Ketik disini

Tanjung

Warga Dusun Kerurak Kekurangan Logistik

Bagikan

TANJUNG-Kesulitan bahan pangan pascatanggap darurat berakhir mulai dirasakan warga. Sekitar 10 orang ibu-ibu rumah tangga dari RT 1 Dusun Kerurak, Desa Persiapan Segara Katon, Kecamatan Gangga, terpaksa “turun gunung”, Senin (10/9) lalu. Mereka mendatangi posko logistik kecamatan di Desa Gondang. Kemudian dilanjutkan ke posko utama di Kecamatan Tanjung untuk mencari sembako.

“Tujuan kami turun hanya untuk minyak goreng, gula, air bersih dan tandon, karena kami di posko kehabisan air. Untuk memasak saja tidak ada,” ujar Miskah bersama ibu-ibu rumah tangga yang lain saat berada di posko ACT wilayah Kecamatan Gangga, Senin (10/9).

Miskah menuturkan, dirinya bersama ibu-ibu lainnya berharap dibantu keperluan yang tersebut. Karena bantuan yang diperoleh dari pemerintah sudah tidak mencukupi. Contohnya seperti tandon, warga hanya memperoleh 1 unit dan difungsikan di musala darurat.

Sementara keperluan air bersih, sama sekali tidak tersedia. Penyebabnya, distribusi air bersih dari pipa WSLIC macet total setelah peristiwa gempa yang berulang kali terjadi. Air bersih untuk konsumsi dan mandi warga hanya bergantung dari distribusi mobil tangki pemerintah dan donatur yang datangnya tidak terjadwal.

“Jangankan untuk mandi, untuk memasak saja susah,” sambungnya.

Sementara itu, Korwil ACT Kecamatan Gangga Dariadi saat dikonfirmasi mengaku akan membantu warga. Namun jumlah yang akan diberikan tidak bisa sesuai dengan permintaan warga. Sebab untuk menyalurkan bantuan pihaknya juga perlu melihat kondisi logistik.

“Kami hanya relawan, untuk bisa menyalurkan kadang harus menunggu donatur, pemilik barang karena perlu dokumentasi pertanggungjawaban,” tandasnya.

Dikonfirmasi mengenai aksi ibu tersebut,  Camat Gangga Ahmad Suhadi, mengklaim distribusi logistik ke warga sudah maksimal. Kecamatan bahkan menyalurkan langsung ke warga sejak H+1 hingga delapan hari setelah gempa. Distribusi langsung itu tanpa prosedur karena pertimbangan kebutuhan perut.

“Yang membagi saya sendiri. Setelah tanggap darurat selesai, kami proses melalui prosedur seperti sekarang ini,” tegasnya. (fer/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka