Ketik disini

Giri Menang

Jangan Biarkan LCC Nganggur

Bagikan

GIRI MENANG-Kehadiran pusat perbelanjaan Lombok City Center (LCC) sempat membawa secercah harapan bagi masyarakat Desa Gerimax, Kecamatan Narmada. Dulu, mal ini dipercaya mampu menyerap ratusan lapangan kerja dari Desa Gerimax. Sayangnya, sejak tutup akhir tahun 2017 lalu, LCC justru hanya menjadi bangunan sepi yang tak membawa manfaat apa-apa.

“Dulu sempat ada beberapa warga yang kita masukkan bekerja di LCC. Nggak banyak, sekitar puluhan,” tutur Kepala Desa Gerimax Lalu Habibullah.

Itu pun, diungkapkannya, warga Desa Gerimax sempat menggelar aksi unjuk rasa terlebih dulu. Karena, sejumlah warga tidak terakomodir. Sementara sejumlah pekerja yang dipekerjakan di LCC justru orang dari luar.

Setelah melakukan mediasi dengan pihak pengelola, baru kemudian puluhan warga diakomodir bekerja di LCC. Mulai dari pramuniaga, pekerja gudang, hingga satpam.

Sayangnya, setelah LCC tutup, mereka dipindahtugaskan ke sejumlah lokasi di luar daerah lainnya. Namun ada juga yang sebagian dipanggil untuk bekerja di LCC secara berkala.

Misalnya satpam yang berasal dari Desa Gerimax. Hingga saat ini sebagian masih bekerja. Mereka bertugas menjaga gedung yang disewakan manajemen kepada masyarakat umum.

“Ada yang memang masih jadi satpam di sana. Cuma beberapa sudah tidak lagi,” tuturnya.

Dengan kondisi LCC yang tepat berada di belakang Kantor Desa Gerimax saat ini, Habib sapaannya mengaku sebenarnya merasa prihatin. Karena di satu sisi, ia yakin, semangat dibangunnya LCC sangat baik. Untuk semakin menghidupkan roda ekonomi di Lombok Barat. Sayangnya, niat tersebut tidak sesuai harapan.

Justru saat masih menjadi lahan pertanian, LCC dulu menurutnya sempat membawa dampak lapangan kerja bagi masyarakat desa. Dimana, masyarakat bisa menggarap lahan pertanian, seluas 8,4 hektare di area lahan yang kini sudah “ditanami” beton itu.

“Kalau kami harapannya ya, ingin LCC ini hidup kembali. Kalau nggak bisa hidup jadi pusat perbelanjaan, ya bisa jadi pabrik atau apa saja yang bisa menyerap lapangan kerja,” harap Kades yang menjabat sejak tahun 2015 tersebut. (ton/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka