Ketik disini

Kriminal

Oknum Kadus Diduga Terlibat Illegal Logging

Bagikan

MATARAM-Oknum aparatur Desa Serage, Lombok Tengah (Loteng), diduga terlibat illegal logging. Terduga berinisial AM dipergoki tengah memuat dua kubik kayu jenis Sonokeling di depan rumahnya, Sabtu malam (9/6).

Penemuan itu berawal ketika Bhabinkamtibmas dan Babinsa Serage hendak menghadiri acara pembukaan MTQ tingkat dusun. Di tengah perjalanan, mereka mendapat informasi dari masyarakat adanya aktivitas bongkar muat kayu di Desa Serage.

Petugas kemudian mengecek kebenaran informasi yang mereka terima. Sekitar pukul 21.00 Wita, Babinsa dan Bhabinkamtibmas menuju lokasi bongkar muat kayu, yang berada tepat di rumah Kepala Dusun berinisial AM.

Ketika tiba di lokasi, beberapa buruh kayu rupanya telah menaikkan sekitar 20 batang kayu Sonokeling ke dalam mobil boks. Karena mengetahui bahwa kayu Sonokeling merupakan jenis yang langka dan dilarang diperdagangkan, petugas menanyakan kelengkapan dokumen kayu.

”Petugas tanya dokumennya ke pemilik rumah yakni AM dan sopir mobil boks itu,” kata penyidik Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB Astan Wirya, kemarin (10/6).

Pertanyaan petugas membuat AM dan sopir mobil boks kebingungan. Sebabnya, memang tidak ada dokumen dalam kepemilikan kayu Sonokeling yang dimuat ke dalam mobil boks tersebut.

AM nampaknya telah membayangkan proses hukum yang akan dia jalani karena tidak mengantongi dokumen. Karena itu, setelah pertanyaan petugas, dia bersama sopir mobil boks memilih kabur.

Keduanya meninggalkan mobil boks berisi barang bukti. Yakni, sekitar 20 batang kayu Sonokeling berukuran besar atau setara dengan dua kubik, sembilan karung berisi pipet plastik,.

Astan mengatakan, temuan ini langsung dilaporkan Babinsa ke Danramil 1620-04/Praya Barat. Laporan kemudian diteruskan ke Dandim 1620/Loteng. ”Sudah dilakukan pengecekan barang bukti bersama rekan-rekan dari Koramil Praya Barat dan Kodim Loteng,” ujar Astan.

Lebih lanjut, petugas sempat kesulitan membawa mobil boks yang memuat kayu. Ini disebabkan sopir mobil kabur membawa kuncinya dan membiarkan mobil terparkir di depan rumah Kadus Dasan Baru.

”Akhirnya kita pindahkan barang bukti ke truk yang juga ada di lokasi. Sekarang kayunya masih ada di Makodim,” terang dia.

Mengenai keberadaan terduga pelaku, kata Astan, masih dicari petugas. Mereka bersama TNI akan berkoordinasi dengan Kades Serage untuk mencari AM. ”Masih kita cari terduga. Sementara itu dulu, kalau sudah tertangkap, baru kita kembangkan lagi,” pungkas Astan.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys