Ketik disini

Headline Metropolis

MNEK 2018 Memang Luar Biasa!

Bagikan

LOMBOK BARAT-Hari ini latihan gabungan Angkatan Laut berskala internasional Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 akan dibuka secara resmi. Namun begitu, kemeriahan event yang dihadiri 5.500 personel angkatan laut dari 36 negara ini sudah tersaji dalam dua hari terakhir. Dan apa yang tesaji tesebut adalah benar-benar sejarah bagi NTB.

Di antara aksi-aksi yang paling membetot perhatian warga adalah aksi akrobatik pesawat tempur yang dalam dua hari terakhir membelah langit Pulau Lombok. Asap putih yang meluncur dari ekor pesawat-pesawat akrobatik tersebut menjadikan atraksi tersebut benar-benar memukau. Masyarakat pun berbondong-bondong melihat dari dekat, dan berdecak kagum.

                Sebanyak 51 kapal perang dan 28 pesawat tempur semenjak kemarin memang telah hadir di Lombok. Sementara para delegasi angkatan laut dari 36 negara pun sudah lengkap berdatangan.

Komandan KRI Tongkol Mayor Laut Pelaut Afif Hidayaturrahman disela-sela mempersiapkan acara pembukaan di Pelabuhan Lembar, kemarin (4/5) mengatakan, pada Kamis, gladi sudah dilakukan dipimpin langsung oleh Asisten Operasi Kasal Laksamana Muda (TNI) Aan Kurnia.

Pada pembukaan hari ini akan digelar visit inspection dengan menggunakan dua kapal barracuda. Di kapal tersebut akan berada Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi, para menteri antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan para pejabat penting dari pusat dan provinsi.

Selama visit inspection ini berlangsung, penyeberangan di Pelabuhan Lembar menuju Padangbai rencananya akan ditutup selama dua jam. Setelah itu, penyeberangan akan berlangsung normal seperti biasanya.

Afif menuturkan, setelah acara pembukaan, dari atas kapal KRI Tongkol dilakukan pelayaran dengan waktu kurang lebih satu hingga satu setengah jam. Pelayaran itu nantinya melintasi kapal-kapal perang milik negara sahabat dan Indonesia.

“Jadi dari sini, ada penghormatan dan yel-yel dari seluruh kapal,” terang Afif.

MNEK sendiri adalah latihan bersama berskala internasional yang diinisiasi Indonesia melalui TNI AL dan tidak berorientasi tempur. Dan kegiatan MNEK ini sangat padat. Tak hanya dipusatkan di Lembar. Namun berlangsung juga di Mataram dan Lombok Utara.

Pada hari ini di Kota Mataram akan ada kirab kota atau city trip yang menghadirkan para delegasi. Di hari bersamaan, digelar pula Pelayaran Kebangsaan diikuti 400 pelajar NTB.

Sementara pada Ahad (6/5), digelar fun run yang dimulai dan finish di Islamic Center. Serta pameran kemaritiman yang menampilkan produk-produk bertemakan kemaritiman. Seluruh kegiatan akan berlangsung hingga 9 Mei 2018.

“Ada juga lomba masak Ayam Taliwang para chef dari kapal perang ini, dan masih banyak lagi,” imbuhnya.

Delegasi Berwisata

Sementara itu, para delegasi berbagai negara yang sudah tiba di Lombok kemarin memanfaatkan waktu senggang untuk menikmati dari dekat keindahan destinasi wisata Lombok.

doxycycline monohydrate chlamydia, acquire zithromax

                Mereka berkumpul di Pelabuhan Lembar sebelum keliling menggunakan bus. Seperti angkatan laut China yang tiba Lembar pagi kemarin. Layaknya turis, para personel angkatan laut tersebut berpakaian santai dan berswafoto dulu sebelum naik bus. Selain pasukan dari China, juga terlihat angkatan laut dari Bangladesh, dan Singapura.

Rombongan turis militer itu berkumpul di Lombok Epicentrum Mall (LEM), baru setelah itu mereka menyebar ke berbagai destinasi wisata yang ingin dikunjungi. Lokasi pelesiran diarahkan para tour guide, ada yang ke kawasan KEK Mandalika dan Gili Trawangan.

                Mahesa, salah seorang event organizer menjelaskan, para peserta MNEK memanfaatkan jeda waktu sebelum pembukaan dengan pelesir. Panitia bekerja sama dengan travel yang mengarahkan tujuan kunjungan mereka. Namun, ada beberapa negara seperti Australia sudah memilih KEK Mandalika sebagi tujuan utama. Sementara pasukan dari China dan Bangladesh mengikuti arahan panitia untuk berkumpul terlebih dahulu di LEM.

”Kita siapkan guide dan dia yang mengarahkan kemana jalan-jalanya,” terangnya.

Pelesiran para tentara angkatan laut tersebut menjadi momen yang ditunggu para pelaku wisata. Mulai travel, pengusaha hotel, rumah makan, pedagang mutiara hingga pedagang kaki lima.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB H Lalu Abdul Hadi Faishal mengatakan, banyaknya event nasional dan internasional seperti MNEK 2018 memberikan dampak positif bagi pariwisata NTB. Pelaku usaha tentu sangat diuntungkan. Tetapi yang tidak kalah penting adalah promosi gratis bagi wisata NTB.

”Kita mendapatkan promosi pariwisata gratis luar biasa,” kata Hadi yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB itu.

Ia mengtakan, saat ini Lombok menjadi 10 destinasi wisata dengan hunian tertinggi di Indonesia. Laporan terakhir menunjukkan tingkat hunian hotel di Lombok kemarin mencapai 96,75 persen. Tingginya hunian hotel tersebut tidak hanya karena ada event MNEK tetapi juga event Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional dan Rinjani Run 100 yang digelar dalam waktu bersamaan.

Peserta yang datang membawa serta keluarga dan kerabatnya sehingga jumlah pengunjung berlipat ganda.  ”Harapan kita akan banyak event-event seperti ini,” katanya.

Event tersebut sangat membantu karena hotel baru saja keluar dari musim sepi hunian dan baru akan menuju musim puncak hunian. Untuk itu, bulan Ramadan mendatang, PHRI juga akan menggelar Bulan Belanja Murah (BBM) untuk menarik wisatawan, dimana hotel dan restoran akan memberikan diskon besar-besaran. (ewi/ili/r3/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka