Ketik disini

Headline Kriminal

Polres Loteng Tembak Begal Wisatawan

Bagikan

PRAYA-Tersangka pelaku pembegalan dan terhadap wisataan asing  di selatan Lombok Tengah (Loteng) Tertangkap. Bahkan pria berinisial Np asal Dusun Ujung Desa Kuta, Pujut Loteng tersebut pincang setelah Polres setempat, menghadiahkan timah panas di kaki kanannya.

        “Itu karena bersangkutan berusaha kabur dan melawan petugas,” tegas Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Loteng AKP Rafles P Girsang, kemarin (25/6) dalam jumpa persnya.

        Bersangkutan, terang Rafles merupakan residivis, sudah seringkali keluar masuk penjara. Kasusnya pun sama. Begitu pula empat rekannya yang lain. Hanya saja, Polres baru menciduk dua orang inisial PR dan PK masing-masing warga Desa Rambitan dan Desa Kuta, Pujut. Sedangkan dua orang lainnya, ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

        Identitas dan alamatnya pun, tekannya sudah dikantongi. Tinggal menunggu waktu saja, mereka akan diseret kejeruji besi Polres Loteng. Satreskrim pun berharap, agar menyerahkan diri saja. Kalau tidak, maka siap-siap saja menerima sanksi tegas.

“Aksi mereka ini sudah berjalan sejak tahun 2004 lalu,” bebernya.

        Hanya saja, terang Rafles dari pengakuan para pelaku, mereka baru menjalankan aksi sebanyak enam kali. Dua tempat kejadian perkara (TKP) diantaranya di pantai Seger dan masing-masing satu kali di pantai Kuta, pantai An, pantai Torok Aik Belek dan pantai Aik Lengis. Mereka pun tidak segan-segan melukai korbannya, kalau melawan.

        Kasus terakhir, lanjutnya melibatkan warga negara asing (WNA) asal Argentina. Modusnya, mereka mengintai korban, saat menikmati pantai. Begitu lengah, mereka bergerak cepat mengambil motor korban. Mereka pun membagi tugas, ada yang bagian eksekusi, mengawasi hingga menyimpan dan menjual hasil curian.

        Terkadang, ungkap Rafles mereka juga menghadang korbannya ditengah jalan. Lalu, merampas kendaraan. Dengan cara, mengancam dan melukai korbannya. Kepolisian pun, sudah lama memburu kelompok dari NP tersebut.

        “Mereka ini sindikat kelas lokal. Barang bukti yang berhasil kami amankan, ada tiga motor. Mereka diancam kurungan tujuh tahun penjara,” ujarnya.

        Lebih lanjut, pihaknya pun menyerukan agar para wisatawan asing dan domestik, lebih berhati-hati dan waspada. Jangan melewati jalan-jalan yang sepi. “Mohon dukungan masyarakat lingkar pantai, agar bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan,” serunya lagi.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys