Ketik disini

Metropolis

Tidak Masuk, Pegawai Dapat Toleransi

Bagikan

MATARAMPascagempa 7 SR masih banyak pegawai tidak masuk kerja. Mereka sepertinya tidak berani ambil risiko. Mereka memilih tidak masuk sampai situasi tenang.

Pantauan Lombok Post, hingga kemarin suasana kantor Gubernur NTB tidak terlalu ramai. Hanya beberapa pegawai yang lalu lalang, sebagian memilih duduk di luar ruangan. “Belum berani saya masuk ke ruangan,” kata Ansor, salah seorang pegawai Biro Organisasi Setda NTB itu.

Terkait hal itu, Sekda NTB H Rosiady Sayuti mengatakan, pihaknya masih memberikan toleransi kepada ASN yang tidak masuk, karena sebagian besar masih trauma. Apalagi kondisi beberapa ruangan juga masih retak-retak.

“Dua tiga hari ke depanlah, sampai akhir minggu ini kita masih maklumi,” kata Rosiady.

Meski begitu, ia mengharapkan semua ASN segera masuk kerja dan memberikan pelayanan. Sebab dalam kondisi bencana seperti ini kehadiran ASN justru sangat diperlukan untuk membantu korban gempa. Mereka tidak perlu terlalu panik, sebab hasil pemeriksaan Dinas PUPR NTB menunjukkan kondisi bangunan kantor pemerintahan masih aman.

Kepala BKD NTB H Fathurrahman menambahkan, ASN yang tidak masuk akan tetap dicatat. Hanya saja nanti akan ada keterangan alasan mereka tidak masuk kerja. Sehingga hal itu tidak akan memberatkan posisi pegawai. “Tetap kita harapkan mereka masuk,” imbuhnya.

Apa pun kondisinya, ia menyarankan ASN tetap masuk. Jangan sampai pelayanan publik terganggu. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap jalan secara optimal. “Pelayanan tidak boleh kosong,” ujar mantan Karo Kesra itu.

Hingga kemarin tingkat kehadiran pegawai di setiap OPD rata-rata masih rendah. Diperkirakan sekitar 20 peraen. “Belum kami data secara resmi tapi begitulah kondisinya,” ujar Fathurrahman. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka