Ketik disini

Giri Menang

Ke Pasar, Disperindag Musnahkan Makanan Mengandung Boraks

Bagikan

GIRI MENANG-Menjelang masuknya bulan Ramadan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lobar mengunjungi beberapa pasar tradisional, kemarin (15/5). Mereka didampingi perwakilan dari Balai Besar POM Mataram, Polda NTB, instansi terkait lingkup Provinsi NTB, Balai Karantina Ikan, YPK NTB, Disperindag Lobar, dan Satpol PP Lobar.

Mereka dibagi menjadi tiga tim kecil yang menyasar tiga pasar. Yakni Pasar Gunungsari, Pasar Narmada, dan Pasar Gerung.

Para pedagang yang dikunjungi, mengaku tidak kaget dengan kedatangan tim. Lantaran kegiatan semacam ini sudah rutin dilakukan menjelang Ramadan.

Kasi Perlindungan Konsumen dan Penyuluhan Disperindag Lobar M Busyairi mengatakan, kunjungan kali ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan terhadap bahan pangan yang mengandung bahan berbahaya. Seperti formalin, boraks, rhodamine B, dan bahan berbahaya lainnya.

Pada ketiga pasar tersebut, dilakukan uji sampel langsung secara acak terhadap produk pangan. Guna mengetahui ada tidaknya kandungan bahan berbahaya.

Dari hasil uji tersebut, di Pasar Narmada ditemukan beberapa jenis produk pangan yang mengandung boraks. Diantaranya, pada mie kuning basah, pincuk sagu, dan kerupuk terigu tempe.

“Sedangkan di Pasar Gerung dan Gunungsari, ada kerupuk terigu positif boraks,” kata Busyairi.

Atas temuan tersebut, tim kemudian melakukan penyitaan produk dan pemusnahan barang bukti. Yang disaksikan oleh tim dan mandor pasar masing-masing.

Kepada pelaku usaha yang menjual, sambungnya, kemudian diminta untuk menandatangani surat pernyataan. Isinya, tidak akan menjual produk sejenis yang bisa membahayakan kesehatan konsumen.

“Dari sisi produsen apabila ada di wilayah Lobar, maka dilakukan pembinaan oleh Disperindag agar tidak lagi menggunakan bahan berbahaya untuk produk pangannya,” pungkasnya. (ewi/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka