Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Ratusan Buyers Sepakat Hadiri Direct Sales Pariwisata NTB September Mendatang

Bagikan

MAKASSAR—Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB terus memperkuat sinergi dengan para pelaku wisata di kota-kota besar yang berpotensi menjadi titik transit wisatawan sebelum tiba ke NTB.

Sejek Kamis Rabu (25/7) hingga  Jumat (27/7) tim BPPD NTB melakukan advance meeting dengan Dinas Pariwisata Kota Makasar, Dinas Pariwisata Toraja dan asosiasi pariwisata se Sulawesi Selatan.

Hasilnya ratusan pengusaha pariwisata menandatangani kesepakatan untuk hadir dalam acara Direct Sales yang akan digelar BPPD NTB di Makassar September mendatang. Mereka akan dipertemukan dengan para seller produk pariwisata asal NTB.

“Kami bersyukur sambutan para pelaku pariwisata di Sulawesi Selatan sangat luar biasa, kami berharap hubungan ini dapat membawa lebih banyak lagi wisatawan ke NTB di masa depan,” ujar Direktur Eksekutif BPPD NTB Fahrurrozi Gaffar (27/7).

Uji menambahkan peran Makssar sebagai regional hub utama di Indonesia timur sangat besar bagi NTB. Adanya konektifitas laut dan udara dari NTB menuju Makassar  diyakini mampu mendongkrak jumlah kunjungan untuk mencapai target 4 juta wisatawan tahun ini.

Selain itu pemilihan Makassar sebagai lokasi direct sale mengingat adanya kedekatan NTB dan Sulsel secara cultural. Hal ini terlihat dari banyaknya pengusaha berdarah Sulsel yang berinvestasi di industri pariwisata NTB.

“Hal ini semakin mempererat hubungan para pelaku pariwisata NTB dan Sulsel,” sambungnya.

Dalam pertemuan yang digelar di Hotel Aston Makassar tersebut hadir sejumlah stakeholder pariwisata seperti Kadispar Tator  Rospita Napa, Pejabat Disbudpar Sulsel Jamilah Hamid, Ketua BPPD Sulsel  Andi Januar Jauri Dharwis, Ketua PHRI Sulsel  Anggiat Sinaga Ketua AMPHURI Azhar Gazali, Ketua IHGMA Joko Budi Jaya pengurus

Badan Promosi Pariwisata Makassar dan  HPI Sulsel.

Selain penandatanganan Letter of Commitment BPPD NTB menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Dispar Tana Toraja. Kesepahaman ini terkait kerjasama pengembangan pariwisata  NTB dan Tana Toraja. Selain Fahrurrozi Gaffar dari BPPD NTB hadir dari unsure penentu kebijakan Dr Fard Said dan Sahnan Rawiya. Sementara  dari Toraja Kadispar  Rospita Napak didampingi staff dan para pelaku usaha pariwisata setempat.

“Semoga kerjasama kedepan dapat terus terjalin,” ujar Kami sangat  hadir  Kadispar  Tana Toraja Rospita Napa di sela-sela penandatanganan MoU.(*)

 

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka