Ketik disini

Headline Metropolis

Belum Ditetapkan Jadi Bencana Nasional, Gempa Bumi NTB Masih Lingkup Kabupaten

Bagikan

MATARAM-Gempa bumi yang melanda NTB masih terjadi hingga kemarin. Jumlah korban jiwa dan materi diperkirakan akan bertambah. Meski demikian gempa bumi Lombok belum ditetapkan menjadi bencana nasional.

Sekretaris Daerah NTB H Rosiady Sayuti mengatakan, berdasarkan keputusan presiden, gempa bumi Lombok masih dalam skala bencana daerah. “Masih bisa diatasi,” katanya kepada Lombok Post, kemarin (9/8).

Bahkan Pemprov NTB sementara ini belum mau menerima lembaga asing yang ingin membantu. Karena pihaknya menganggap bantuan dari pemerintah pusat sudah cukup memadai. Namun, untuk saat ini pihaknya merasa sedikit kewalahan karena terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM). Baik dalam hal evakuasi korban maupun penanganan pascabencana.

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada semua pihak instansi vertikal maupun BUMN lainnya untuk bersama-sama ‘mengeroyok’ bantuan ataupun proses recovery berbasis desa. “Jadi satu unit instansi pemerintah akan diberikan tanggung jawab untuk membangun satu desa,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTB Wedha Magma Ardhi mengatakan, syarat untuk menjadikan sebuah musibah menjadi bencana nasional jika pemerintah daerah setempat sudah dalam keadaan lumpuh total. Menurutnya saat persoalan bencana tidak mampu diatasi oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) maka pemerintah provinsi (pemprov) yang akan mengambil alih.

“Tetapi kita pemprov kan belum lumpuh ya namun juga harus ada penguatan dari pemerintah pusat, apalagi dalam undang-undang juga persyaratannya banyak,” tegasnya.

Terlebih saat ini, Pemerintah Indonesia belum mau menerima bantuan dari pihak asing. Karena hingga saat ini masih mampu menangani semua kerusakan baik itu dari korban jiwa maupun infrastruktur. Akan tetapi, meski gempa bumi di NTB masih berstatus skala bencana daerah, namun bantuan yang mengalir juga dikuatkan oleh provinsi-provinsi lain yang ada di Indonesia.

Dijelaskan, perubahan status juga tidak dilihat dari berapa banyak jumlah korban jiwa atau banyaknya kerusakan Infrastruktur. Akan tetapi lebih kepada bagaimana kemampuan daerah untuk mengatasi. Karena ketika terjadi bencana, kepala daerah punya hak untuk menggerakkan semua sumber daya yang ada di daerahnya.

“Kita belum lumpuh karena kita masih diback up oleh pemerintah pusat, BNPB masih ada di sini,” kata Ardhi.

Sehingga untuk saat ini, gempa bumi di NTB belum bisa dikatakan bencana nasional. Karena. asih dalam lingkup bencana kabupaten, belum berada pada lintas provinsi. Dirinya menyontohkan pada tragedi meletusnya Gunung Sinabung di Sumatera Utara masih dalam skala bencana daerah.

“Ini bukan masalah kita gengsi karena memang daerah kita sampai saat ini masih mampu apalagi aturannya juga mengatakan demiikian,” pungkasnya. (cr-yun/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka