Ketik disini

Selong

Penjabat Bupati Lotim Gelar Rapat Koordinasi Terkait Pemantapan Tugas Pembinaan OPD

Bagikan

SELONG – Surat perintah tugas yang dibagikan ke kepala perangkat daerah, instansi atau lembaga, dan BUMD se Lombok Timur tidak selesai di peringatan 1 Muharram 1440 H. Akan tetapi setelah itu, pembinaan yang dilakukan berdasarkan tugas di wilayah pembagian masing-masing harus terus dijalankan.

Penjabat Bupati Lotim H Lalu Syafii kembali menegaskan tugas pembinaan OPD di wilayah bencana tersebut pada rapat koordinasi di Rupatma 1 Kantor Bupati Lotim, Rabu kemarin.

“Selanjutnya, kita akan mengajak warga untuk gotong royong,” kata Syafii.

Ia mengingatkan kembali tanggung jawab pemeringah terhadap kondisi masyarakat pada fase transisi ke pemulihan. Di mana tanggung jawab tersebut dimiliki oleh masing-masing OPD sesuai dengan surat perintah tugas di 77 titik pengungsian yang ada di 13 Kecamatan terdampak gempa.

Hari Jumat dipilih sebagai waktu yang tepat untuk mengajak warga bekerjasama. “Saya berharap agar semua pejabat daerah bisa menjalin komunikasi dengan TNI. Sebab TNI merupakan mediator pemerintah dengan masyarakat,” terangnya.

Kasdim 1615 Lotim Mayor Arifianto menyampaikan TNI telah menyiapkan alat operasional di wilayah terdampak gempa. Namun alat tersebut tidak cukup membantu tanpa kerjasama dari sejumlah pihak. Khususnya warga setempat.

“Untuk penentuan lokasi hunian sementara, kami berharap Camat bisa berkoordinasi dengan Koramil,” kata Mayor Arif dalam rapat tersebut.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah kecamatan dan desa untuk mencari sumber air yang dapat memenuhi kebutuhan air bersih. Menurutnya, dalam fase transisi ke pemulihan, hasil perivikasi rumah harus segera diselesaikan. Sebab hal tersebut menjadi penentu untuk langkah merobohkan rumah yang sudah tidak layak huni.

Sekda Lotim H Rohman Farly menegaskan sekiranya pemerintah mesti berupaya bekerja cepat dan tepat. Serta melakukan koordinasi dengan semua pihak. (tih/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka