ini berlangsung selama satu jam. Selama itu, siswa tidak bisa apa-apa. Cuma duduk di depan komputer. Atas permasalahan ini maka waktu ujian molor.

a�?Kita mestinya selesai pukul A�9.30 Wita untuk sesi pertama, tapi ini kita selesai 10.30 Wita,a�? sebutnya. Akibatnya, jadwal ujian di sesi berikutnya pun juga molor.

Pelaksanaan UNBK di SMPN 7 Mataram terbagi dalam lima ruangan. Masing-masing ruang dilengkapiA� 40 unit komputer dan satu server. a�?Setiap ruang ada satu unit komputer cadangan. Selain itu, ada ruang cadangan dilengkapi delapan unit komputer dan satu unit server,a�? urainya.

Gangguan server juga terjadi di SMPN 12 Mataram. Tiba-tiba tiga unit komputer di ruangan satu tidak bisa tersambung server. Begitu juga di ruang dua ada dua unit komputer yang mendadak macet.

a�?Kita minta siswa menunggu. Karena ini bukan hanya terjadi di sekolah kami,a�? ujarnya.

Diungkapkan, gangguan yang terjadi bukan hanya di sekolah dipimpinnya, namun semua sekolah di NTB. Bahkan diluar NTB juga ada yang gangguan. a�?Ini gangguan secara menyeluruh. Bukan hanya pada kita saja,a�? akunya.

Tak hanya sekolah pinggiran, namun sekolah jantung kota juga gangguan server. Seperti SMPN 6 Mataram. Di sana, lima siswa yang jadwal ujian sesi pertama terpaksa ujian di ruang cadangan dampak dari gangguan server. a�?Siswa ini sudah masuk ke laman server, tapi begitu gangguan mereka keluar. Mencoba masuk kembali tidak bisa,a�? kata Kepala SMPN 6 Mataram Azizzudin.

Kondisi ini membuat lima siswanya terpaksa mengikuti ujian di ruang cadangan. Jika tidak maka siswa tak dianggap ujian . Azis tidak berani meninggalkan sekolah pada UNBK. Pada hari pertama semua kasek mengikuti rapat di Bappeda. Namun ia tidak menghadirinya agar bisa memantau UNBK di sekolah.

a�?Sesi pertama ada lima siswa kami tidak bisa ujian sesuai jadwal. Tapi kita alihkanA� mereka di ruang cadangan pada sesi kedua,a�? kata Azis.

Siswa Panik

Di Sekolah Menengah Pertama Kristen (SMPK) Kesuma Mataram, server yang ngadat menyebabkan siswa di sana panik. Server soal down selama 20 menit. Server mulai terlihat bermasalah, setelah beberapa puluh menit siswa mengerjakan soal di layar komputer masing-masing. Namun tiba-tiba soal tidak bisa diakses lagi. Siswa di SMPK Kesuma pun sempat panik. Begitu juga guru pengawas dan teknisi.

a�?Downnya sekitar 20 menit,a�? kata guru pengawas sekaligus teknisi lokal SMPK Kesuma, Albertus Ganjar Prasetyo Wibowo.

Pria yang karib disapa Bowo ini latas mencoba berkomunikasi dengan sejumlah pihak. Dari sana ia mendapat penjelasan jika server down tidak hanya terjadi di SMPK Kesuma saja. Tetapi juga terjadi secara nasional.

a�?(Saya bilang ke siswa) jangan panik ini di semua tempat,a�? tutur Bowo.

Siswa yang dapat penjelasan, berangsur-angsur tenang. Sembari menunggu server kembali normal, mereka memanfaatan waktu untuk merelaksasikan lagi pikiran.

Kepala SMPK Kesuma SR. M. Aloysia menambahkan server down cukup membuat guru dan teknisi lokal sekolah ikut panik. Lalu mencoba mengecek apakah penyebabnya dari kendala lokal. Sampai akhirnya ada penjelasan jika server down itu se nasional.

a�?Server down itu tidak membuat siswa harus menjawab ulang,a�? jamin Aloysia.

Semua jawaban siswa sebelum server down sudah terekam dalam sistem. Setelah server kembali normal sekitar pukul 09.00 wita, mereka bisa kembali melanjutkan untuk menjawab soal yang tersisa.

a�?Waktu dan soalnya tidak ada yang terganggu,a�? ujarnya.

Di SMPK Kesmua tercatat sebanyak 152 siswa yang ikut UNBK. Sekolah ini mampu membagi siswanya mengikuti UNBK dalam dua sesi. Hal ini karena ada support secara sukarela dari orang tua untuk melengkapi kebutuhan alat untuk menggelar UNBK.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Sudenom langsung menerima laporan terkait server yang ngadat. Sudenom sendiri kemarin memantau UNBK di beberapa sekolah. a�?Ini juga yang terjadi tadi di SMPN 2 Mataram, kasusnya persis sama,a�? kata Denom.

Soal apa penyebabnya, Sudenom mengaku tidak bisa menjelaskan. Apa yang membuat server itu sempat down cukup lama. Menurutnya penjelasan bisa didapat dengan menunggu informasi dari pusat. Atau dengan mendatangi posko UNBK SMP yang ada di Provinsi.

a�?Kita bukan ahlinya, ndak tahu rahasianya, yang tahu posko yang terus memantau di Dinas Pendidikan Provinsi,a�? tukasnya.

Sementara itu terpisah, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Mataram H Lalu Mohammad Sidik geram. Sebab, pangkal soal ternyata dari gangguan server pusat. Mestinya kata dia, UNBK tingkat SMP/MTs ini dipersiapkan secara matang. Tidak terjadi gangguan server seperti sekarang ini.

a�?Secara tidak A�langsung ini merusak mental anak,a�? cetusnya.

Setiap sekolah ada saja siswa yang tidak bisa berbuat apa-apa karena gangguan server ini. a�?Ini kan membuat siswa tidak tenang. Kita saja pas ujian tiba-tiba ada masalah pasti buyar konsentrasi,a�? urainya.

Menurutnya, pelaksanaan UNBK tidak siap dari pusat. Mestinya jika ada perbaikan server jangan dilakukan sekarang pada saat orang ujian. a�?Ya, diperbaiki pas tidak ada orang ujian,a�? singkatnya.

Tak hanya itu, server ini harus diujicoba sebelum ujian berlangsung. Sehingga tahu apa yang menjadi kelemahan dan kelebihan. a�?Ini perbaikan kok dilakukan pas anak ujian,a�? kesalnya.

Sidik mencemaskan gangguan server ini akan berdampak pada hasil ujian. Karena bagamaimana pun mental siswa terganggu. Belum lagi siswa harus berlari dengan waktu guna bisa menyelesaikan ujian.

a�?Saya khawatir ini akan berdampak pada hasil ujian,a�? cetusnya.

Sementara itu Ketua Panitia UN NTB H Sukran mengaku, gangguan server terjadi tadi pagi (Senin,Red) pada sesi pertama. Sehingga siswa yang belum masuk ke halaman soal tidak bisa mengerjakan soal. Sementara siswa yang sudah masuk tinggal melanjutkan. Gangguan ini berlangsung selama kurang lebih satu jam. Namun demikian itu bisa diatasi.

a�?Tadi pagi ada perbaikan server pusat,a�? tukasnya.

Untuk diketahui, total peserta UN SMP/MTs 2018 mencapai 91.419 siswa.A�Dimana,A� 39.340 siswa di antaranya mengikuti UNKP, dan 51.989A� siswa mengikuti UNBK. Sementara jumlah sekolah 1.698 SMP/MTsA� di NTB, 62,07A� persen atau setara 1.054 sekolah menggelar UNKP. Sisanya 37.93A� persenA� atau 644 sekolah menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). (jay/zad/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka