Lombok Post http://www.lombokpost.net Pertama dan Terbesar di Nusa Tenggara Barat Sat, 27 May 2017 04:15:31 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.7.5 Perbaikan Jembatan, Jalan Arya Banjar Getas Putus http://www.lombokpost.net/2017/05/27/perbaikan-jembatan-jalan-arya-banjar-getas-putus/ Sat, 27 May 2017 04:15:31 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137313 MATARAM–Akses Jalan Arya Banjar Getas Kota Mataram, terputus. Pasalnya, ada perbaikan konstruksi dan pelebaran Jembatan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang. Akibatnya, masyarakat yang ingin melewati jalan itu, harus mencari jalan lain. Salah satunya dengan mengambil jalan melingkar melewati jalan lingkungan di Kelurahan Kekalik, Mataram. “Karena ini ada perubahan konstruksi, jadi harus diputus total,” kata salah […]

The post Perbaikan Jembatan, Jalan Arya Banjar Getas Putus appeared first on Lombok Post.

]]>
MATARAM–Akses Jalan Arya Banjar Getas Kota Mataram, terputus. Pasalnya, ada perbaikan konstruksi dan pelebaran Jembatan Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang.

Akibatnya, masyarakat yang ingin melewati jalan itu, harus mencari jalan lain. Salah satunya dengan mengambil jalan melingkar melewati jalan lingkungan di Kelurahan Kekalik, Mataram.

“Karena ini ada perubahan konstruksi, jadi harus diputus total,” kata salah satu pelaksana kontrak dari PT Sanur Jaya Utama David, yang ditemui di lapangan.

Dijelaskan, proyek ini diharapkan rampung pada bulan November mendatang. Selama masa pengerjaan proyek, akses jalan ini tidak dapat dilalui satupun kendaraan.

“Kita sudah koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian, sudah ada pengalihan arus sebagai pengganti sementara jalan ini,” terangnya.

Rekan David, Wayan Sute mengatakan, pengerjaan jembatan tidak bisa seperti pengerjaan jalan pada umumnya. Jika perbaikan jalan bisa dilakukan persisi, tanpa harus memperbaiki semuanya, tidak dengan jembatan.

“Sebab betonnya tidak bisa dikerjakan separuh-separuh,” terangnya.

Saat ini prosesnya tengah dalam persiapan pemasangan rangka baja. Apalagi akan ada perubahan konstruksi, maka dibutuhkan suasana kerja yang maksimal. Sehingga proyek diharapkan bisa selesai tepat waktu.

“Jembatan ini mau diperlebar, selain itu kapasitas tonasenya akan ditingkatkan,” terangnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Mahmuddin Tura menyebut proyek itu milik pemerintah provinsi. “Tetapi ada keterlibatan dari kami juga, khususnya untuk pembebasan lahan,” kata Tura.

Menariknya, Tura mengatakan saat ini status lahan untuk pelebaran jembatan masih dalam proses. Sayangnya ia belum bisa mengonfirmasi berapa lahan yang dibutuhkan untuk pembebasan di kedua sisi jembatan.

“Tidak hafal, tapi masih proses pembebasan lahan,” terangnya.

Ia belum melihat detail perkembangan rencana pengerjaan itu. Sebab belum ada waktu meninjau pengerjaan. “Saya belum lihat, sudah sejauh mana (prosesnya),” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan H Khalid saat dihubungi tak menjawab panggilan. Begitu juga pesan singkat, belum ada tanggapan hingga berita ini diturunkan. (zad/r3)

 

The post Perbaikan Jembatan, Jalan Arya Banjar Getas Putus appeared first on Lombok Post.

]]>
Pedagang Tuak Divonis Denda http://www.lombokpost.net/2017/05/27/pedagang-tuak-divonis-denda/ Sat, 27 May 2017 04:05:27 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137310 MATARAM–Sidang kasus minuman keras jenis tuak di Kota Mataram digelar kemarin (26/5). Namun hanya dua terdakwa dari empat terdakwa (sebelumnya tertulis lima terdakwa) yang hadir. Mereka ini diperiksa Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada operasi gabungan yang digelar Selasa malam (22/5) di dua tempat Ampenan dan Cakranegara. Mereka adalah I Komang Putre, I Nengah Wenten […]

The post Pedagang Tuak Divonis Denda appeared first on Lombok Post.

]]>
MATARAM–Sidang kasus minuman keras jenis tuak di Kota Mataram digelar kemarin (26/5). Namun hanya dua terdakwa dari empat terdakwa (sebelumnya tertulis lima terdakwa) yang hadir. Mereka ini diperiksa Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada operasi gabungan yang digelar Selasa malam (22/5) di dua tempat Ampenan dan Cakranegara.

Mereka adalah I Komang Putre, I Nengah Wenten dan Ni Kadek Karniawati. Sementara, satu lagi Made Swarta tidak hadir dalam persidangan. “Tetapi yang satu itu juga telah ditetapkan secara inabsentia,” kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Mataram Sutrisno.

Dengan kata lain, mereka telah divonis bersalah. Serta harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Para pedagang itu, dikenakan pasal tindak pidana ringan (tipiring). Dengan vonis hukuman minimal, yakni denda uang Rp 500 ribu subsider kurungan 1 bulan.

“Jadi kalau mereka tidak mau bayar denda, ya harus dikurung 1 bulan,” terangnya.

Dua tersangka yang hadir dalam persidangan memilih langsung membayar denda. Hanya Ni Kadek Karniawati yang memilih bayar separuh dari vonis. Tapi ia berjanji segera melunasi pembayaran.

“Mereka jelas melanggar pasal 17 perda nomor 2 tahun 2015 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol,” ujarnya.

Menyikapi putusan hakim, Sutrisno yang mewakili PPNS tidak mempersoalkan hasilnya. Walau hukuman yang diberikan, adalah hukuman minimal dari ancaman maksimal yakni kurungan 6 bulan dan atau denda Rp 50 juta. “Ya itu ranah hakim, kami menerima,” cetusnya.

 Ia mengingatkan pada para penjual tuak lainnya untuk menghentikan berjualan tuak. Pihaknya tidak lagi akan mempertanyakan apakah para pelaku sudah menerima bantuan atau tidak. Tahapan saat ini, adalah penegakan perda. Bukan lagi, sosialiasi, himbauan atau peringatan.

“Tidak benar kalau kami dianggap tidak pernah sosialisasi. Mereka saja yang bandel,” tegasnya.

Putusan peradilan tetap mengacu pada law enforcement. Pernah atau tidak mereka menerima bantuan, pelaku tidak bisa menghindari vonis.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kota Mataram Lalu Muhammad Zakir berjanji kembali turun melakukan pengawasan. Bahkan intensitas penindakan akan lebih digencarkan. Dengan harapan warga kota, tunduk dan patuh pada aturan dan ketentuan yang telah diputuskan.

“Kami berharap ini bisa jadi efek jera, bagi pelaku dan pedagang lain,” harapnya.

Soal bantuan, lanjutnya itu sudah menjadi domain kepala daerah. Pihaknya ada pada posisi memastikan perda dan aturan ditegakkan.

Sementara itu, salah satu pedagang yang divonis asal Pondok Prasi Komang Putre mengaku kapok berjualan tuak. Ia juga awalnya tidak menyangka pemerintah akan menindak para penjual yang belum menerima bantuan.

“Saya fikir yang terima bantuan saja, karena saya belum (terima),” dalih Komang.

Tetapi di sisi lain, ia menyampaikan harapan agar pemerintah kota kembali menyalurkan bantuan untuk eks pedagang tuak. Sebab di lapangan masih banyak yang tidak mendapat bantuan.

“Saya sudah ajukan diri pada pak kaling, tetapi ndak ada bantuan  yang saya terima,” ungkapnya.

 “Hukuman saya terima, tetapi mohon pemerintah perhatikan juga bagaimana kami harus berusaha, sementara tidak ada modal alih usaha,” sambungnya. (zad/r3)

The post Pedagang Tuak Divonis Denda appeared first on Lombok Post.

]]>
GenPI Lombok Sumbawa Pamerkan Replika WHAT 2016 di Pesona Khazanah Ramadan Lombok http://www.lombokpost.net/2017/05/27/genpi-lombok-sumbawa-pamerkan-replika-what-2016-pesona-khazanah-ramadan-lombok/ Sat, 27 May 2017 02:45:57 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137308 LOMBOK – Pesona Khazanah Ramadan Lombok yang dibuka sejak Kamis (25/5) langsung heboh. Ribuan masyarakat ‘mengepung’ Islamic Center Mataram. Semua kompak menyerbu stand Media Centre yang memampang piala World Halal Tourism Award 2015 dan 2016 berukuran dua meter. Desain trofi yang dikawal Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Lombok Sumbawa itu mirip seperti aslinya. Warna, bentuk hingga […]

The post GenPI Lombok Sumbawa Pamerkan Replika WHAT 2016 di Pesona Khazanah Ramadan Lombok appeared first on Lombok Post.

]]>
LOMBOK – Pesona Khazanah Ramadan Lombok yang dibuka sejak Kamis (25/5) langsung heboh. Ribuan masyarakat ‘mengepung’ Islamic Center Mataram. Semua kompak menyerbu stand Media Centre yang memampang piala World Halal Tourism Award 2015 dan 2016 berukuran dua meter.

Desain trofi yang dikawal Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Lombok Sumbawa itu mirip seperti aslinya. Warna, bentuk hingga lekuk trofi, semua dibuat sangat mirip. Satu-satunya yang membedakan, trofi yang dipajang di Pesona Khazanah Ramadan Lombok ukurannya super jumbo. Tingginya saja mencapai dua meter. Ukurannya jauh lebih tinggi dari ukuran manusia Indonesia pada umumnya.

“Trofi World Halal Tourism Award ini sudah menaikkan confidence sebagai bangsa, mengangkat credibility sebagai negara, dan meng-calibration standart dunia untuk Lombok NTB. Dua tahun kita menjadi nomor satu. Kebanggaan ini kami pamerkan ke semua pengunjung Pesona Khazanah Ramadan Lombok,” tutut Siti Khotijah, koordinator Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Lombok Sumbawa, Jumat (26/5).

Karena itu GenPi Lombok Sumbawa ingin konsisten menggunakan desain ini di semua even yang mempromosikan family friendly tourism.

Dimulai dari Pesona Khazanah Ramadan Lombok, Media Center di halaman utama Islamic Center NTB disulap menjadi booth yang tak pernah sepi dikunjungi pengunjung. Booth beruluran 5 x 8 meter yang didesain dengan tema forest and tourism langsung heboh.

Dari mulai pusat informasi event Pesona Khazanah Ramadhan, Tourist Information Center hingga replika world halal tourism award, menjadi menu wajib yang harus disambangi dan diabadikan pengunjung.

“Kami buka dari jam 10 pagi hingga jam 10 malam. Ini nggak pernah sepi, terutama replika Workd Halal Tourism Award 2015 dan 2016. Selalu saja ada yang selfie dan mempostingnya ke dunia maya. Untuk teman teman yang akan mengupdate berita, ingin posting keseruan Pesona Khazanah Ramadan Lomobk, kami telah siapkan free wifi di media center,” timpal Ajie, koordinator Media Center.

Arasy, salah seorang team leader GenPI Lombok Sumbawa menambahkan, Genpi siap mengawal berbagai lomba. Dari mulai Lomba foto, lomba blog, lomba vlog dan berbagai lomba lainnya, semua akan dikawal langsung oleh pasukan digital bentukan Kementerian Pariwisata itu. “Yang berminat silakan gabung. Banyak experience dan keseruan yang bisa didapat,” ungkapnya.

Kreasi unik yang ada di Pesona Khazanah Ramadan Lombok itu ikut dikomentari Menpar Arief Yahya. Menghadirkan kembali ketangguhan Wonderful Indonesia lewat replika World Halal Tourism Award 2015 dan 2016 itu menurutnya menjadi sangat strategis. “Ada filisofinya, ada sejarahnya, ada estetikanya, dan ada spirit membangun family friendly tourism melalui pintu pariwisata,” ujar Mantan Dirut PT Telkom itu.

Yang lebih penting lagi, pengunjung akan makin ingat bahwa Indonesia itu adalah bangsa juara! Bangsa pemenang! “Malaysia dan Turki itu legenda di Wisata Halal Dunia. Dari waktu ke waktu, ya dua negara ini yang menonjol. Tapi di 2015 dan 2016, kita ambil alih. Ini mempertegas bahwa Indonesia itu solid. Terimakasih NTB. Terimakasih GenPi Lombok Sumbawa. Salam Pesona Indonesia,” tutur Arief Yahya. (*)

The post GenPI Lombok Sumbawa Pamerkan Replika WHAT 2016 di Pesona Khazanah Ramadan Lombok appeared first on Lombok Post.

]]>
Menelusuri Wisata Sejarah Bung Karno Lewat Parade Pesona Kebangsaan 2017 http://www.lombokpost.net/2017/05/27/menelusuri-wisata-sejarah-bung-karno-lewat-parade-pesona-kebangsaan-2017/ Sat, 27 May 2017 02:37:02 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137306 JAKARTA – Kabupaten Ende di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi saksi kehidupan Ir. Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia. Kentalnya nilai sejarah yang dialami Bapak Proklamator yang lahir pada 6 Juni 1901 ini, lekat dengan daerah ini yang lama dijadikan tempat pengasingan. Melalui event tahunan Parade Pesona Kebangsaan 2017, napak tilas sejarah Bung Karno di Ende, […]

The post Menelusuri Wisata Sejarah Bung Karno Lewat Parade Pesona Kebangsaan 2017 appeared first on Lombok Post.

]]>
JAKARTA – Kabupaten Ende di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi saksi kehidupan Ir. Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia. Kentalnya nilai sejarah yang dialami Bapak Proklamator yang lahir pada 6 Juni 1901 ini, lekat dengan daerah ini yang lama dijadikan tempat pengasingan. Melalui event tahunan Parade Pesona Kebangsaan 2017, napak tilas sejarah Bung Karno di Ende, 1 Juni 2017 bakal dibikin meriah.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dua tahun lalu ikut parade itu. Bahkan ikut parade berjalan sekitar 3 km dari pelabuhan sampai ke pusat kota dengan baju adat NTT.

Tidak hanya soal Bung Karno, di Ende, destinasi wisatanya sangat banyak dan beragam. Selain Taman Renungan Bung Karno dan Rumah Pengasingan Bung Karno, Pesona Ende memiliki Kampung Adat Wolotopo, Danau Kelimutu (Danau Tiga Warna), Museum Tenun Ikat, Pantai Ria atau Pantai Ende, Kampung Adat Jopu, Pasar Tradisional Ende, Pantai Batu Biru, Air Terjun Murondao dan Museum Bahari Ende.

“Parade tersebut sebagai momentum Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei lalu hingga hari lahirnya Pancasila pada 1 Juni. Kegiatan Parade Pesona Kebangsaan juga dilanjutkan dengan Bulan Bung Karno selama bulan Juni, juga menghadirkan jalur wisata yang mempesona di Ende,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti yang didamping Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Asdep Personal Kemenpar Wawan Gunawan, Jumat (26/5).

Esthy menjelaskan, Parade Kebangsaan ini merupakan kristalisasi kesadaran berbangsa bernegara, yang diselenggarakan oleh berbagai kalangan. Beragam kegiatan (multievent) yang berpuncak pada Upacara Pancasila pada 1 Juni mendatang, untuk mengenang paruh kehidupan Bung Karno di Ende, yang menginspirasi pokok pikiran tentang Pancasila.

“Pada tanggal 31 Mei, akan ada renungan malam bersifat reflektif yang diselenggarakan di Taman Soekarno. Di Pulau Ende, pada saat yang sama, berbagai kalangan dari seluruh Indonesia juga melakukan renungan malam. Esok harinya mereka melakukan pelayaran fajar,” ujar Esthy yang diamini Wawan.

Pada Renungan Malam akan diadakan berbagai kegiatan untuk mengenang sosok Bung Karno seperti pemutaran film Bung Karno di Ende dan pertunjukan seni. Di taman ditampilkan Wayang Tonil Soekarno, hasil kolaborasi Wayang Ajen dengan musik lokal Flores.

Sementara di Pulau Ende, ditampilkan Wayang Garuda, hasil kolaborasi berbagai seniman Indonesia, membacakan beberapa kutipan, ujaran atau kata mutiara Bung Karno dan Bapak Ibu Bangsa yang lain. Hadir juga nara sumber yang kompeten Taufik Razen yang juga Budayawan sejarah.

“Selain itu terdapat acara menyalakan lilin secara bersama-sama, yang dimulai dari api yang satu ke yang lain, dengan saling berbagi. Menggambarkan pelita bangsa dibangun berdasarkan semangat gotong royong,” ujar Wawan menambahkan.

Tidak hanya itu, lanjut Wawan, Napak Tilas Alam Soekarno juga menjadi kegiatan yang menarik untuk dikembangkan, sebagai lawatan sejarah dan jalur wisata alam baru dengan latar keindahan alam Flores.

“Berbagai kegiatan untuk napak tilas dikemas dalam Lintasan Gunung Meja ke Danau Kelimutu, lalu ada juga Karnaval Etnik Alam Terbuka, Lokakarya dan Pembelajaran, serta Prosesi Elang Rajawali yang menjadi simbol Garuda Pancasila. Elang Rajawali akan diarak dari Gunung Meja ke Danau Kelimutu. Kegiatan Napaktilas Alam Soekarno, keseluruhan akan melibatkan sekurang-kurangnya 500 orang. Terdiri atas 111 peserta utama, dan 90 peserta aktif masing-masing daerah. Dengan dukungan 25 panitia lokal,” papar Wawan.

Bukan itu saja, imbuh Wawan, berbagai acara pendukung Parade Pesona Kebangsaan juga ikut diselenggrakan selama 10 hari dari tanggal 20 Mei hingga 1 Juni 2017. Berbagai acara seru seperti Sasana Seni Soekarno serta Pameran Seni Rupa dan poster Ende Kota Pancasila, dan Lokakarya Busana Etnik Kontemporer. Terdapat juga tarian rakyat Ende Lio, sebagai pembukaan secara simbolik kegiatan Parade Pesona Kebangsaan, Festival Marching Band, Napak Tilas Sepeda yang menyusuri situs bersejarah di Ende.

“Masih banyak acara seru lainnya seperti Ende Cultural Expo, Lomba Fotografer Pesona Ende, Lomba Perahu Layar, Ende Wonderland Destination, Peluncuran Perpustakaan Pancasila, Pancasila Rumah Kita, Pembentukan Gugus Tugas Revolusi Mental yang bekerjasama dengan Deputi Budaya Menko PMK, pertunjukan film kebangsaan, serta Sarasehan dan Pembentukan Jaringan Kota Kebangsaan yang disingkat dengan Nagarakotagama,” pungkas Wawan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi event Parade Pesona Kebangsaan 2017 ini. Kegiatan ini yang setiap tahun makin meriah ini bisa menjadi sarana untuk mempromosikan potensi pariwisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTT, khususnya ke Pulau Sumba maupun Kabupaten Ende, selain sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan keunikan warisan budaya nenek moyang berupa tenung ikat.

“Parade Pesona Kebangsaan juga sebagai upaya melestarikan sekaligus mempromosikan Situs Sejarah Bung Karno. Ada rumah tempat pengasingan Bung Karno dan peninggalan-peninggalannya yang masih terjaga rapi,” kata Menpar Arief Yahya.

Menurut Menpar Arief Yahya, Parade Pesona Kebangsaan juga bagian dari upaya memperkuat atraksi sebagai bagian penting dari unsur 3 A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas).

“NTT merupakan destinasi kelas dunia karena memiliki ikon Komodo, Danau Kalimutu, dan Labuan Bajo yang ditetapkan sebagai destinasi prioritas dikembangkan sebagai Bali Baru,” tukas Menpar Arief Yahya.(*)

The post Menelusuri Wisata Sejarah Bung Karno Lewat Parade Pesona Kebangsaan 2017 appeared first on Lombok Post.

]]>
Sambut Asian Games 2018, Palembang Bikin Kampoeng Warna-Warni http://www.lombokpost.net/2017/05/27/sambut-asian-games-2018-palembang-bikin-kampoeng-warna-warni/ Sat, 27 May 2017 02:30:42 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137303 PALEMBANG – Kampung warna-warni makin ngetren dan menginspirasi banyak daerah untuk dijadikan destinasi desa wisata. Setelah kampung warna-warni di Semarang yang mendunia karena di-repost oleh media-media internasional, lalu Jogjakarta dan Malang yang juga go international, kini giliran Palembang, Sumsel yang beraksi. Mereka baru saja membuat kambung warna-warni yang di-launching demi menyambut Asian Games 2018. Ini […]

The post Sambut Asian Games 2018, Palembang Bikin Kampoeng Warna-Warni appeared first on Lombok Post.

]]>
PALEMBANG – Kampung warna-warni makin ngetren dan menginspirasi banyak daerah untuk dijadikan destinasi desa wisata. Setelah kampung warna-warni di Semarang yang mendunia karena di-repost oleh media-media internasional, lalu Jogjakarta dan Malang yang juga go international, kini giliran Palembang, Sumsel yang beraksi.

Mereka baru saja membuat kambung warna-warni yang di-launching demi menyambut Asian Games 2018. Ini matching dengan logo Asian Games 2018 yang juga warna-warni.

Program Kampoeng Warno-Warni yang digagas Relawan Gemilang Peduli Asian Games, kini mendapat perhatian banyak pihak, termasuk pihak swasta yakni Perusahaan Cat Propan. Sejumlah sponsor memberikan dukungan, mengingat Kampoeng warno-warni disiapkan sebagai wisata baru di Palembang.

Untuk pengecatan kampoeng warno-warni, Produk cat ternama di Indonesia, Propan memberikan dukungannya dengan menggelontorkan ratusan kilogram cat untuk tahap awal. “Kampoeng Warno-Warni ini termasuk bagian dari menyemarakkan event Asian Games tahun depan. Banyak yang sudah memberikan dukungannya. Terakhir kita baru terima cat dari Propan, terima kasih Propan,”kata sekretaris Gemilang Peduli Asian Games, Mas Warto di Palembang, Jumat (26/05).

Mas Warto menjelaskan, Kampoeng Warno-Warni telah dimulai sejak beberapa waktu lalu dan dipusatkan di seberang ulu, berhadapan langsung dengan Benteng Kuto Besak. Warto menyatakan organisasi yang dipimpinnya selalu siap berkolaborasi menyukseskan Asian Games 2018.

“Kita semarakkan Palembang ini untuk mempromosikan Asian Games 2018. Untuk infrastruktur, Palembang sudah siap. Sekarang tugas kita bersama untuk mempromosikannya, sekaligus mengajak peran serta masyarakatnya,” papar Mas Warto.

Diketahui, Palembang, bersama Jakarta, akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018, yang dihelat pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Menyongsong perhelatan olahraga akbar antarnegara Asia itu, Pemkot Palembang merencanakan sejumlah program kepariwisataan.

Sebelumnya, Wali Kota Palembang Harnojoyo menyampaikan sejumlah program pembangunan Pemerintah Kota Palembang, khususnya pariwisata, kepada Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Teten Masduki, di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pertemuan yang serius tapi santai, itu Harnojoyo mengatakan, kepariwisataan adalah salah satu program prioritas Pemerintah Kota Palembang untuk percepatan perwujudan visi Palembang EMAS (Elok, Madani, Aman, Sejahtera) dan kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018.

Harnojoyo menjelaskan, sektor wisata menjadi salah satu prioritas dalam rangka menyambut perhelatan Asian Games 2018 mendatang. Saat ini Pemkot Palembang telah berhasil mewujudkan wisata pedestrian Sudirman, taman-taman dan wisata lainnya.

Namun kali ini Pemkot Palembang kembali merencanakan pengembangan wisata lain, ada sembilan program pengembangan wisata dipaparkan guna meyakinkan Pemerintah pusat agar dapat mengucurkan bantuan kepada Pemerintah Kota Palembang, salah satunya restorasi Benteng Kuto Besak (BKB) dan percantik kawasan sungai Musi.

“Apa yang akan dilakukan Pemkot Palembang, yaitu penataan Sungai Musi, pengecatan rumah di bantaran Sungai Musi, penataan bangunan bersejarah, restorasi Sungai Sekanak, revitalisasi Bukit Siguntang, pengembangan wisata Pulau Kemaro, dan pembangunan pasar seni. Kemudian program pembangunan pasar wisata terpadu di Sekanak, pembangunan air terjun menari di plaza Benteng Kuto Besak, pembanguan air terjun Ampera,” papar Harnojoyo.

Ia mengatakan, sejumlah program terkait pariwisata juga telah berjalan. Antara lain, pedestrian Sudirman yang berlangsung tiap malam sabtu dan malam minggu.

Sejumlah aktivitas seni disajikan di tempat itu, mulai dari diskusi seni dan budaya, teater, kesenian tradisonal, komunitas pencinta hewan, hingga permainan tradisional anak.

“Selain pedestrian Sudirman, ada pula Al Quran Al Akbar di Gandus, yang menjadi daya tarik wisatawan. Setiap hari, tempat ini tak pernah sepi pengunjung,” tambah Harnojoyo.

Saat ini, sejumlah tempat wisata juga kerap dikunjungi wisatawan, lokal maupun mancanegara. Mulai dari Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Monpera, Kampung Kapitan, Kampung Al Munawwar. Kampung dengan bangunan heritage yang pernah menjadi objek content di media social bersama GenPI Sumsel.

“Tema Almunawar menjadi hastag yang mengudara di trending topic sekitar 9 jam,” aku Kadispar Sumsel Irene Camelyn Sinaga. Dua kali berkegiatan dengan tagar almunawar, dan selalu menjadi bahan perbincangan netizen di media sosial.

Harnojoyo optimistis, jika program-program yang direncanakan itu terwujud, ditambah program yang telah berjalan saat ini, pariwisata di Palembang akan makin berkembang.

“Wisatawan lokal maupun mancanegara tentu akan tertarik berkunjung ke Palembang. Perlu aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat, kementerian. Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Harus jemput bola agar pembangunan di Kota Palembang tidak terhambat,” tukas Harnojoyo.

Sumatera Selatan (Sumsel) sejak 2015 sudah ditetapkan oleh Menpar Arief Yahya sebagai provinsi percontohan dalam menggelar Sport Tourism. Mereka sedang mempersiapkan Asian Games 2018, yang closing ceremony-nya bakal dipusatkan di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumsel.

Menpar Arief Yahya menyebut faktor 50% sukses sebuah daerah itu serius menggarap pariwisata adalah CEO Commitment. Keseriusan kepala daerahnya, dan itu terbukti di Sulut dan Banyuwangi.

“Pertama, tempatkan orang yang betul, terbaik, punya passion di pariwisata sebagai kadisparnya! Kedua, alokasi budgeting-nya harus lebih banyak ke sektor yang sudah dipilih menjadi core economy daerah tersebut! Kalau pariwisata ya, harus dialokasikan yang kelihatan agar bisa membangun destinasi kelas dunia,” kata Arief Yahya.(*)

The post Sambut Asian Games 2018, Palembang Bikin Kampoeng Warna-Warni appeared first on Lombok Post.

]]>
Meriahkan PKB 2017, Gianyar Siapkan 1500 Seniman http://www.lombokpost.net/2017/05/27/meriahkan-pkb-2017-gianyar-siapkan-1500-seniman/ Sat, 27 May 2017 02:27:22 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137301 BALI – Gaung Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Juni hingga 8 Juli 2017 sudah terasa hangat dibicarakan public di Bali. Apalagi, setiap daerah di Pulau Dewata itu sudah harus mempersiapkan performance terbaiknya di Art Center, Denpasar, Bali itu. “Dan penampilan masing-masing Banjar itu sangat perfect! Sudah seperti tampil di […]

The post Meriahkan PKB 2017, Gianyar Siapkan 1500 Seniman appeared first on Lombok Post.

]]>
BALI – Gaung Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Juni hingga 8 Juli 2017 sudah terasa hangat dibicarakan public di Bali. Apalagi, setiap daerah di Pulau Dewata itu sudah harus mempersiapkan performance terbaiknya di Art Center, Denpasar, Bali itu. “Dan penampilan masing-masing Banjar itu sangat perfect! Sudah seperti tampil di forum internasional saja,” sebut Menpar Arief Yahya, di Jakarta.

Dia memastikan, PKB kali ini akan memberikan sajian budaya dan seni terbaik. Di ajang rutin setiap tahun ini, PKB menjadi standart berkesenian terbaik di Bali. “Tahun lalu, dibuka meriah oleh Presiden Joko Widodo. Mudah-mudahan tahun ini beliau juga berkesempatan membukanya tahun ini juga,” ungkap Menpar Arief.

Persiapan yang sudah dilakukan dengan baik adalah Kabupaten Gianyar. Kabupaten tersebut memastikan akan memboyong 1.500 seniman-nya untuk memeriahkan perayaan budaya terbesar, terlama, paling prestisius di Pulau Dewata tersebut.

”Gianyar akan membawa kejutan dengan kembali mengangkat dua kesenian langka yang sudah direkonstruksi, yakni Gong Saron dan Angklung Ende,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali AA Gede Yuniartha Putra yang juga diamini oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar Gusti Ngurah Wijana.

Pria yang biasa disapa Agung itu menjamin bahwa wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara dipastikan akan terpukau dengan rombongan Gianyar. Pasalnya, kabupaten yang terkenal akan keseniannya itu sudah melakukan persiapan sejak HUT Kota Gianyar ke 24, beberapa waktu lalu.

Dari 24 materi, semuanya diikutsertakan dengan melibatkan 1500 lebih seniman Gianyar. Rinciannya akan menyajikan 1 pawai, 10 Lomba, 10 parade dan 3 pementasan terkait kesenian Bali. ”Bagi kami bukan hanya soal pariwisata dan sajian untuk para wisatawan, namun soal PKB bagi kami sangat penting dalam materi pengembangan dan pelestarian seni dan budaya kami,” ujar Wijana.

Terkait dengan dua kesenian gong Saron dan angklung Ende yang akan diperlihatkan di panggung PKB, dua kesenian ini akan membuat pengunjung tersanjung. Pasalnya, dua kesenian yang hampir punah ini, merupakan hasil pendataan yang dilakukan oleh tim Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan dan sudah di rekontruksi.

”Silahkan datang saja ke Bali, nanti lihat sendiri hasil kreasi kami. Kami akan jaga budaya ini, untuk kesenian Indonesia dan untuk pariwisata Indonesia,” ujar Agung yang juga diamini Wijana. Pagelaran pertama nantinya akan dipentaskan di PKB adalah angklung Ende yang dibawakan oleh Sekaha Teruna Pandawa di Banjar Tarukan, Desa Mas, Kecamatan Ubud.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Asdep Segmen Pasar Personal Wawan Gunawan mengatakan, PKB ini sudah konsisten dilaksanakan sejak tahun 1979.Kata Wawan, PKB 2017 akan diramaikan kesenian dari 9 kabupaten/kota se-Bali. Tak hanyaitu, beberapa daerah lain seperti Banyuwangi, Aceh dan NTT juga turut meramaikan acara.

”Lebih menariknya lagi PKB 2017 tahun ini dirancang berbeda dengan tahun sebelumnya. Masing-masing kabupaten/kota mesti menampilkan tradisi unik dan menarik. Pementasan tradisi unik dan menarik ini penting agar wisatawan nusantara maupun mancanegara tahu kekayaan masing-masing kabupaten kota,” ujar Wawan.

Untuk kegiatannya juga dijamin punya daya tarik. Pasalnya, PKB 2017 rentetan acaranya sangat banyak dan berwarna. Diantarannya adalah pertunjukkan kesenian, pameran, dan pawai budaya.

”Pesta Kesenian Bali kini menginjak usia ke-39. Dalam acara ini, berbagai kesenian Bali ditampilkan untuk mempertahankan Bali sebagai destinasi wisata utama di Indonesia. Tema PKB 2017. Tahun 2017 kali ini adalah Ulun Danu.

Yang artinya Melestarikan Air Sumber Kehidupan. Kata Wawan, Ulu dapat berarti kepala,pusat, sumber, hulu, sedangkan Danu dapat berarti danau atau sumber air, sehingga Ulun Danu dapat diartikan pusat, sumber atau mata air.

”Dalam kehidupan masyarakat Bali, air merupakan simbol kehidupan itu sendiri. Ulun Danu merupakan kearifan lokal berupa pengetahuan tentang bagaimana kita semestinya memelihara, memuliakan, dan mengelola air sebagai sumber kehidupan dan penghidupan serta sumber peradaban,” ujar Wawan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, PKB merupakan wadah penggalian, pelestarian, dan pengembangan seni budaya Bali. ” PKB harus menjadi landasan yang kokoh agar seniman lebih bekerja keras untuk memberikan warna bagi Bali dan wisatawan-wisatawan yang datang ke Bali, harus level dunia dan karya kita harus mendunia,”ujar Menpar Arief Yahya.(*)

The post Meriahkan PKB 2017, Gianyar Siapkan 1500 Seniman appeared first on Lombok Post.

]]>
Selain Dompu, Polisi Dalami Kasus CPNS K2 Bima http://www.lombokpost.net/2017/05/27/selain-dompu-polisi-dalami-kasus-cpns-k2-bima/ Fri, 26 May 2017 17:02:16 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137297 MATARAM-Penanganan kasus dugaan penyimpangan dalam perekrutan CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2) Kota Bima, terus didalami. Penyidik Polres Kota Bima mulai memanggil seluruh peserta yang lulus K2 untuk diklarifikasi. Kasatreskrim Polres Kota Bima AKP Afrizal mengatakan, kasus CPNS K2 Bima tetap menjadi atensi mereka. Pihaknya juga telah mengklarifikasi  sejumlah pihak terkait. ”Masih lid (penyelidikan, […]

The post Selain Dompu, Polisi Dalami Kasus CPNS K2 Bima appeared first on Lombok Post.

]]>
MATARAM-Penanganan kasus dugaan penyimpangan dalam perekrutan CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2) Kota Bima, terus didalami. Penyidik Polres Kota Bima mulai memanggil seluruh peserta yang lulus K2 untuk diklarifikasi.

Kasatreskrim Polres Kota Bima AKP Afrizal mengatakan, kasus CPNS K2 Bima tetap menjadi atensi mereka. Pihaknya juga telah mengklarifikasi  sejumlah pihak terkait.

”Masih lid (penyelidikan, Red). Beberapa pihak sudah kita klarifikasi dan dokumen-dokumen juga sedang dikumpulkan,” kata Afrizal.

Baca Juga

Menurut Afrizal, kasus ini indikasinya serupa dengan kasus CPNS K2 Dompu yang tengah ditangani Polda NTB. Yakni banyak peserta yang lulus namun tidak memenuhi kriteria.

”Hampir sama dengan yang di Dompu. Jadi banyak peserta yang lulus, tapi sebenarnya tidak memenuhi kriteria,” jelasnya.

Lebih lanjut, dalam penanganan perkaranya, penyidik telah menyusun timeline untuk mengklarifikasi sejumlah pihak terkait. Selain akan memanggil peserta yang lulus K2, polisi juga akan memanggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), pihak dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bima, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Denpasar.

Kata Afrizal, pemanggilan terhadap instansi terkait akan dilakukan setelah klarifikasi terhadap peserta rampung dilaksanakan. Sejauh ini, pihaknya telah mengklarifikasi 30 orang kepala sekolah yang mengetahui proses CPNS K2 Bima.

Karena hampir serupa dengan CPNS K2 Dompu, apakah polisi akan memanggil Walikota Bima juga? Disinggung hal itu, Afrizal mengatakan seluruh pihak terkait dan jika dibutuhkan untuk kepentingan penyelidikan, tentu akan dimintai klarifikasi.

”Semua yang kita perlukan dalam penyelidikan, akan kita minta klarifikasi,” tegas dia.

Diketahui, kasus K2 Bima diduga ada indikasi penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang. Dari 598 tenaga K2 yang lulus CPNS, terdapat 68 orang yang diduga tidak layak. Hanya saja, puluhan orang itu tetap dipaksakan masuk dalam daftar CPNS yang lolos melalui jalur K2.

SK pertama yang dimiliki 68 orang itu dikeluarkan diatas per 1 Januari 2005. Yakni Tahun 2006 dan 2007. Selain itu, mereka juga tidak memiliki SK tahunan dan SK pembagian tugas.(dit/r2)

The post Selain Dompu, Polisi Dalami Kasus CPNS K2 Bima appeared first on Lombok Post.

]]>
Kapolda NTB Janji Rampungkan Kasus Fiberglas Bima http://www.lombokpost.net/2017/05/27/kapolda-ntb-janji-rampungkan-kasus-fiberglas-bima/ Fri, 26 May 2017 16:58:22 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137295 MATARAM-Polda NTB berjanji akan menuntaskan kasus dugaan penyimpangan anggaran dalam  pengadaan sampan fiberglass di Bima. Hanya saja, dalam penyelesaiannya penyidik memastikan akan menggunakan skala prioritas. Kapolda NTB Brigjen Pol Firli mengatakan, dugaan korupsi sampan fiberglass di Bima, tetap menjadi atensinya. Namun untuk melanjutkan penanganannya, masih harus menunggu tuntasnya kasus CPNS K2 Dompu. ”Kita selesaikan satu-satu […]

The post Kapolda NTB Janji Rampungkan Kasus Fiberglas Bima appeared first on Lombok Post.

]]>
MATARAM-Polda NTB berjanji akan menuntaskan kasus dugaan penyimpangan anggaran dalam  pengadaan sampan fiberglass di Bima. Hanya saja, dalam penyelesaiannya penyidik memastikan akan menggunakan skala prioritas. Kapolda NTB Brigjen Pol Firli mengatakan, dugaan korupsi sampan fiberglass di Bima, tetap menjadi atensinya. Namun untuk melanjutkan penanganannya, masih harus menunggu tuntasnya kasus CPNS K2 Dompu.

”Kita selesaikan satu-satu dulu, ini kan masih ada kasus CPNS K2 Dompu,” kata Kapolda.

Bagaimana dengan ada indikasi keterlibatan keluarga pimpinan kepala daerah dalam kasus ini? Disinggung hal itu, Kapolda menegaskan tidak ada kaitannya antara perkara yang ditangani polisi dengan posisi dan jabatan seseorang.

Kata dia, pemahaman dalam asas hukum pidana adalah kesamaan di mata hukum. Sehingga tidak akan mempengaruhi posisi dan jabatan seseorang jika tersangkut masalah hukum.

”Dan itu harus kita yakini, semua sama di mata hukum,” tegas dia.

Sebelumnya, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB telah merampungkan audit perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN). Hanya saja, penyidik Polda NTB masih menyimpan isi laporan audit yang telah diserahkan BPKP di pekan kedua Mei.

Sedikit diulas, pengadaan sampan fiberglass ini bergulir tahun 2012 lalu. Anggaran itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Transdes sekitar Rp 1 miliar. Dana  itu dihabiskan untuk pengadaan dua unit sampan fiberglass berwarna kuning kombinasi putih susu. Dalam proses pengadaan ini, ada indikasi mark up harga. Sehingga menimbulkan kerugian negara.

Baca Juga

Polres Bima Kota mulai menangani tahun 2013. Sejumlah pihak dimintai keterangan. Diantarannya, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), panitia pengadaan, kontraktor, dan tim PHO.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa Direktur CV LM, A Rafik. Diketahui, CV LM adalah salah satu pemenang tender proyek pengadaan sampan fiberglass tahun 2012. Selain CV LM  ada beberapa CV lain yang juga memenangkan tender proyek tersebut. (dit/r2)

The post Kapolda NTB Janji Rampungkan Kasus Fiberglas Bima appeared first on Lombok Post.

]]>
Diduga Korupsi, BPKP Cek Fisik Proyek Desa Wisata Sembalun http://www.lombokpost.net/2017/05/27/diduga-korupsi-bpkp-cek-fisik-proyek-desa-wisata-sembalun/ Fri, 26 May 2017 16:53:31 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137294 MATARAM-Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB terus mendalami dugaan korupsi penataan kawasan wisata Pusuk Sembalun, Lombok Timur. Guna menguak indikasi dugaan korupsi, tim akan turun mengecek ke lokasi pembangunan fisik di kawasan Sembalun. Korwas Investigasi BPKP NTB Ngatno mengatakan, tim audit yang telah dibentuk telah mendapat penugasan. Selanjutnya, mereka akan bekerja dengan turun lapangan melihat kondisi fisik […]

The post Diduga Korupsi, BPKP Cek Fisik Proyek Desa Wisata Sembalun appeared first on Lombok Post.

]]>
MATARAM-Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTB terus mendalami dugaan korupsi penataan kawasan wisata Pusuk Sembalun, Lombok Timur. Guna menguak indikasi dugaan korupsi, tim akan turun mengecek ke lokasi pembangunan fisik di kawasan Sembalun.

Korwas Investigasi BPKP NTB Ngatno mengatakan, tim audit yang telah dibentuk telah mendapat penugasan. Selanjutnya, mereka akan bekerja dengan turun lapangan melihat kondisi fisik dari proyek yang menelan anggaran Rp 1,6 miliar itu.

”Sudah penugasan, mungkin dalam waktu dekat ini turun,” kata dia.

Baca Juga

Turunnya tim untuk menindaklanjuti permintaan audit dari Polres Lotim. Permintaan audit investigasi yang dilayangkan polres terkait dugaan proyek pembangunan sarana dan prasarana wisata Pusuk Desa Sembalun Bumbung.

Sebelumnya, Kapolres Lotim AKBP Wingky Adhityo Kusumo, menargetkan jika tahun ini kasus korupsi yang menelan anggaran sebanyak Rp 1,6 miliar harus tuntas.

”Tahun ini akan kita selesaikan,” kata Wingky.

Menurut Wingky, pihaknya tetap memberi atensi terhadap setiap kasus yang ditangani jajarannya. Terutama untuk kasus korupsi. Untuk kasus korupsi, Polres jajaran mendapat target untuk penyelesaian dua kasus korupsi. Karena itu, dugaan korupsi penataan sarana prasarana kawasan wisata Pusuk Sembalun menjadi, satu di antara dua kasus yang akan mereka selesaikan tahun ini.

Diketahui, proyek pembangunan sarana dan prasarana wisata Pusuk  Desa Sembalun  Bumbung menelan dana sebesar Rp 1,6 miliar. Anggaran tersebut digelontorkan Kementerian Pariwisata kepada Disbudpar Lotim pada 2015 silam. Peruntukannya digunakan membangun gapura, taman pusuk, dan gerbang selamat datang.

Namun dalam perjalanannya, pengerjaan objek sarana dan prasana wisata Pusuk Sembalun ini ternyata tidak sesuai. Progress pengerjaannya pun hanya sekitar 70 persen saja. Setelah itu tidak ada kelanjutannya lagi.

Selain pengerjaannya yang tidak tuntas, fisik sejumlah sarana dan prasarana yang telah selesai dikerjakan rupanya tidak tidak sesuai dengan spesifikasi dalam kontrak pengerjaan. Ini berdasarkan penilaian ahli dari Unram yang telah melakukan pengecekan proyek fisik yang berada di objek wisata Pusuk Sembalun ini.

Selama penyelidikan, pihaknya telah melakukan permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak terkait. Termasuk pejabat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) hingga rekanan proyek.(dit/r2)

The post Diduga Korupsi, BPKP Cek Fisik Proyek Desa Wisata Sembalun appeared first on Lombok Post.

]]>
Lagi-lagi, Anak “Bau Kencur” Dihamili di Sumbawa http://www.lombokpost.net/2017/05/26/lagi-lagi-anak-bau-kencur-dihamili-di-sumbawa/ Fri, 26 May 2017 09:30:38 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=137280 SUMBAWA — Sumbawa darurat kasus asusila. Kali ini korban anak di bawah umur dihamili seorang pemuda. Gadis berusia 14 tahun itu, Bunga (bukan nama sebenarnya) berasal dari Kecamatan Plampang. Menurut informasi, kasus ini terjadi pada Sabtu (20/5) lalu. Saat itu korban dijemput oleh seorang pemuda berinisial AA, 21 tahun sekitar pukul 15. 00 Wita. Kemudian AA […]

The post Lagi-lagi, Anak “Bau Kencur” Dihamili di Sumbawa appeared first on Lombok Post.

]]>
SUMBAWA — Sumbawa darurat kasus asusila. Kali ini korban anak di bawah umur dihamili seorang pemuda. Gadis berusia 14 tahun itu, Bunga (bukan nama sebenarnya) berasal dari Kecamatan Plampang.

Menurut informasi, kasus ini terjadi pada Sabtu (20/5) lalu. Saat itu korban dijemput oleh seorang pemuda berinisial AA, 21 tahun sekitar pukul 15. 00 Wita. Kemudian AA mengajak korban ke rumahnya. Di tempat tersebut korban diajak menginap selama lima hari. Keluarga korban sempat melakukan pencarian. Namun korban baru ditemukan, Kamis (25/5).

Kepada bibinya, korban mengaku telah disetubuhi oleh AA. Keberatan atas hal tersebut, bibi korban kemudian melaporkannya ke Polsek Plampang untuk ditindaklanjuti. Tidak lama, polisi langsung menjemput AA di rumahnya. AA kemudian diamankan di Polsek Plampang guna proses selanjutnya.

Baca Juga

Kapolsek Plampang Iptu Sarjan yang dikonfirmasi membenarkan adanya hal tersebut. Saat ini, pihaknya sudah mengamankan pelaku. Hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan persetubuhan terhadap korban.

”Dari interogasi yang kami lakukan, keterangan sementara dia (pelaku, red) mengaku melakukan persetubuhan,” ujarnya.

Sarjan menjelaskan, dari keterangan yang diperoleh, korban dan terduga pelaku memang berpacaran. Pihaknya juga sudah meminta keterangan korban. Menurut korban, selama lima hari berada di rumah terduga pelaku, dia disetubuhi sebanyak empat kali. Korban juga mengaku pernah disetubuhi sebanyak dua kali beberapa hari sebelum datang ke rumah terduga pelaku.

”Sejauh ini, korban mengaku sudah enam kali disetubuhi oleh terduga pelaku,” terangnya.

Saat ini, pihaknya sudah melakukan visum terhadap korban. Hasilnya diketahui korban telah disetubuhi. Selain itu dari hasil ted urine, korban diketahui positif hamil. (run/r4)

The post Lagi-lagi, Anak “Bau Kencur” Dihamili di Sumbawa appeared first on Lombok Post.

]]>