Ketik disini

Headline Praya

Injury Time, Parpol Bongkar Pasang Bacaleg

Bagikan

PRAYA-Partai Politik di Lombok Tengah, rata-rata mengutak-atik komposisi Bacaleg nya masing-masing. Ada yang mengubah posisi nomor urut, menambah jumlah Bacaleg hingga mencoretnya. Lalu, menggantikannya dengan nama baru.

“Itu kami ketahui, setelah masa perbaikan ditutup, Selasa (31/7) lalu,” kata Ary Wahyudi, Ketua Komisi Pemilihan Umum Loteng, kemarin (1/8).

Disinggung Lombok Post, Parpol mana saja dan berapa Bacaleg yang dibongkar pasang. Ary enggan menyembutkannya. Yang pasti, terangnya kebijakan itu masih bisa dilakukan, sebelum KPU menetapkan daftar calon tetap.

Perubahan pun, menurut Ary bisa saja terjadi. Karena tiga alasan yaitu, meninggal dunia, mengundurkan diri dan atas dasar tanggapan masyarakat. “Setelah melalui masa perbaikan, jumlah Bacaleg kita sebanyak 750 orang,” beber Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Loteng tersebut.

Bacaleg perempuan pun, diakuinya yang paling istimewa. Karena rata-rata para pengurus Parpol, merasa kesulitan untuk mendapatkannya. Namun, penyelenggara Pemilu tidak mau tahu. Yang penting, keterwakilan 30 persen perempuan per dapil.

Kalau tidak, lanjut Ary maka harus mengorbankan Bacaleg laki-laki per dapil atau per parpol. “Memang benar, kami merasakannya,” cetus Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Loteng Asrorul Hadi, terpisah.

Agar mereka mau mencalonkan diri, ungkap Asrorul partai mau tidak mau, harus mengeluarkan biaya. Jadi, tidak gratis. Salah satunya, untuk membiayai seluruh syarat pendaftaran Bacaleg. Intinya, tekan Kepala Desa Aikmual, Praya itu Bacaleg perempuan tinggal duduk manis saja. Selebihnya menjadi tanggung jawab partai.

Ia pun memastikan, partai lain pasti merasakan hal yang sama. Bagi Asrorul, hal itu tidak sesuai dengan aksi para aktivis perempuan. Disatu sisi, memperjuangkan kesetaraan gender. Disisi lain, mereka tidak mau berbuat. “Ada-ada saja,” sesalnya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka