Ketik disini

Selong

Jangan Lupakan Kesehatan Pengungsi

Bagikan

SELONG –  Pengungsi di Lapangan Umum Pohgading, Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur terserang berbagai penyakit. “Sebagian besar warga mengidap flu dan batuk untuk anak-anak, dan nyeri juga stres untuk dewasa,” kata relawan kesehatan dari Kabupaten Pati, dr Sri Rekno Wahyuningsih.

Menurutnya, selain flu dan batuk, sebagian anak-anak juga mulai diserang diare. Hal tersebut disebabkan oleh makanan dan asupan gizi yang kurang. “Susu atau pendamping ASInya sangat dibutuhkan sekali,” kata dr Rekno.

Adapun untuk orang dewasa, pihaknya menemukan nyeri, dan hipertensi. Meski darah tinggi merupakan penyakit yang sudah ada sebelum gempa, namun kecemasan dan ketakutan warga akan datangnya gempa susulan juga dikatakan mempengaruhi datangnya penyakit tersebut.

Kata dr Rekno, yang sangat dibutuhkan oleh warga selama berada di pengungsian adalah pemenuhan gizi. Menurutnya, kurangnya gizi seimbang menyebabkan daya tahan tubuh akan melemah. Apalagi jika melihat kondisi di malam hari, ditambah debu dan terik panas matahari di siang hari.

“Selain makanan bergizi, trauma healing juga masih sangat dibutuhkan warga,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang pengungsi dari Desa Pohgading Inaq Susi mengatakan hampir setiap hari diserang rasa nyeri. “Setelah gempa ini, penyakit tua saya yang sudah lama tidak terasa datang lagi,” kata Inaq Susi. (tih/r2) 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka