Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

BPJS Ketenagakerjaan Peduli Korban Gempa Lombok

Bagikan

MATARAM-BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan bantuan sebesar Rp 291 juta untuk korban Gempa Lombok. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian  BPJS Ketenagakerjaan terhadap korban gempa, yang diserahterimakan langsung oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto kepada Pemerintah Provinsi NTB diwakilkan Sekda Provinsi NTB Rosyadi Sayuti di Posko Gempa Gedung Sangkareang, Minggu (12/8).

”Bencana ini adalah duka kita semua, kami turut prihatin dan berduka atas bencana yang menimpa warga Lombok,  semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan korban, baik secara fisik maupun mental,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto pada media usai penyerahan bantuan.

Bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan warga, berdasarkan laporan diterima dari Kantor Cabang telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Jenis bantuan yang diberikan  berasal dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan. Dalam bentuk bantuan kebutuhan langsung berupa selimut, terpal, makanan siap saji, air mineral, obat – obatan, susu, popok dan lainnya serta bantuan untuk dapur umum seperti kompor, penggorengan, dandang nasi, dandang sayur, tanki air yang semuanya berukuran jumbo/besar. Penyerahan bantuan ini adalah penyerahan tahap dua yang dilakukan oleh Tim BPJS Ketenagakerjaan. ”Kami juga telah menyerahkan bantuan  untuk korban Gempa di Lombok Timur dalam bentuk kebutuhan pokok yang dibutuhkan korban,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga, Agus menyerahkan Santunan kepada ahli waris korban gempa, yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2008 atas nama Ibu Erna Widayati, karyawati dari perusahaan yang bergerak di bidang  Tour and Travel. Almarhumah merupakan korban meninggal dunia pada saat bekerja, akibat gempa bumi Lombok yang terjadi pada Hari Kamis tanggal 9 Agustus 2018 jam 13.25 WITA dengan kekuatan 6,2 SR. Santunan yang diberikan kepada ahli waris dalam hal ini Suami korban, atas nama Bapak Artana sebagai berikut Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja Rp 109.272.000 dan Saldo Jaminan Hari Tua sebesar Rp 11.302.295. Termasuk menyalurkan beasiswa pendidikan bagi anak korban.

Pihaknya masih terus mendata peserta yang menjadi korban. Ia memastikan peserta akan menerima haknya sesuai dengan ketentuan. Jika peserta meninggal karena kecelakaan kerja, maka ahli warisnya akan menerima hak yang sama seperti ahli waris Alm Erna sebanyak 48 kali gaji yang dilaporkan. Sementara untuk korban yang harus menjalani perawatan karena kecelakaan kerja, BPJSTK jamin mereka akan dibiayai sampai sembuh berapapun biayanya, sesuai dengan kebutuhan medis. ”Yang baru kami dapat datanya ada dua peserta BPJSTK meninggal dan dua peserta korban luka-luka,” terangnya.

Pihaknya berharap semoga korban dan keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini, dan semoga keadaan segera membaik, sehingga warga dapat kembali beraktifitas dengan normal. Sebagai wujud perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat Indonesia khususnya di NTB, BPJS Ketenagakerjaan tetap membuka layanan untuk seluruh peserta dan calon peserta dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. ”Saya kesini untuk memastikan operasional cabang telah maksimal untuk peserta BPJSTK,” tambahnya.

Sementara itu Sekda Provinsi NTB Rosyadi Sayuti mengatakan menyambut baik semua bantuan yang diberikan donator termasuk BPJSTK. Diharapkan bantuan ini akan mampu meringankan beban korban bencana gempa Lombok. ”Semoga semua segera pulih kembali,” ujarnya.

Sebelumnya Sabtu (4/8) lalu BPJS Ketenagakerjaan memberikan bantuan kepada para korban bencana gempa bumi di Lombok Timur dan Lombok Utara. Bantuan disalurkan melalui posko penanggulanganan bencana di Desa Sugian, Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Penyerahan bantuan ini adalah yang kedua kalinya dimana sebelumnya telah dilakukan pada Senin, 30 Juli 2018 lalu sebagai bentuk tanggap darurat bencana gempa bumi Lombok.

Bantuan yang diberikan berupa makanan cepat saji, air mineral, susu, makanan ringan, perlengkapan bayi, selimut, serta terpal yang merupakan bahan – bahan yang dibutuhkan para korban dan posko-posko pengungsian yang ada. Bantuan ini merupakan bantuan lanjutan dari yang sebelumnya telah dilakukan pada Senin (30/7) lalu karena memang melihat pantauan kondisi yang ada, korban, dan keluarga masih sangat membutuhkan support dalam menjalani cobaan ini. ”Alhamdullilah bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan telah disalurkan dengan lancar tanpa kendala,” kata Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB Sony Suharsono.

Pihaknya tetap memantau melalui media kemudian berkoordinasi dengan pihak BPBD terkait kondisi-kondisi terkini yang ada. Sepanjang bantuan masih dibutuhkan BPJSTK siap menyalurkan kontribusi semaksimal mungkin sesuai kemampuan. Dalam penyaluran bantuan ini turut dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Zainal Abidin dan Deputi Direktur Wilayah Banuspa (Bali Nusa Tenggara dan Papua) yang diwakili oleh Asisten Deputi Wilayah Bidang Umum & SDM Gde Putu Laxman.

Asisten Deputi Wilayah Bidang Umum & SDM Gde Putu Laxman mengatakan sepanjang dibutuhkan, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk memberikan upaya yang terbaik. Pihak BPJS Ketenagakerjaan tidak akan lantas selesai memberikan support dan bantuan untuk masyarakat yang tertimpa bencana ini, rekan-rekan di Kantor Cabang NTB dan KCP Lombok Timur khususnya akan tetap berkoordinasi dan memantau kondisi terupdate sehingga bisa mengambil langkah sigap dalam memberikan bantuan.

Sebagaimana misi yang diemban BPJS Ketenagakerjaan adalah untuk melindungi dan menyejahterakan seluruh pekerja serta keluarganya. Tidak hanya dukungan berupa materi tapi dukungan moril juga penting agar mereka yang tertimpa musibah segera bangkit untuk melanjutkan kesehariannya lagi seperti sedia kala. ”Bantuan ini semoga bisa disalurkan dengan baik kepada mereka yang benar-benar membutuhkan serta merata sampai ke daerah-daerah pelosok sehingga meringankan beban para korban dan keluarganya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Asisten Deputi Bidang Tanggung jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Zainal Abidin menyampaikan bela sungkawa atas bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok. Seluruh jajaran Direksi, Dewan Pengawas dan keluarga besar BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan turut berduka cita atas musibah bencana alam gempa bumi yang menimpa saudara-saudara di Pulau Lombok. ”Semoga segala kesusahan segera berlalu,” tambahnya.

Penyaluran bantuan seperti ini merupakan salah satu wujud dari tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat. Ini sebagai bentuk komitmen tinggi dalam memastikan terpenuhinya kesejahteraan jaminan sosial bagi seluruh rakyat. Salah satu pilar dari TJSL ini adalah Jembatan Hati yang bertujuan untuk memberikan kepedulian serta empati terhadap masyarakat dan inilah bentuk nyatanya. ”Semoga niat baik ini dapat tersampaikan dengan baik pula dan bisa benar-benar membantu keluarga-keluarga kita yang sedang kesusahan,” tuturnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulanganan Bencana Daerah Lotim yang diwakili Sekretaris Badan H Mirayang menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh seluruh rekan BPJS Ketenagakerjaan NTB. Ia pun menjelaskan titik-titik bencana untuk penyaluran bantuan akan dberikan. ”Semoga ini dapat membantu saudara kita yang menjadi korban,” tandasnya. (nur)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka