Lombok Post http://www.lombokpost.net Pertama dan Terbesar di Nusa Tenggara Barat Fri, 22 Sep 2017 12:32:50 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8.2 Rp 2,8 M Lolos, Tiga Fraksi Ogah Ikut Paripurna http://www.lombokpost.net/2017/09/22/rp-28-m-lolos-tiga-fraksi-ogah-ikut-paripurna/ Fri, 22 Sep 2017 12:32:50 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146536 KOTA BIMA – Penambahan anggaran untuk masjid terapung dalam APBD Perubahan 2017 akhirnya lolos. Tiga Fraksi ogah mengikuti paripurna penyampaian hasil Badan Anggaran (Banggar) tersebut. Akibatnya, paripurna pun terpaksa harus ditunda sebanyak dua kali. Banggar sepertinya benar-benar menjadi penentu, lolos dan tidaknya anggaran Rp 2,8 miliar untuk pembangunan masjid terapung. Seperti yang dikatakan Ketua Fraksi […]

The post Rp 2,8 M Lolos, Tiga Fraksi Ogah Ikut Paripurna appeared first on Lombok Post.

]]>
KOTA BIMA – Penambahan anggaran untuk masjid terapung dalam APBD Perubahan 2017 akhirnya lolos. Tiga Fraksi ogah mengikuti paripurna penyampaian hasil Badan Anggaran (Banggar) tersebut. Akibatnya, paripurna pun terpaksa harus ditunda sebanyak dua kali.

Banggar sepertinya benar-benar menjadi penentu, lolos dan tidaknya anggaran Rp 2,8 miliar untuk pembangunan masjid terapung. Seperti yang dikatakan Ketua Fraksi PAN Syamsuri, pandangan umum  fraksi bisa saja berbeda dengan apa yang disimpulkan dalam Banggar. Hal itu dikaarenakan dinamika yang terjadi selama proses pembahasan.

Baca Juga :

Diakuinya, dalam pandangan umum fraksi sebelumnya, Fraksi PAN dengan tegas menolak penambahan anggaran tersebut.

 “Tapi bagaimana dinamika dalam Banggar sehingga arahnya diubah, saya masih menunggu laporan anggota Banggar,” ungkap Syamsuri, Rabu (20/9).

Ditegaskannya, pandangan umum fraksi merupakan sikap politik. Sedangkan Banggar adalah sikap kelembagaan dewan yang tentunya memiliki pertanggungjawaban masing-masing.

Sementara itu dari tiga fraksi yang tidak hadir, Fraksi Golkar terlihat hadir hanya M Syafi’i. Kemudian Fraksi Gerindra yang terlihat hadir hanya Syahbudin. Sementara Fraksi PPP, tidak satu pun yang terlihat hadir dalam paripurna itu. Meski sempat ditunda hingga dua kali, tiga fraksi ini tak kunjung mengubah sikapnya.

Anggota Fraksi Golkar Alfian Indrawirawan mengaku sudah melakukan aksi walk out sejak Banggar terakhir membahas penambahan anggaran.

“Saya langsung walk out karena penambahan itu kembali dibahas bukan pada saatnya dan mestinya tidak dibahas lagi,” cetus Alfian ketika dihubungi via ponselnya. (tin/r4)

The post Rp 2,8 M Lolos, Tiga Fraksi Ogah Ikut Paripurna appeared first on Lombok Post.

]]>
63 Tim Siap Berlaga di Loop (3×3) Competition http://www.lombokpost.net/2017/09/22/63-tim-siap-berlaga-di-loop-3x3-competition/ Fri, 22 Sep 2017 12:31:22 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146535 MATARAM-Drawing Loop Three on Three  (3×3) Honda DBL West Nusa Tenggara berlangsung di kantor Lombok Post, kemarin (21/9).  Sebanyak 63 tim putra dan putri ditambah 14 tim Junior Exibition Competition hadir mengikuti drawing. Sebelum drawing, komisi pertandingan Honda DBL memaparkan aturan pertandingan. Langkah itu untuk mengantisipasi adanya permasalahan ketika pertandingan dimulai. Seluruh pemain yang turun […]

The post 63 Tim Siap Berlaga di Loop (3×3) Competition appeared first on Lombok Post.

]]>
MATARAM-Drawing Loop Three on Three  (3×3) Honda DBL West Nusa Tenggara berlangsung di kantor Lombok Post, kemarin (21/9).  Sebanyak 63 tim putra dan putri ditambah 14 tim Junior Exibition Competition hadir mengikuti drawing.

Sebelum drawing, komisi pertandingan Honda DBL memaparkan aturan pertandingan. Langkah itu untuk mengantisipasi adanya permasalahan ketika pertandingan dimulai.

Seluruh pemain yang turun di kejuaraan tersebut akan berebut tiket menuju ke Surabaya guna mengikuti DBL Camp. Selanjutnya, jika lolos di DBL mereka juga akan berebut dengan seluruh peserta dari Indonesia mengikuti Coaching Clinic di Amerika.

Baca Juga :

Ketua Panitia Honda DBL West Nusa Tenggara Galih Mega Putra mengatakan, tahun ini peserta yang mendaftar di Loop 3×3 melampaui target.  Tim putra sebanyak 50 tim yang akan turun dari seluruh sekolah di NTB dan tim putri ada 13 tim yang turun pada event tersebut. ”Tahun ini peserta 3×3 paling banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Galih.

Tim putra dan putri tidak semua akan bertanding di venue utama GOR 17 Desember Mataram. Mereka yang tampil di venue utama akan diseleksi lagi di SMAN 1 Mataram dimulai pukul 14.00 Wita, hari ini. ”Kita lakukan seleksi selama dua hari. Yaitu, hari Jumat dan Sabtu,” jelasnya.

Bagi tim yang lolos ke babak delapan besar berhak bermain di venue utama. Sementara, tim putri yang berhak  bertanding di venue utama jika masuk ke semifinal. ”Kita harus seleksi mereka supaya bisa mengoptimalkan waktu dengan pertandingan basket Honda DBL,” kata dia.

Sementara itu, komisi pertandingan Honda DBL West Nusa Tenggara  I Kadek Aryawan mengatakan, dia sudah memberitahukan aturan di pertandingan kepada seluruh pemain. ”Secara umum Kita menggunakan aturan FIBA 2014,” ujarnya.

Yang berbeda tahun ini adalah pemain yang dipilih mewakili daerah NTB ke DBL Camp di Surabaya. Tahun lalu, per tim yang diberangkatkan. ”Tapi, tahun ini yang berhak berangkat hanya pemain terbaik dari masing-masing tim,” ungkapnya.  (arl/r10)

The post 63 Tim Siap Berlaga di Loop (3×3) Competition appeared first on Lombok Post.

]]>
Tiket Pantai Pink Bakal Ditinjau Ulang http://www.lombokpost.net/2017/09/22/tiket-pantai-pink-bakal-ditinjau-ulang/ Fri, 22 Sep 2017 12:24:31 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146527 SELONG-Setelah mendapat sorotan selama beberapa hari terakhir, DPRD Lombok Timur (Lotim) akhirnya mengambil sikap atas penerapan tarif masuk Pantai Pink yang dinilai terlalu mahal. Pihak dewan Rabu (20/9) lalu memanggil pihak KPH Rinjani Timur. Untuk membahas rencana peninjauan ulang kembali Perda Nomor 6 Tahun 2016 terkait penerapan tarif masuk ke Pantai Pink. “Ada perbedaan persepsi […]

The post Tiket Pantai Pink Bakal Ditinjau Ulang appeared first on Lombok Post.

]]>
SELONG-Setelah mendapat sorotan selama beberapa hari terakhir, DPRD Lombok Timur (Lotim) akhirnya mengambil sikap atas penerapan tarif masuk Pantai Pink yang dinilai terlalu mahal. Pihak dewan Rabu (20/9) lalu memanggil pihak KPH Rinjani Timur. Untuk membahas rencana peninjauan ulang kembali Perda Nomor 6 Tahun 2016 terkait penerapan tarif masuk ke Pantai Pink.

“Ada perbedaan persepsi Dinas Priwisata Lotim dengan KPHL Rinjani. Yang boleh dipungut itu adalah rekreasi  jasa usaha. Tetapi kalau masuk ke pantai itu tidak perlu dipungut,” kata Ketua Komisi IV DPRD Lotim Lalu Hasan Rahman.

Dewan mengambil contoh seperti Pantai Kuta di Lombok Tengah maupun yang ada di Bali dan Pantai Senggigi di Lombok Barat. Di sejumlah pantai yang terkenal di Bali dan Lombok ini, tak ada pungutan yang dilakukan pemerintah kepada pengunjung. Pungutan hanya dilakukan bagi pengunjung yang menggunakan jasa toilet atau parkir.

Baca Juga :

“Misal kalau dia narik masuk toilet seratus ribu itu nggak masalah kalau memang misalnya biaya untuk mendatangkan air ke lokasi tersebut sangat mahal. Atau orang jual air minum harganya Rp 50 ribu, itu karena jasa usaha,” jelasnya.

Sehingga pihak KPH Rinjani Timur bersama dewan mengaku akan meninjau kembali Perda nomor 6 tahun 2016 tersebut. Agar baik dewan maupun KPH Rinjani memiliki persepsi yang sama bagaimana menerapkan aturan yang ada tanpa mematikan potensi pariwisata yang ada di Pantai Pink.

Beberapa tahun silam, Dinas Pariwisata Lotim dikatakan juga pernah membuat Perda yang mirip namun ditolak kementrian. Yang disayangkan, justru Perda dengan tarif yang dinilai terlalu mahal ini malah diterapkan. “Padahal Pantai Pink menjadi salah satu ikon Lotim. Ini sudah terkenal ke seluruh Indonesia bahkan dunia,” timpal H Maidy Sekretaris Komisi IV DPRD Lotim.

Sehingga, dewan berharap tarif yang ada jangan sampai justru membuat pengunjung yang datang kecewa karena merasa memberatkan. Karena wisatawan yang datang ke Lotim harusnya merasa nyaman, aman dan bisa menikmati fasilitas dan kebersihan pantai. “Kalau memang sudah lengkap dan memuaskan, kami yakin orang tak masalah membayar,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Kapasistas Dinas Pariwisata Lotim Ahyak Mudin mengaku pihaknya dulu Pernah mengeluarkan Perda sejenis. Ketika kawasan hutan masih menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten di tahun 2013. Hanya saja, tarifnya memang lebih murah yakni Rp 5 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp 10 ribu untuk wisatawan mancanegara. Hanya saja di tahun 2015 Perda itu dibatalkan oleh Kementrian. Seiring juga kawasan hutan menjadi kewenangan pemerintah Provinsi. “Makanya langkah awal yang bagus adalah dicek dulu di Kementrian apakah Perda itu memang telah disetujui,” pintanya.

Sementara itu Kepala KPH Rinjani Timur Lalu Saladin mengaku dari pertemuan tersebut pihak DPRD Lotim akan berkoordinas dengan DPRD Provinsi NTB. Terkait dasar kenapa Perda ini bisa diputuskan. Termasuk juga untuk meninjau kembali Perda ini. Bagaimanapun hasilnya, pihak KPH Rijani Timur siap menerima. “Mau diturunkan, dibatalkan kami siap menjalankan,” ungkapnya.

Sedangkan terkait dasar kajian penerapan tarif yang diberlakukan saat ini yakni Rp 10 ribu untuk pengunjung lokal dan Rp 50 ribu untuk wisatawan asing, Saladin mengaku itu menjadi ranah pihak Dinas LHK Provinsi.

“Silahakan tanya Provinsi,”cetusnya.

Hanya saja, untuk menyikapi gejolak saat ini, pihak KPH Rinjani Timur mengaku mengambil kebijakan untuk memberikan kebijakan sementara. DImana pengunjung yang datang dengan kendaraan motor dengan penumpang dua orang hanya membayar satu tiket. Sementara pengujung yang datang menggunakan mobil minimal tiga orang dikenai setengah harga tiket normal. “Saya sudah telpon petugas yang ada di sana terkait kebijakan ini. Karena itu kan juga sudah disepakati berdasarkan hasil rapat,” terang pria ini meyakinkan.

Sebelumya, Kasi Pelestarian dan KSDAE Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB Syamsiah Samad mengaku penetapan tarif yang diberlakukan saat ini telah melalui kajian. Itu juga telah melibatkan masyarakat bahkan sudah dilakukan sosialisasi sebelum ditetapkan sebagai Perda. “Jadi sebenarnya ini bukan penolakan, kami hanya ingin menjaring informasi. Karena di setiap destinasi wisata beda-beda resistensinya,” ungkapnya. (ton/r2)

The post Tiket Pantai Pink Bakal Ditinjau Ulang appeared first on Lombok Post.

]]>
Sandiaga Uno Sambangi Warga NW di Pancor http://www.lombokpost.net/2017/09/22/sandiaga-uno-sambangi-warga-nw-di-pancor/ Fri, 22 Sep 2017 12:24:10 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146530 SELONG-Peringatan Tahun Baru 1439 Hijriah ditandai dengan pengajian umum di YPH PPD Nahdlatul Wathan di Pancor. Dalam pengajian umum ini, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi hadir menyampaiakn ceramah bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno. “Kehadiran beliau (Sandiaga Uno, Red) datang untuk bersilaturahmi dengan jamaah NW. Beliau ini kan sahabatnya TGB. Bahkan datangnya bersamaan […]

The post Sandiaga Uno Sambangi Warga NW di Pancor appeared first on Lombok Post.

]]>
SELONG-Peringatan Tahun Baru 1439 Hijriah ditandai dengan pengajian umum di YPH PPD Nahdlatul Wathan di Pancor. Dalam pengajian umum ini, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi hadir menyampaiakn ceramah bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno.

“Kehadiran beliau (Sandiaga Uno, Red) datang untuk bersilaturahmi dengan jamaah NW. Beliau ini kan sahabatnya TGB. Bahkan datangnya bersamaan dengan TGB dari Jakarta,” ungkap ketua Bidang Pengkaderan PBNW, Khairul Rizal.

Kedatangan Sandi, sapaannya ditegaskan Rizal murni untuk silaturahmi. Tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik. Meskipun, saat ini sosok pendamping Anies Baswedan ini juga dikabarkan bakal hadir 1 Oktober mendatang dalam acara deklarasi Ahyar Abduh sebagai bakal calon gubernur NTB H Ahyar Abduh di Masbagik.

Baca Juga :

Ditanya apakah kehadiran Sandi menjadi tanda untuk terbukanya peluang Ahyar Abduh berdampingan dengan Hj Sitti Rohmi Djalillah, Rizal tak memberi penjelasan rinci.

“Yang jelas paket NTB masih menunggu koalisi partai di provinsi. Insya Allah September ini sudah selesai,” kata Rizal tersenyum.

Sementara itu, Sandiaga Uno sendiri dalam sambutannya mengakui bahwa kehadirannya murni memenuhi undangan sahabatnya Gubernur NTB TGB Zainul Majdi. Dalam silaturahminya tersebut, ia ingin memberikan motivasi kepada para santri agar mereka bisa memiliki jiwa enterpreunership. “Lulusan pondok pesantren harus bisa jadi pengusaha. Lulusan ponpes juga harus berada di depan untuk menjadi pemimpin,” ujarnya mengobarkan semangat para santri.

Sementara Gubernur NTB TGB Zainul Majdi mengungkapkan, Sandiaga Uno adalah sahabat karibnya bersama dengan Dr Zulkieflimansyah yang kini juga menjadi bakal calon Gubernur NTB. Menurutnya, Sandiaga adalah sosok yang memilik kepribadian baik dan siap mengabdi bagi masyarakat Jakarta. Sehingga, ia menghimbau para santri YPH PPD NW agar banyak belajar dari sosok pengusaha sukses tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, TGB juga menyampaikan tausiyah mengenai peringatan 1 Muharam. Ia meminta semua jamaah yang hadir menjadikan peringatan tahun baru islam ini momentum untuk meninggalkan semua ketidakbaikan di tahun sebelumnya. “Apa yang tidak baik di tahun sebelumnya mari kita tinggalkan. Agar di tahun ini, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dengan terus memperbaiki dir,” ajak TGB.

“Mari kita tunjukkan identitas kita sebagai umat islam yang berperilaku dan berbuat baik bagi sekitarnya. Dimanapun kita mengabdikan diri dalam ruang dan waktu kita masing-masing,” pesannya. (ton/r2)

The post Sandiaga Uno Sambangi Warga NW di Pancor appeared first on Lombok Post.

]]>
Kekurangan Ruangan, Siswa SD Belajar di Gudang http://www.lombokpost.net/2017/09/22/kekurangan-ruangan-siswa-sd-belajar-di-gudang/ Fri, 22 Sep 2017 12:19:00 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146526 PRAYA-Lima sekolah Dasar (SD) Janapria dan Kopang Lombok Tengah (Loteng), harus segera direvitalisasi. Langkah tersebut,  mengingat jumlah siswanya tidak sebanding dengan ruang belajar. Untuk menutupi kekurangan, mereka pun terpaksa menggunakan ruang laboratorium bahkan gudang sebagai tempat belajar. “Itu terjadi di SD 2 Janapria. Kita berharap, pusat membantu,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng H Sumum […]

The post Kekurangan Ruangan, Siswa SD Belajar di Gudang appeared first on Lombok Post.

]]>
PRAYA-Lima sekolah Dasar (SD) Janapria dan Kopang Lombok Tengah (Loteng), harus segera direvitalisasi. Langkah tersebut,  mengingat jumlah siswanya tidak sebanding dengan ruang belajar. Untuk menutupi kekurangan, mereka pun terpaksa menggunakan ruang laboratorium bahkan gudang sebagai tempat belajar.

“Itu terjadi di SD 2 Janapria. Kita berharap, pusat membantu,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Loteng H Sumum pada Lombok Post, kemarin (21/9).

Nasib yang sama, beber Sumum terjadi di SD 4 Kopang. Kemudian, SD 1 Sengkerang, SD Baturintang di Desa Semoyang dan SD 3 Beleke. Hanya saja, ke empat lembaga pendidikan yang dimaksud, tidak separah SD 2 Janapria. Namun, untuk mensiasatinya mereka menumpuk disatu ruang kelas.

 “Alhamdulillah cukup, cuma tidak efektif,” ujarnya.

Baca Juga :

Proses belajar mengajar pun, diakuinya sedikit terganggu, karena jumlah siswanya banyak.

“Seperti itulah, potret pendidikan di beberapa SD kita ini,” kata Sumum.

Di sisi lain, lanjut Sumum Pemkab mengalami hambatan besar, guna menambah ruang belajar. Penyebabnya, karena warga di lingkar sekolah enggan menjual lahannya. Sehingga, satu-satunya cara, bangunan sekolah harus berlantai dua. “Hanya saja, untuk membangunnya lagi, membutuhkan anggaran besar,” ujarnya.

Sehingga, tambah Sumum Disdik mengajukan permohonan Alokasi Dana Khusus (DAK), di tahun anggaran 2018 mendatang sebesar Rp 150 miliar. Anggaran sebesar itu, salah satunya untuk merevitalisasi SD-SD yang dimaksud.

Ia pun berharap, dana segar tersebut bisa direalisasikan pusat. Paling tidak setengahnya. Dengan begitu, lima sekolah bersangkutan bisa menjadi program prioritas.

Alhamdulillah, kalau lembaga kami di lingkup Kemenag, tidak ada masalah,” kata Kepala Kantor Kemenag Loteng H Nasri Anggara, terpisah.

“Padahal, proses pembangunannya murni dari sumbangan masyarakat. Bisa dilihat di seluruh Ponpes di Loteng,” tambah Nasri.(dss/r2)

The post Kekurangan Ruangan, Siswa SD Belajar di Gudang appeared first on Lombok Post.

]]>
Bupati Ajak REI Bangun RTLH http://www.lombokpost.net/2017/09/22/bupati-ajak-rei-bangun-rtlh/ Fri, 22 Sep 2017 12:10:09 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146520 GIRI MENANG-Bupati Lobar H Fauzan Khalid meminta komitmen DPD Real Estate Indonesia (REI) NTB untuk ikut berpartisipasi dalam membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Khususnya yang berada di wilayah Gumi Patut Patuh Patju. Alasannya, masih banyak rakyat kecil yang menempati rumah dengan kondisi memprihatinkan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Dinas Perumahan dan Permukiman Lobar L […]

The post Bupati Ajak REI Bangun RTLH appeared first on Lombok Post.

]]>
GIRI MENANG-Bupati Lobar H Fauzan Khalid meminta komitmen DPD Real Estate Indonesia (REI) NTB untuk ikut berpartisipasi dalam membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Khususnya yang berada di wilayah Gumi Patut Patuh Patju. Alasannya, masih banyak rakyat kecil yang menempati rumah dengan kondisi memprihatinkan.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Dinas Perumahan dan Permukiman Lobar L Ratnawi, saat 14 developer (pengembang) yang tergabung dalam REI mengajukan PSU (prasarana dan fasilitas umum), Bupati Lobar H Fauzan Khalid meminta komitmen kepada 14 pengembang tersebut.

“Developer di Lobar ini harus punya komitmen, untuk bersama-sama membangun Lobar,” kata Ratnawi menirukan Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Rabu (20/9).

Kata dia, para pengembang tersebut diminta dalam penyaluran Corporate Responsibility Respon (CSR) diarahkan pada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Disepakati, CSR tersebut dengan membangun RTLH disekitar lokasi pembangunan rumah bersubsidi milik pengembang.

Baca Juga :

“Misalnya pengembang berada di Kecamatan Labuapi, sepakat lakukan CSR disana,” tambahnya.

Wujud dalam CSR tersebut, kata dia, Bupati mengharapkan masing-masing pengembang bisa salurkan CSR pembangunan RTLH sebanyak sepuluh unit. Namun berapa kepastiannya, hal ini akan kembali dibahas dalam pertemuan dibulan Oktober mendatang.

“Yang jelas mereka sangat antusias untuk membantu kita,” katanya.

“Secara teknis antara kami di Pemda melalui Pak Bupati dan developer sebagai stakeholder pengembang pembangunan di Lombok Barat sudah sepakat untuk menyisihkan CSR mereka untuk penanganan RTLH di Lobar,” papar Ratnawi.

Komitmen yang diminta Pemda terhadap pengembang, sambungnya, didasarkan pada Lobar yang menjadi magnet pembangunan perumahan bersubsidi. Dari lokasi, Lobar sangat strategis karena dekat dengan Kota Mataram, serta mata pencaharian masyarakat yang sudah heterogen.

“Dari minat konsumen (rumah) ada di Lobar,” imbuhnya.

Perlu diketahui berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), kondisi RTLH memiliki komposisi cukup besar di Lobar, yakni di atas lima ribuan unit.

Dari angka tersebut, sambungnya, yang sudah ditangani pada tahun 2017 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar 527 unit. Kemudian, sekitar 200 unit dari Afirmasi (sistem penyaluran berupa pembangunan baru sebesar Rp 30 juta per unit, yang khusus mengurangi backlog). Sedangkan yang Peningkatan Kualitas (PK) Reguler, sebesar Rp 15 juta per unit untuk perbaikan rusak berat.

“Kita prioritaskan untuk pembangunan yang rusak berat, Sehingga PK rasa PB (pembangunan baru),” ucap Ratnawi.

Ia menjelaskan, untuk yang kondisi RTLH yang berat ini, Pemda membuat dari awal pembangunan rumah yang dimulai dari pondasinya. Sesuai standar dari Kementerian (lantai, dinding, dan atap). Untuk kekurangan yang lain, seperti plester dinding setelah rumah dibangun dilakukan swadaya masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lobar H Fauzan Khalid menambahkan, turunnya ia ke lapangan mengecek kondisi RTLH dikarenakan komitmen REI. Ia akui, masih banyak masyarakat tidak mampu belum mendapat bantuan RTLH.

“Tetapi dengan kebersamaan, intervensi  teman-teman REI, saya optimis target kita menyelesaikan RTLH bisa lebih cepat,” kata Fauzan.

“Saya kira tidak apa-apa, misalnya membuat komitmen dengan teman REI, itu kan untuk masyarakat bukan buat saya pribadi,” tutup mantan Ketua KPU NTB ini.

Terpisah, Sekretaris DPD REI NTB Anas Amrullah menyampaikan, pihaknya menyambut positif komitmen tersebut. Hanya saja, perlu koordinasi lagi dengan pihak-pihak terkait.

“Seperti harapan Pak Bupati, perlu pertemuan yang lengkap, baik dari kami maupun Pemkab Lobar,” katanya.

Selain itu, Anas juga menyinggung pelaksanaan pembangunan perumahan yang dikembangkan di NTB tahun ini. Di mana jumlahnya mencapai 7.010 unit yang tersebar pada 24 lokasi. Dengan rincian, tujuh ribu unit tersebut telah terbit izinnya, sebagian lagi masih dalam proses.

“Dari 24 lokasi, sebanyak 16 lokasi tersebar di Lobar,” imbuh Anas.

“Realisasi pembangunannya baru mencapai 60 persen,” tutup anak dari mantan Bupati Lobar HL Mujitahid ini. (ewi/r5)

The post Bupati Ajak REI Bangun RTLH appeared first on Lombok Post.

]]>
Golkar Bikin Fauzan Bingung http://www.lombokpost.net/2017/09/22/golkar-bikin-fauzan-bingung/ Fri, 22 Sep 2017 12:08:21 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146516 GIRI MENANG-Partai Golongan Karya (Golkar) membuat bingung Bupati Lobar H Fauzan Khalid. Sebab, sejumlah politisi Golkar memberikan statemen berbeda-beda mengenai dukungan di Pilbup Lobar 2018 mendatang. “Kalau pun benar, saya merasa itu hak partai politik,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Rabu (20/9). Ia sendiri mempertanyakan, siapa yang sebenarnya secara resmi dapat mewakili partai Golkar […]

The post Golkar Bikin Fauzan Bingung appeared first on Lombok Post.

]]>
GIRI MENANG-Partai Golongan Karya (Golkar) membuat bingung Bupati Lobar H Fauzan Khalid. Sebab, sejumlah politisi Golkar memberikan statemen berbeda-beda mengenai dukungan di Pilbup Lobar 2018 mendatang.

“Kalau pun benar, saya merasa itu hak partai politik,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Rabu (20/9).

Ia sendiri mempertanyakan, siapa yang sebenarnya secara resmi dapat mewakili partai Golkar untuk berbicara. “Sekarang saya masih meragukan hal tersebut. Karena, ketika (tokoh) Golkar A, lain ngomong, Golkar B lain ngomong, mana yang benar kita belum tahu,” paparnya.

Namun, jika apa yang disampaikan oleh Ketua Harian DPD Partai Golkar NTB H Misbach Mulyadi adalah benar, Fauzan menilai itu adalah hak partai tersebut. Tetapi, sekali lagi mantan Ketua KPU NTB ini masih ragu, karena belum mengetahui siapa yang benar-benar mewakili konteks tersebut.

Baca Juga :

“Misal tanya Bu Isvie, beda lagi, ditanya yang ini beda lagi,” kata Fauzan.

Karena itu, Fauzan lebih mempercayakan hal-hal yang terkait dengan Golkar kepada Ketua DPD II Partai Golkar Lobar Hj Sumiatun. Jabatannya sebagai ketua partai lebih dapat dipastikan kebenarannya.

“Ini kan ada Bu Ketua, untuk Golkar lebih percaya statemen Hj Sumiatun karena ia ketua Golkar di Lobar,” bebernya.

Menyinggung hasil survei dari Golkar, diakui Fauzan belum mengetahuinya. Sebab memang belum dipublikasi oleh partai berlambang pohon beringin tersebut. Meski demikian, ia mengusulkan agar penyampaian hasil survei disampaikan langsung oleh lembaga survei itu sendiri.

“Kalau orang survei, misal saya meminta lembaga survei itu untuk survei elektabilitas calon tertentu termasuk saya, kalau saya yang ngomong orang masih belum percaya. Tetapi, kalau lembaga survei yang ngomong, walaupun dia yang biayai calon tertentu malah saya lebih percaya, karena menyangkut kredibilitas dia (lembaga survei) nanti,” jelas Fauzan.

Ini artinya, Fauzan sendiri tidak mempermasalahkan siapa yang membiayai lembaga survei tertentu. Hanya saja, untuk penyampaian hasil survei, sebaiknya dari pihak lembaga survei tersebut yang menyampaikan.

“Karena ia pertaruhkan kredibilitas lembaga surveinya,” tandasnya.

Sebelumnya, dikabarkan jika Golkar memastikan mengusung kader internal untuk dicalonkan dalam Pilbup Lobar 2018. Keputusan dari DPP Golkar ini dinilai sebagai harga mati dan tak bisa ditawar lagi.

Dengan demikian, maka tiga nama bakal calon non kader yang masuk dalam DPP memiliki peluang kecil untuk terpilih. Antara lain, Lalu Sajim Sastrawan, HM Izzul Islam, dan H Fauzan Khalid.

Apakah ini artinya Golkar akan mengusung kadernya Nauvar F Farinduan? Lantaran, ia sendiri dari kader internal yang mendaftar sebagai calon Bupati Lobar dan masuk dalam radar DPP Golkar.

“Saya tidak bicara Farin, jadi siapa saja kader Golkar yang layak diajukan jadi nomor satu,” ucap Ketua Harian DPD I Partai Golkar NTB H Misbach Mulyadi belum lama ini.

Kondisi yang berkembang saat ini, diakui, kadernya yakni Hj Sumiatun sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Lobar digadang-gadang berpasangan dengan H Fauzan Khalid.

“Itukan baru katanya, belum partai. Kalau partai memerintah menjadi Lobar satu, kan harus maju, tidak ada alasan,” tutupnya. (ewi/r5)

 

The post Golkar Bikin Fauzan Bingung appeared first on Lombok Post.

]]>
Wabup Minta SKPD Teknis Tindaklanjuti Program TMMD http://www.lombokpost.net/2017/09/22/wabup-minta-skpd-teknis-tindaklanjuti-program-tmmd/ Fri, 22 Sep 2017 12:03:23 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146512 TANJUNG-Tahun ini, Lombok Utara menjadi lokasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100. Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah pembukaan jalan baru Malimbu, Desa Malaka ke Dusun Bentek, Desa Persiapan Menggala dan pembangunan jembatan penghubung Desa Rempek dengan Desa Sambik Bangkol. Untuk melengkapi program TMMD tersebut, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin meminta dinas terkait membangun jalan […]

The post Wabup Minta SKPD Teknis Tindaklanjuti Program TMMD appeared first on Lombok Post.

]]>
TANJUNG-Tahun ini, Lombok Utara menjadi lokasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100. Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah pembukaan jalan baru Malimbu, Desa Malaka ke Dusun Bentek, Desa Persiapan Menggala dan pembangunan jembatan penghubung Desa Rempek dengan Desa Sambik Bangkol.

Untuk melengkapi program TMMD tersebut, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin meminta dinas terkait membangun jalan di sekitar lokasi jembatan penghubung Desa Rempek dan Desa Sambik Bangkol tersebut. Terutama setelah pembangunan jembatan yang dilakukan TNI bersama warga selesai. ”Kalau perlu pada APBD murni 2018 sudah dianggarkan,” ujar Sarifudin.

Baca Juga :

Saat ini kondisi jalan di sekitar lokasi jembatan penghubung Desa Rempek dan Desa Sambik Bangkol masih berupa tanah dan berdebu. Jika diguyur hujan maka jalan tersebut akan sulit dilewati. Hal inilah yang mendasari Sarifudin meminta dinas terkait menindaklanjutinya dengan membangun jalan setelah jembatan penghubung selesai dilakukan. ”Harus dibangun jalan, tidak cukup dengan jembatan ini. Jalannya juga harus diaspal,” tandasnya.

Ditambahkan Sarifudin, apabila musim hujan tiba, maka kondisi jalan yang masih tanah dan diapit perbukitan dikhawatirkan akan amblas. Ini karena struktur tanahnya masih labil. ”Bila perlu di murni (APBD 2018, Red) semua titik rawan yang ada bisa dikerjakan SKPD teknis,” pungkasnya. (puj/r7)

The post Wabup Minta SKPD Teknis Tindaklanjuti Program TMMD appeared first on Lombok Post.

]]>
KLU Akan Ekspor Kelapa ke Tiongkok http://www.lombokpost.net/2017/09/22/klu-akan-ekspor-kelapa-ke-tiongkok/ Fri, 22 Sep 2017 12:02:35 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146511 TANJUNG-Selain pariwisata, Kabupaten Lombok Utara (KLU) juga memiliki sektor perkebunan yang masih bisa dikembangkan yakni kelapa. Untuk memaksimalkan komoditi kelapa itu, Pemkab Lombok Utara menjalin kerja sama dengan Pemerintah Haikou, salah satu kota di Tiongkok. ”Kota Haikou ini dikenal dengan kota kelapa, jadi ini bisa dikerjasamakan, karena Lombok Utara juga memiliki potensi kelapa,” ujar Bupati […]

The post KLU Akan Ekspor Kelapa ke Tiongkok appeared first on Lombok Post.

]]>
TANJUNG-Selain pariwisata, Kabupaten Lombok Utara (KLU) juga memiliki sektor perkebunan yang masih bisa dikembangkan yakni kelapa. Untuk memaksimalkan komoditi kelapa itu, Pemkab Lombok Utara menjalin kerja sama dengan Pemerintah Haikou, salah satu kota di Tiongkok. ”Kota Haikou ini dikenal dengan kota kelapa, jadi ini bisa dikerjasamakan, karena Lombok Utara juga memiliki potensi kelapa,” ujar Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, kemarin (21/9).

Hal ini merupakan salah satu topik pembahasan Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar saat berkunjung ke Tiongkok, Senin hingga Rabu (20/9) lalu. Dalam kunjungan ini, bupati mengajak tim Global Hub dan APKASI. Ini untuk menindakalnjuti penandatanganan letter of intern yang dilakukan 25 Juli lalu di Jakarta. Selain itu, beberapa potensi Lombok Utara juga dibahas di sana. Seperti sektor pariwisata, pendidikan, maritim, perdagangan, dan pertanian.

Terkait, kerja sama yang disepakati soal komoditi kelapa ini, Lombok Utara akan mengekspor kelapa yang sudah diolah menjadi bahan setengah jadi ke Haikou. Kemudian, Pemerintah Kota Haikou akan menggerakkan pengusahanya untuk berinvestasi membangun pabrik pengolahan kelapa di Lombok Utara. ”Ini menarik karena banyak membutuhkan tenaga kerja. Jadi saya beri syarat izin kami keluarkan jika tenaga kerja lokal dimanfaatkan maksimal. Alhamdulillah mereka sepakat,” ungkapnya.

Baca Juga :

Sementara di bidang pariwisata, pemerintah dan pengusaha Haikou mengakui harus belajar ke Lombok Utara. Karena mereka tahu pariwisata Lombok Utara sangat maju. Pemerintah Haikou juga setuju untuk mempromosikan pariwisata kepada setiap warganya yang akan berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Lombok Utara.

Bahkan Konjen Indonesia di Haikou sangat bersemangat untuk ikut memperkenalkan Lombok Utara dengan seluruh potensi wisatanya di setiap pertemuan-pertemuan di Tiongkok. Untuk sektor pendidikan, kedua belah pihak membuka pintu yang selebar-lebarnya bagi putra-putri daerah Lombok Utara untuk belajar di Haikou.

Selain beberapa kerja sama tersebut, yang menarik dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang Global Hub.  Karena saat ini Tiongkok juga memiliki pelabuhan yang berada di garis perdagangan langsung dengan Lombok Utara. ”Kami bersama rombongan Global Hub pusat menawarkan kerja sama ke pemerintah Haikou. Dan Wali Kota Haikou tertarik untuk kerja sama tersebut, apalagi setelah melihat posisi NTB yang berada di tengah Indonesia,” pungkasnya. (puj/r7)

The post KLU Akan Ekspor Kelapa ke Tiongkok appeared first on Lombok Post.

]]>
Farouk-Rohmi Unggul dalam Survei Polmark http://www.lombokpost.net/2017/09/22/farouk-rohmi-unggul-dalam-survei-polmark/ Fri, 22 Sep 2017 10:29:13 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=146506 MATARAM-–Persaingan Pilgub NTB terus memunculkan kejutan. Terbaru, Prof H Farouq Muhammad dan Hj Sitti Rohmi Djalillah disebut sangat berpeluang menang jika dipasangkan. Hal tersebut mengacu hasil survei Polmark yang dipimpin oleh Eep Saefulloh Fatah. ”Benar, keduanya jika digabung akan mempunyai peluang menang yang besar, mengalahkan calon dengan elektabilitas tinggi saat ini,” kata peneliti Polmark Eko […]

The post Farouk-Rohmi Unggul dalam Survei Polmark appeared first on Lombok Post.

]]>
MATARAM-–Persaingan Pilgub NTB terus memunculkan kejutan. Terbaru, Prof H Farouq Muhammad dan Hj Sitti Rohmi Djalillah disebut sangat berpeluang menang jika dipasangkan. Hal tersebut mengacu hasil survei Polmark yang dipimpin oleh Eep Saefulloh Fatah.

”Benar, keduanya jika digabung akan mempunyai peluang menang yang besar, mengalahkan calon dengan elektabilitas tinggi saat ini,” kata peneliti Polmark Eko Bambang Subiantoro melalui rilis yang diterima Lombok Post, kemarin.

Dijelaskan, survei berlangsung 19-24 Agustus terhadap 1.200 responden menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Rinciannya adalah H Ahyar Abduh 15,8 persen, HM Suhaili FT 15,3 persen, dan HM Ali Bin Dachlan 12,8 persen. Adapun posisi papan tengah dengan perolehan suara di atas 5,0 persen diraih oleh Prof H Farouk Muhammad 5,9 persen dan Hj Sitti Rohmi Djalilah 5,5 persen. Selanjutnya suara di bawah lima persen adalah KH Zulkifli Muhadli 1,8 persen, Zulkieflimansyah 1,0 persen dan Lalu Rudy Irham Srigede 0,3 persen.

Baca Juga :

”Data survei pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) sebesar 41,6 persen,” sebutnya.

Menariknya adalah perubahan drastis terjadi ketika simulasi pasangan dilakukan. Setelah mencoba bongkar pasang berbagai kemungkinan paket calon, ditemukan hasil pasangan dengan elektabilitas tertinggi ada pada Farouk- Rohmi 8,7 persen, disusul Ahyar dengan pasangannya 8,5 persen, Ali BD dengan pasangannya 7,8 persen, Suhaili dengan pasangannya 6,8 persen, undecided voters tercatat sebesar 62.2 persen.

”Farouk-Rohmi memiliki magnet elektoral yang tertinggi dibandingkan lainnya,” katanya.

Analisanya, hal itu terjadi karena Farouk-Rohmi mencerminkan representasi dua pulau di NTB. Selain itu ada latar belakang basis sosial yang dipersepsi publik sebagai representasi Nahdatul Wathan (NW). Kelebihan lainnya, Farouk sudah memiliki basis suara DPD 160 ribu dukungan, lebih dari 4,0 persen pemilih 2018 yang diprediksi mencapai 3,9 juta. Selama menjabat Wakil Ketua DPD RI, Farouq menjadi salah satu tokoh NTB yang sangat populer bahkan untuk level nasional.

Rohmi sendiri menempati posisi puncak elektabilitas sebagai calon wakil gubernur 11,2 persen, jauh selisihnya dibandingkan calon lainnya seperti H Muhammad Amin 5,1 persen, Muhammad Syafrudin 5,1 persen, Lalu Gede Sakti 4,0 persen , Mori Hanafi 2,1 persen dan Putu Selly Andayani 2,3 persen.

Trend elektoral keduanya juga menarik untuk dianalisa. Dibandingkan calon lainnya yang memiliki popularitas dan elektabilitas personal lebih tinggi, faktor kemantapan pemilih Farouk dan Rohmi dinilai lebih efektif dibandingkan pasangan lain. Persentasenya 67,4 persen untuk Farouk dan 66,1 persen untuk Rohmi. Lalu disusul Ali BD 58,6 persen, Muh. Suhaili FT 58,3 persen, dan Ahyar Abduh 48,4 persen.

Hasil survei juga mencatat mayoritas masyarakat 78,3 persen menyatakan belum punya pilihan terhadap calon gubernur yang akan datang. Sejumlah data yang disebutkannya memperlihatkan dinamika politik NTB belum mengerucut pada salah satu tokoh. Kondisinya masih terbuka peluang bagi setiap individu untuk berkontestasi dan memenangkan pilkada yang akan dihelat 2018 mendatang.

Dikatakan, jika jadi berpasangan, maka keduanya tinggal memikirkan partai pengusung saja. Rohmi yang sudah mengunci Demokrat dengan delapan kursi memerlukan tambahan sekurangnya lima kursi lagi. Peluang itu bisa didapat melalui PAN yang pas memiliki lima kursi.

 ”Farouq jadi salah satu finalis juga di PAN,” kata H Syaiful Muslim, Ketua Tim Desk Pilkada PAN NTB beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Farouq menegaskan dirinya memang hanya mengincar posisi nomor satu. Dengan berbagai pergerakan yang sudah dan terus dilakukan, ia yakin pada waktunya akan mendapat dukungan partai yang pas, termasuk calon pendamping yang tepat.

”Saya yakin akan peluang menang,” katanya.

Rohmi belum memberikan komentar spesifik terkait rilis lembaga survei tersebut. Namun yang pernah disampaikan beberapa waktu lalu adalah potensi dan peluang yang masih sangat terbuka. Berbagai kemungkinan menurutnya bisa saja terjadi mengikuti perkembangan politik NTB. (yuk/r4)

 

The post Farouk-Rohmi Unggul dalam Survei Polmark appeared first on Lombok Post.

]]>