wholesale nfl jerseys KPK Bekali Cabup dan Cawabup Lotim Agar Tak Korupsi

Ketik disini

Selong

KPK Bekali Cabup dan Cawabup Lotim Agar Tak Korupsi

Bagikan

SELONG-Untuk mendorong perilaku antikorupsi di kalangan kepala daerah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin (3/5) memberikan pembekalan di Hotel Santika Mataram. Bekerja sama dengan KPU NTB, KPK mengundang semua calon kepala daerah baik gubernur maupun bupati walikota. Termasuk diantaranya empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur (Lotim).

“Ini untuk paslon kepala daerah, termasuk calon Bupati dan Wakil Bupati Lotim agar mereka mengetahui dan tunduk pada aturan yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi,” terang Komisioner Divisi Hukum KPU Lotim Taharuddin.

Mengingat, saat ini banyak kepala daerah terpilih diciduk KPK karena tindak pidana korupsi. Sehingga, para calon kepala daerah dibekali agar tahu mana batas dan tindakan yang masuk ranah korupsi dan tidak. Untuk mencegah mereka sedini mungkin agar tidak terlibat aksi korupsi ketika terpilih nanti.

 “Termasuk diantaranya mencegah gratifikasi dalam persoalan proyek pambangunan daerah,” lanjut Tahar.

Sehingga, dalam pembekalan ini juga para calon kepala daerah diminta mengumumkan jumlah kekayaan mereka berdasarkan LHKPN yang disampaikan ke KPK. Pantauan Lombok Post, empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lotim terlihat mengikuti seluruh rangkaian acara pembekalan. Dimulai sekitar pukul 08.30 Wita, pembekalan berakhir sekitar pukul 13.00 Wita. Keempat pasangan calon tersebut juga mengumumkan ke publik jumlah harta kekayaan yang dimiliki masing-masing.

Mulai dari pasangan H Haerul Warisin dan H Machsun Ridwainnya. Pasangan ini menjadi yang terkaya dengan H Haerul Warisin memiliki kekayaan Rp 23,7 miliar dan H Machsun Ridwainny sebanyak Rp 50,7 miliar. Sementara pasangan nomor urut dua Ali Masadi memiliki kekayaan Rp 8,8 miliar dengan wakilnya Putrawan Habibi sebesar Rp 44 juta.

Sedangkan pasangan nomor urut tiga, Calon Bupati HM Sukiman Azmy memiliki kekayaan sebesar Rp 6 miliar dan wakilnya H Rumaksi Rp 11 miliar. Sementara pasangan nomor urut empat yakni HM Syamsul Luthfi memiliki kekayaan sebesar Rp 3,9 miliar dan wakilnya H Najamuddin Moestafa sebesar Rp 2,3 miliar.

Calon Wakil Bupati Lotim nomor urut empat H Najamuddin Moestafa merespon positif pembekalan yang dilakukan KPK.

“Sehingga laporan kekayaan ini kemudian bisa menjadi dasar untuk dilakukan audit. Jangankan hanya audit administrasi, saya justru mendukung audit investigasi kenyataan di lapangan,” dukungnya.

Dengan adanya pola-pola seperti ini, H Najamuddin mengaku akan mengarahkan sistem pemerintahan good and clean government. Sehingga para pemimpin atau kepala daerah selamat dalam mengelola APBD dan rakyat juga sejahtera. “Saya setuju mengikuti sistem ini. Pemerintah juga harus punya RKPD agar rakyat selamat. Jangan hanya copy paste,” ucap dia.

Sedangkan Direktur Penelitian dan Pengembagan (Litbang) KPK Wawan Wardian mengatakan pihaknya optimis korupsi bisa dicegah dan dihentikan asal dilakukan bersama oleh seluruh elemen. “Dengan komitmen yang kuat, pembekalan ini merupakan langkah awal untuk mencegah kasus korupsi yag sudah banyak menjerat kepala daerah di Indonesia,” tandasnya. (ton/r2)

viagra for sale, buy dapoxetine online

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka