Ketik disini

Selong

Lotim tanpa Wakil di Asean Games

Bagikan

SELONG — Dari 14 atlet NTB yang mewakili Indonesia di Asean Games 2018, nama atlet dari Lombok Timur tak satu pun muncul. Hal tersebut seharusnya menjadi tanda tanya besar, melihat bumi patuh karya sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di NTB.

“Belum ada,”  kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur M Zaini, Senin (23/7).

Kata dia, dengan jumlah penduduk yang ada, pihaknya tidak kesulitan dalam mengidentifikasi potensi atlet berbakat. Hanya saja, dibutuhkan faktor pendukung untuk dapat mengangkat potensi-potensi atlet yang belum tersentuh.

Faktor pendukung yang pertama dan paling penting menurutnya adalah anggaran. Minimnya anggaran menyebabkan tidak adanya faktor pendukung lain berupa sarana pra sarana, dan juga pelatihan dan pembinaan para atlet.

Dispora yang belum lama terpisah dari dinas pendidikan sampai saat ini belum bisa membangun Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD). “Kalau Mataram kan punya itu,” terangnya.

Adapun anggaran dana untuk pelatihan dan pembinaan juga dianggap sangat penting. Menurutnya, dengan adanya pembinaan serius sejak awal, pengembangan atlet bisa dilakukan sejak dini. Mulai dari sekolah yang ada di setiap kecamatan.

“Pembinaan ini penting. Zohri kan mendapat binaan dari sekolah. Jadi harapan kita ini bisa ditingkatkan,” tutur Zaini.

Adapun mengenai persoalan anggaran yang saat ini masih mengandalkan APBD, Zaini mengatakan Dispora sudah mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) 2019. Meski belum menerima jumlah yang akan didapatkan, ia mengaku adanya DAK akan sangat membantu program Dispora ke depannya.

“Ini merupakan lampu hijau bagi kita,” tandasnya. (tih/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka