Ketik disini

Giri Menang

Lapangan Golf Sepi, Golong Lesu

Bagikan

GIRI MENANG-Desa Golong Kecamatan Narmada menjadi salah satu desa pariwisata. Tidak hanya berkat keberadaan lapangan golf di desa ini, tetapi juga berkat antusiasme warganya.

Sayangnya, beberapa tahun terakhir, kehadiran Desa Golong sebagai desa pariwisata kian meredup. Dampak dari sepinya geliat olahraga golf. “Memang kalau dari pariwisata agak mulai redup seiring kondisi golf yang ada di desa. Tapi kami tetap menjalankan sejumlah program desa di tengah masyarakat,” ungkap Kepala Desa Golong H Moh Zaenudin.

Salah satu program yang kini sedang digencarkan, yakni program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Ini adalah salah satu program desa yang melibatkan masyarakat agar menanam tanaman sayur di halaman pekarangannya.

Dengan demikian, masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan menjadi sumber lauk pauk khususnya sayuran. Dengan demikian bisa menambah asupan gizi dan menghemat biaya belanja di pasar.

“Kan nggak perlu beli tomat atau cabai kalau menanam di depan rumah. Program KRPL ini Alhamdulillah disambut baik masyarakat,” jelasnya.

Ini juga menjadi salah satu program untuk mencegah kekurangan gizi hingga stunting pada bayi dan balita. Di samping adanya program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita bahan lansia.

Selain itu, pihak desa kini tengah gencar mendorong pemerintah kabupaten maupun Provinsi NTB untuk mempromosikan lapangan golf yang ada di Desa Golong. Karena lapangan golf seluas 76 hektare menjadi salah satu magnet pariwisata Desa Golong.

Dengan kehadiran lapangan golf ini mampu membuka lapangan kerja. Dari sini pula Desa Golong mendapat dana bagi hasil pajak 10 persen. Ini yang kemudian akan masuk sebagai pendapatan desa. Sayangnya, kondisi lapangan golf diakuinya dalam kondisi tak menentu.

“Masyarakat kami dulu banyak yang bisa bekerja sebagai cady,” tuturnya. Dulu warga Desa Golong yang bisa bekerja di lapangan golf bisa mencapai 80-100 orang. Sekarang hanya tinggal 20-30 orang. (ton/r5)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka