Ketik disini

Kriminal

Polisi Antisipasi Pencurian Ternak Korban Gempa

Bagikan

MATARAM-Pencurian ternak mengintai pengungsi korban bencana gempa bumi di wilayah Lombok Timur (Lotim) dan Lombok Utara (Lotara). Patroli kepolisian pun digencarkan guna mengantisipasi aksi dari pelaku kriminal ini.

Kabidhumas Polda NTB AKBP I Komang Suartana mengatakan, selain membantu penanganan pascagempa, kepolisian juga mengantisipasi terjadi tindak kriminal. Salah satunya, kawanan pencuri yang mengincar ternak warga.

”Ada patroli, dari Polda dan Polres,” kata Suartana, kemarin (1/8).

Patroli ini, kata Suartana, melibatkan satuan Sabhara. Mengawasi setiap kandang-kandang ternak warga. ”Sejauh ini belum ada laporan (kehilangan ternak), nanti saya cek lagi,” ujarnya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun koran ini, aksi pencurian ternak terjadi di dua desa, yakni Desa Sambik Elen dan Desa Bayan. Kedua wilayah desa tersebut masuk dalam wilayah yang terdampak gempa akhir pekan lalu.

Kondisi rumah yang kosong dimanfaatkan pelaku untuk beraksi. Kelompok pencuri mengambil ternak di malam hari, ketika warga tengah berada di lokasi pengungsian. Aksi pencurian diketahui warga setelah mereka kembali ke rumah, di pagi hari.

Warga tidak bisa berbuat banyak. Mereka lebih memikirkan keselamatan diri dan keluarga. Karena itu, warga hanya bisa pasrah dan menunggu tindakan kepolisian, untuk bisa memantau serta mengawasi ternak, ketika mereka berada di pengungsian.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags: