Ketik disini

Selong

Daging Melonjak, Sembako Cenderung Stabil

Bagikan

SELONG-Menjelang Bulan Ramadan 1439 Hijriah, harga sejumlah komoditas di pasar mengalami kenaikan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Lombok  Timur (Lotim) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dispedindag) menggelar pasar sembako murah dengan memberikan harga distributor. Sebagai bagain dari upaya mengendalikan harga pangan agar stabil.

“Pasar murah ini kami laksanakan selama dua hari sejak Senin di Selong dan hari ini (kemarin, Red) di Masbagik untuk mengantisipasi lonjakan harga. Ada beberapa jenis sembako yang dijual seperi beras, minyak goreng, gula dan yang lainnya,” terang Kepala Disperindag Lotim Teguh Sutrisman.

Diadakannya pasar murah ini selain memberikan harga terjangkau bagi masyarakat juga mengingatkan pedagang agar tidak menjual sembako jauh di atas harga normal. Khususnya ketika memasuki Ramadan. Karena, Teguh sapaannya mengingatkan pedagang seharusnya justru lebih banyak berbuat amal daripada harus mencari keuntungan sebanyak-banyaknya di bulan puasa.

 “Masyarakat juga jangan terlalu konsumtif saat puasa tiba. Agar tidak terjadi lonjakan harga,” cetusnya.

Sementara dari penjelasan Kabid Perdagangan Disperindag Lotim Farida Afriani, sejumlah komoditas saat ini memang sudah mulai mengalami kenaikan. Misalnya saja seperti cabai, beras hingga daging ayam dan daging sapi. Hanya saja beberapa komoditas sembako masih cenderung stabil.

 “Harga daging sapi yang memang ada kenaikan 3-10 persen. Semula berada di kisaran Rp 100 ribu kini sudah naik di kisaran Rp 120 ribu di pasar.

Sedangkan untuk beras, kisaran harga masih berada di angka Rp 45 ribu. “Kalau kami di sini jualnya Rp 41 ribu per lima kilogram beras,” bebernya.

Selain memberikan harga yang murah,  pasar murah ini juga bertujuan untuk mendekatkan masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Saat digelar di area Pasar Masbagik kemarin, sejumlah warga dari berbagai desa langsung menyerbu pasar murah ini. Mulai dari Desa Masbagik Selatan, Masbagik Timur,  Masbagik Utara dan Masbagik Utara Baru.

Pjs. Bupati Lotim H Ahsanul Khalik pada kesempatan itu juga meninjau pasar murah ini. Ia berharap  kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. “Ini juga untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga dan menekan laju inflansi di daerah,”  ungkapnya.

Khalik berharap dinas terkait dengan tim pengendali laju inflansi daerah harus bekerjasama untuk melakukan pemantauan di lapangan. Untuk mencegah terjadinya permainan harga. Selain melibatkan Disperindag Lotim, pasar murah ini juga melibatkan Dinas Ketahanan Pangan,  Bulog,  Distributor, Retail modern Indomaret dan Alfamart serta pelaku usaha lainnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka