Ketik disini

Metropolis

Nelayan Mataram Bakal Dapat Kartu Kusuka

Bagikan

MATARAMSebuah kartu baru disiapkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Kartu ini diberi nama kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan atau disingkat Kusuka. Saat ini Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kota Mataram dalam proses pendistribusian ratusan kartu pada nelayan.

“Kita ada jatah sebanyak 650 kartu,” kata Kepala DKP Kota Mataram Baiq Sujihartini.

 Saat ini, proses verifikasi tengah dilakukan oleh tim sosialisasi. Teknisnya kartu nantinya akan dikeluarkan oleh bank yang ditunjuk sebagai rekanan. Kartu ini selain untuk meningkatkan kesejahteraan, juga untuk mendata berapa jumlah nelayan yang mau jadi pengusaha.

“Jadi tidak hanya menjadi penangkap ikan di laut saja,” ulasnya.

Hartini meyakinkan, ini bukti pemerintah terus membuat terobosan dan akseleresi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan. Apalagi di Kota Mataram, selama ini pemukiman nelayan selalu ditunjuk sebagai kantong penyumbang kemiskinan terbesar.

Dengan adanya kartu ini, diharapkan kesejahteraan nelayan akan makin ditingkatkan. “Tidak hanya pemenuhan hak dasar melalui asuransi dan kartu nelayan,” jelasnya.

Jumlah nelayan yang sudah terdata di Kota Mataram sebanyak 1.426. Ini didasari dari jumlah kartu nelayan yang terdistribusi. Hartini tak menutup peluang semua nelayan bisa mendapatkan kartu ini. Sehingga pemerataan kesejahteraan bisa dirasakan.

Dasar hukum kartu ini sendiri dikatakan dari Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 39 Tahun 2017 Tentang Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan. “Dengan keluarnya perundangan tentang kartu Kusuka, otomatis regulasi kartu nelayan juga berubah,” paparnya.

Para pemegang kartu ini nantinya akan dapat banyak bantuan terkait peningkatan usaha mereka. Kartu Kusuka juga akan jadi identitas profesi pelaku usaha kelautan dan perikanan. Fungsi lainnya, sebagai basis data dalam memudahkan perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan.

buy paroxetine online without prescription, generic zithromax

“Selain itu, sebagai sarana dalam memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program kementerian. Sedangkan manfaatnya, menjadi pra-syarat program KKP, seperti bantuan pemerintah, perizinan, dan lain-lain,” ulasnya.

Sesuai namanya, katu itu bukan hanya berlaku ekslusif bagi para nelayan tangkap saja. Tapi semua pelaku usaha perikanan lain seperti pembudidaya, pengolah, dan pemasar juga akan menerima kartu ini. Hal ini diyakini akan banyak berpengaruh dalam mengubah stigma ekonomi masyarakat pesisir.

“Dengan perlindungan usaha seperti ini kita berharap nelayan bisa lebih sejahtera,” pungkasnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka