Lombok Post http://www.lombokpost.net Pertama dan Terbesar di Nusa Tenggara Barat Sun, 23 Apr 2017 16:12:31 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.7.4 Suka Bakso Cilok? Cobalah Cilok di Taman Tugu Selong, Makyuss!! http://www.lombokpost.net/2017/04/23/134537/ Sun, 23 Apr 2017 15:56:53 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134537 SELONG-Siapa yang tidak suka bakso cilok? Makanan khas Indonesia ini menjadi camilan favorit sejumlah masyarakat khususnya warga Pulau Lombok. Nah, jika anda berkunjung ke Taman Tugu Selong Lombok Timur (Lotim), jangan heran jika melihat sejumlah pedagang bakso cilok berderet mengelilingi taman ini. Ya, taman Tugu Selong selain dikenal sebagai tempat rekreasi, olahraga dan bersantai, juga […]

The post Suka Bakso Cilok? Cobalah Cilok di Taman Tugu Selong, Makyuss!! appeared first on Lombok Post.

]]>
SELONG-Siapa yang tidak suka bakso cilok? Makanan khas Indonesia ini menjadi camilan favorit sejumlah masyarakat khususnya warga Pulau Lombok.

Nah, jika anda berkunjung ke Taman Tugu Selong Lombok Timur (Lotim), jangan heran jika melihat sejumlah pedagang bakso cilok berderet mengelilingi taman ini.

Ya, taman Tugu Selong selain dikenal sebagai tempat rekreasi, olahraga dan bersantai, juga sudah akrab sebagai pusat kuliner cilok. Pantas memang kalau taman ini selalu ramai dikunjungi remaja atau warga yang ingin menikmati pemandangan taman sambil menikmati sajian makanan ringan yang ada di sini.

Sejumlah pedagang Bakso Cilok berderet panjang menggunakan gerobak seragam berwarna dominan biru. Setiap cilok menawarkan rasa yang berbeda. Karena, meski terlihat sama, tapi cilok ini punya cita rasa masing-masing. Salah satunya Cilok Gojigo.

“Ini adalah cilok khas asli Selong. Karena kami buat sendiri. Beda dengan beberapa pedagang yang ada di sini memang ngambilnya dari luar,” kata Yadi, pedagang Cilok Gojigo.

Cilok Gojigo merupakan cilok yang terbuat dari bahan dasar tepung dibalut potongan daging. Cilok ini terasa kenyal dan gurih.

Namun tak perlu khawatir, karena menu ini tidak berbahan pengawet yang bisa membahayakan kesehatan. Cilok Gojigo terdiri dari dua jenis. Yakni cilok bakso urat dan cilok bakso telur puyuh.

Perbijinya hanya Rp 1.000 saja. Membeli satu mangkok dengan harga Rp 10.000 dijamin bakal kenyang. Selain menyediakan cilok, ada juga tahu.

Bumbu pedas khas Sasak menjadi pembeda Cilok Gojigo dengan cilok lainnya. “Memang ini menu khas sendiri, termasuk bumbunya,” kata pria asal Gandor Selong ini.

Jika merasa haus setelah menikmati Cilok, Es Tebu yang juga dijual Yadi bisa menjadi pilihan minuman. Kesegaran Es Tebu ditambah pedas nikmatnya Cilok Gojigo dijamin menjadi pilihan yang tepat untuk bersantai menikmati keindahan Taman Tugu yang berada persis di depan Pendopo Bupati Lotim.

“Kami buka dari pagi sekitar jam 10 sampai jam 10 malam. Kalau untuk malam minggu bisa lebih, soalnya banyak anak muda yang nongkrong di taman ini sampai malam,” beber Yadi. (ton/r5)

The post Suka Bakso Cilok? Cobalah Cilok di Taman Tugu Selong, Makyuss!! appeared first on Lombok Post.

]]>
Lezatnya Nugget Ikan Tuna ala Ibu Camat Kopang http://www.lombokpost.net/2017/04/23/lezatnya-nugget-ikan-tuna-ala-ibu-camat-kopang/ Sun, 23 Apr 2017 15:20:31 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134534   PRAYA-Kekayaan kuliner di Lombok Tengah, bisa dikatakan tidak pernah habis-habisnya. Ada saja kreasi para penyedia kuliner, baik pemilik penginapan, rumah makan maupun ibu rumah tangga. Hal itu pun, menjadi salah satu pendongkrak kunjungan wisatawan. Kali ini, Ibu Sri warga Praya menunjukkan kreasi kuliner nugget ikan tuna. “Seperti nugget pada umumnya, namun rasanya insya Allah […]

The post Lezatnya Nugget Ikan Tuna ala Ibu Camat Kopang appeared first on Lombok Post.

]]>
 

PRAYA-Kekayaan kuliner di Lombok Tengah, bisa dikatakan tidak pernah habis-habisnya. Ada saja kreasi para penyedia kuliner, baik pemilik penginapan, rumah makan maupun ibu rumah tangga. Hal itu pun, menjadi salah satu pendongkrak kunjungan wisatawan.

Kali ini, Ibu Sri warga Praya menunjukkan kreasi kuliner nugget ikan tuna. “Seperti nugget pada umumnya, namun rasanya insya Allah berbeda,” ujar istri Camat Kopang Lalu Setiawan tersebut pada Lombok Post, beberapa waktu lalu.

Kreasi kulinernya itu pun, diakuinya tetap dipentaskan di setiap lomba memasak  tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat. Bagi Sri, kemenangan bukan tujuan utamanya, melainkan memperkenalkan kekayaan kuliner yang dimiliki warga Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Dengan begitu, kata Sri, wisatawan nusantara maupun asing tidak akan bosan mengunjungi sejumlah objek wisata di Loteng. Karena, kuliner merupakan salah satu pendukung utama kemajuan pariwisata, setelah berbicara objek wisata dan fasilitas pariwisata.

“Selain nugget ikan tuna yang lezat itu, ada juga ikan tuna goreng kering, makaroni ikan tuna, kombinasi ikan tuna, tahu dan telur. Semuanya serba ikan tuna,” ujarnya sembari tersenyum.

Lombok Post pun diberikan kesempatan untuk merasakannya. Ternyata, maknyus, lezat dan pastinya enak banget!

Kalau ada modal, insya Allah saya akan membuka rumah makan serba ikan tuna. Bila perlu ada pelecing ikan tuna,” tandas Sri. (dss/r5)

The post Lezatnya Nugget Ikan Tuna ala Ibu Camat Kopang appeared first on Lombok Post.

]]>
Jejak Maulanasyaikh (9-Habis) : Bina Ribuan Anak Yatim dan Fakir Miskin http://www.lombokpost.net/2017/04/23/jejak-maulanasyaikh-9-habis-bina-ribuan-anak-yatim-dan-fakir-miskin/ Sun, 23 Apr 2017 15:07:38 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134531 Sebagai ulama dan pejuang kemerdekaan, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid tidak hanya memberikan ceramah ilmu agama, tetapi juga memberikan contoh bagaimana membangun umat yang kuat dan mandiri. Dalam perjuangannya, ia menuntun masyarakat memecahkan berbagai persoalan sosial, termasuk membina ribuan anak yatim dan fakir miskin.   *** DI BIDANG sosial, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid juga melakukan kerja-kerja […]

The post Jejak Maulanasyaikh (9-Habis) : Bina Ribuan Anak Yatim dan Fakir Miskin appeared first on Lombok Post.

]]>
Sebagai ulama dan pejuang kemerdekaan, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid tidak hanya memberikan ceramah ilmu agama, tetapi juga memberikan contoh bagaimana membangun umat yang kuat dan mandiri. Dalam perjuangannya, ia menuntun masyarakat memecahkan berbagai persoalan sosial, termasuk membina ribuan anak yatim dan fakir miskin.  

***

DI BIDANG sosial, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid juga melakukan kerja-kerja nyata untuk memecahkan berbagai persoalan kemasyarakatan.

Melalui organisasi Nahdlatul Wathan (NW) yang didirikannya, ulama yang juga dijuluki Hamzanwadi  ini turut membantu umat mencapai kesejahteraan melalui kerja-kerja sosial.

Hal ini dilakukan sebagai responsnya terhadap berbagai problem sosial yang tengah dialami umat.Dalam menjalankan misi sosialnya ini, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid memiliki konsep community development atau pengembangan masyarakat.

Dengan konsep ini ia berusaha membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap masalah-masalah yang dihadapi, ia mengajak masyarakat tumbuh aktif dan mandiri dalam memecahkan berbagai tantangan sosial yang dihdapi.

Di mana pada akhirnya, kesejahteraan yang dicapai merupakan hasil kerja keras warga itu sendiri.

Menurut Abullah Syarwani, dalam naskah TP2GD Provinsi NTB dijelaskan, ada empat peran utama dari agen pembangunan yang dikembangkan TGKH M Zainuddin Abdul Madjid, pertama sebagai katalisator.

Menggerakkan masyarakat agar mau melakukan perubahan, kedua sebagai pemberi pencerahan atas suatu persoalan, tiga sebagai pembantu masyarakat mencapai perubahan, dan keempat sebagai penghubung dengan sumber-sumber yang diperlukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi.

Dalam program nyata, NW yang dipimpin Kiai Hamzanwadi merealisasikan program kerja sosialnya dengan mendirikan panti asuhan dan asuhan keluarga. Di samping itu, mengalokasikan dana untuk program beasiswa bagi kader-kader potensial.

Selain itu, juga mendirikan klinik-klinik keluarga sejahtera untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sekaligus mitra pemerintah dalam menyelesaikan program kependudukan dan lingkungan hidup.

Sehingga sejak tahun 1975, NW yang didirikannya telah bekerjasama dengan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTB, dari tahun 1979 hingga 1983 juga bekerjasama dengan Pathfinder Fund, Boston USA, bentuk kerja sama dalam pengadaan alat kontrasepsi.

Ia kemudian membentuk Badan Pengkajian, Penerangan dan Pengembangan Masyarakat (BP3M NW).  Melalui badan ini, NW ditunjuk menjalankan salah satu program pemerintah yakni program kelangsungan hidup anak yang merupakan kerja sama Indonesia dengan UNICEF.

Dengan kerja sama antara pemerintah dan tokoh agama ini, maka lahirlah Pos Pelayanan Terpadu Asuhan Tokoh Agama (Posyandu ASTA) yang dibina oleh tokog NW yang membidangi kelahiran Posyandu ini.

Kiai Hamzanwadi kemudian mendirikan Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren) yang didirikannya tahun 1988. Pada awalnya Poskestren NW hanya tiga unit yakni di Pancor, Wanasaba, dan Kalijaga.

Pada tahap selanjutnya ia mendirikan badan yang berbasis panti asuhan bernama Pusat Kesehatan Panti Asuhan (Puskespan). Kegiatan di bidang kesehatan ibu dan balita ini semakin meningkat. Kegiatan imunisasi juga digencarkan untuk kelangsungan hidup anak.

Kiai Hamzanwadi juga mengerahkan para dainya untuk mendorong kesadaran masyarakat akan kesehatan ibu dan balita. Bahkan dalam banyak pengajian umumnya, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid sering mengikutsertakan program imunisasi masal.

Ia sering terlibat langsung dalam kegiatan dengan memberikan tetesan imunisasi. Upaya-upaya ini pada akhirnya turut membantu menekan angka kematian ibu dan balita di NTB.

Sementara untuk membantu masyarakat miskin, maka TGKH M Zainuddin Abdul Madjid melalui organisasi NW mendirikan sejumlah panti asuhan dan asuhan keluarga. Panti-panti ini menjadi tempat menampung anak-anak yatim, fakir miskin, dan anak-anak telantar.

Berdasarkan data Departemen Sosial NW, jumlah panti asuhan yang dikelola sebanyak 23 buah dengan jumlah anak yang diasuh mencapai 1.896 orang. Panti asuhan ini tersebar di Mataram, Lombok Timur, dan DKI Jakarta.

Tidak hanya itu, TGKH M Zainuddin Abdul Madjid juga membantu masyarakat dalam meningkatkan pendapatan ekonominya. Ia kemudian membentuk Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) dan pembinaan usaha kecil menengah (UKM).

Memberikan pelatihan dan sebagainya, sehingga masyarakat bisa lebih mandiri dalam membangun ekonominya. Semua kegiatan sosial yang dilakukan tersebut tetap berdasarkan ajaran-ajaran Islam. (bersambung/r7/SIRTUPILLAILI)

The post Jejak Maulanasyaikh (9-Habis) : Bina Ribuan Anak Yatim dan Fakir Miskin appeared first on Lombok Post.

]]>
Kemenpar Siap Dongkrak SDM Pariwisata di Wakatobi http://www.lombokpost.net/2017/04/23/kemenpar-siap-dongkrak-sdm-pariiwisata-di-wakatobi/ Sun, 23 Apr 2017 06:21:27 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134529 JAKARTA – Selain meningkatkan pendapatan daerah, sektor pariwisata di Wakatobi membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Geliat perekonomian di lokasi wisata Wakatobi membuat Kementerian Pariwisata (Kemenpar) serius membina SDM-SDM pariwisata berkelas internasional. Deputi Kelembagaan Kemenpar, Ahman Sya melakukan perjanjian kerja sama (MoU) dengan Direktur Poltekpar Makassar, Muhadjir membangun SDM pariwisata di Wakatobi. Ahman menjelaskan, Kemenpar […]

The post Kemenpar Siap Dongkrak SDM Pariwisata di Wakatobi appeared first on Lombok Post.

]]>
JAKARTA – Selain meningkatkan pendapatan daerah, sektor pariwisata di Wakatobi membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Geliat perekonomian di lokasi wisata Wakatobi membuat Kementerian Pariwisata (Kemenpar) serius membina SDM-SDM pariwisata berkelas internasional.
Deputi Kelembagaan Kemenpar, Ahman Sya melakukan perjanjian kerja sama (MoU) dengan Direktur Poltekpar Makassar, Muhadjir membangun SDM pariwisata di Wakatobi.
Ahman menjelaskan, Kemenpar akan mempercepat penyiapan dan pengadaan SDM pariwisata handal di Wakatobi, melalui kegiatan pelatihan dasar SDM pariwisata, gerakan sadar wisata dan sertifikasi kompetensi SDM pariwisata.
Dalam keterangan pers di Gedung Sapta Pesona, Gedung Kemenpar, Kamis, (20/4) kemarin, Ahman meminta Kab. Wakatobi mengoptimalkan kesempatan ini. Mempercepat pertumbuhan SDM pariwisata berkualitas menjadi tujuan utama di samping membangun infrastruktur.
Langkah membina dan mempersiapkan SDM  ini penting, mengingat Menteri Pariwisata, Arief Yahya telah menetapkan Wakatobi sebagai destinasi wista bahari kelas dunia. Terlebih, Wakatobi masuk dalam daftar 10 destinasi prioritas Indonesia dari Presiden Joko Widodo.
Guna membangun tenaga pariwisata terampil, pihak terkait akan menggandeng Kementrian Kelautan dan Perikanan membangun Akademi Komunitas Pariwisata. Akademi ini akan terintegrasi dengan Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan milik KKP.
“Rencana ke depan, Akademi ini menjadi Sekolah Tinggi Perikanan dan Pariwisata, ucap Ahman.
Penerimaan mahasiswa baru akan mulai tahun akademik 2017/2018, dengan jumlah  peserta didik angkatan pertama sebanyak 75 orang untuk  jenjang D-1 dan D-2 dengan program studi berbasis ekowisata atau wisata bahari, sesuai dengan potensi wisata bahari Wakatobi.
Pemda Sulawesi Tenggara memberi usulan agar Akademi itu nanti membuka  program studi perhotelan. Ahman melanjutkan, pemda setempat sedang mengkaji rencana ini.
Para lulusan Akademi itu nanti bisa langsung terjun ke lapangan. Kemenpar menunggu para alumni untuk mengisi dan mengabdikan diri pada berbagai sektor parawisata di Kabupaten Wakatobi.
Mengenai tenaga pengajar, Ahman Sya menjelaskan, bila Kemenpar sudah menyiapkan dosen dan kurikulum. Para pengajar tersebut berasal dari perguruan tinggi milik Kemenpar terdekat  (Poltekpar Makassar.
”Kami juga telah memiliki hasil rekruitmen penyetaraan dari industri melalui proses Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sesuai pedoman dari Kemristek Dikti,” katanya.
Menpar Arief Yahya mengapresiasi kerjasama antara Kemenpar dan Poltekpar Makassar untuk mencetak SDM profesional untuk pengembangan potensi pariwisata di Wakatobi.
“Representasi Pentahelix (ABGCM), Akademisi, Bisnis, Government, Community, dan Media harus dipakai untuk memajukan pariwisata,” ujar pria asal Banyuwangi ini.
Mantan Dirut Telkom ini juga mengatakan, sejak bertugas  di PT Telkom dia  komitmen membangun investasi SDM. “Sangat penting untuk win the future customers (memuaskan konsumen di masa mendatang). Karena itu sekolah perguruan tinggi pariwisata sudah sangat relevan.”
Mentri lulusan Surrey University,  Inggris ini berpesan, SDM pariwisata nanti harus menggunakan standar global, mengacu pada standar regional disebut ASEAN MRA (Mutual Recognition Arrangement) atau  Kompetensi selevel ASEAN. “Kalau ingin bersaing di level global, gunakan global standard juga,” kata Menpar Arief Yahya menambahkan.(*)

The post Kemenpar Siap Dongkrak SDM Pariwisata di Wakatobi appeared first on Lombok Post.

]]>
Event Mancing Jadi Andalan CoE Wonderful Morotai Islands Festival 2017 http://www.lombokpost.net/2017/04/23/event-mancing-jadi-andalan-coe-wonderful-morotai-islands-festival-2017/ Sun, 23 Apr 2017 06:17:39 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134526 JAKARTA – Morotai eksis di Balairung Gedung Sapta Pesona, Kemenpar Jakarta. Calender of Events Wonderful Morotai Island Festival (CoE WMIF) 2017 diluncurkan oleh Menpar Arief Yahya dalam rangkaian acara yang dikemas apik, Jumat malam, 21 April 2017. Menpar Arief Yahya didampingi Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Muhammad Natsir Thaib, mengikuti peluncuran itu. CoE WMIF 2017 […]

The post Event Mancing Jadi Andalan CoE Wonderful Morotai Islands Festival 2017 appeared first on Lombok Post.

]]>
JAKARTA – Morotai eksis di Balairung Gedung Sapta Pesona, Kemenpar Jakarta. Calender of Events Wonderful Morotai Island Festival (CoE WMIF) 2017 diluncurkan oleh Menpar Arief Yahya dalam rangkaian acara yang dikemas apik, Jumat malam, 21 April 2017.
Menpar Arief Yahya didampingi Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Muhammad Natsir Thaib, mengikuti peluncuran itu. CoE WMIF 2017 itu  akan berlangsung selama enam bulan dari Mei hingga Oktober 2017.
Morotai menampilkan enam event unggulan yang bertumpu pada daya tarik wisata alam (nature), wisata budaya (culture), dan wisata buatan manusia (man-made). Menpar Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaran WMIF 2017 itu. “Tujuannya, mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) ke Morotai, Maluku Utara (Malut),” kata Arief Yahya.
“Kita menyadari Morotai ini masih lemah dalam 3 A (Amenitas, Aksesbilitas, dan Atraksi). Atraksinya tahun ini punya enam. Ini harus dipilih salah satu untuk dijadikan kelas dunia. Saya senang yang dipilih event mancingnya, karena bila memilih atraksi bawah lautnya harus hati-hati karena banyak saingannya,” kata Menpar Arief Yahya dalam sambutannya.
Menpar Arief Yahya menjelaskan, untuk saat ini destinasi Morotai belum bisa maksimal menjaring wisman. Tahun ini, Morotai ditargetkan mendatangkan 11 ribu wisman, sementara targetnya hingga 2019 sebanyak 500.
“Kegiatan event ini menargetkan kunjungan 135 wisman dan 540 wisnus ke Morotai. Morotai baru bisa mendatangkan wisman 11 ribu. Kunjungan wisatawan ini sangat berarti bagi pariwisata Malut,” kata Menpar Arief Yahya.
Menpar Arief Yahya menambahkan, Pulau Morotai ditetapkan pemerintah sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas atau sebagai  “Bali Baru”. Saat ini dilakukan percepatan pembangunan dalam menjadikan Morotasi sebagai destinasi kelas dunia dengan mengandalkan pada potensi alam, budaya, dan wisata buatan manusia serta didukung oleh unsur atraksi, amenitas, dan aksesibilitas yang memadai.
“Tapi jangan khawatir, pembangunan di Morotai terus berjalan. Apabila bandarnya sudah bisa dilandasi pesawat besar, kunjungan wisman akan naik drastis. Kita lihat contoh Bandara Silangit untuk Danau Toba, begitu ditetapkan jadi bandara internasional, kunjungan wismannya melesat naik,” ungkap Arief Yahya.
Menpar Arief Yahya menjelaskan, kegiatan WMIF 2017 merupakan upaya untuk meningkatkan unsur atraksi sedangkan percepatan pembangunan amenitas dan aksesibilitas saat ini tengah berlangsung dan melibatkan instansi terkait. Dia memaparkan bahwa kemajuan unsur aksesibitas sudah dirasakan wisatawan, dimana bila pada awal triwulan 1/2016 tidak ada penerbangan regular ke Morotai,  sekarang sudah penerbangan dua kali per hari dengan kapasitas 72 tempat duduk.
“Begitu pula unsur amenitas, Morotai memiliki 24 cottages dan tahun ini akan dibangun 100 homestay desa wisata,” ujar Arief Yahya.
Wakil Gubernur Malut Muhammad Natsir Thaib mengatakan, Pemerintah Kabupaten Morotai menetapkan event Wonderful Morotai Island Festival atau Festival Pesona Morotai sebagai event tahunan yang diluncurkan oleh Menpar Arif Yahya pada Juni tahun lalu. Hal ini kemudian dilanjutkan dengan gelar perdana event WMIF dengan menggelar event Fishing Morotai dan Festival Budaya Bahari pada Oktober 2016.
“Bersyukur morotai menjadi salah satu jajaran kepulauan yang menjadi perhatian pemerintah pusat untuk pengembangan segala potensi yang dimilikinya. Launching CoE WMIF 2017 ini sekaligus untuk menetapkan Wonderful Morotai Island Festival sebagai branding pariwisata Morotai,” kata Natsir.
Natsir menjelaakan, keelokan pulau Morotai mulai dari lautan pantai yang eksotis sampai kisah sejarah PD II menjadikan Morotai layak menjadi destinasi wisata kelas dunia.
“Posisi pulau Morotai sangat strategis karena di utara Morotai diapit negara Jepang, Korea, China, Taiwan, Filipina. Di barat ada Singapura dan negara ASEAN. Di selatan ada Australia dan Selandia Baru. Di timur ada republik kepulauan pelau dan negara-negara kepulauan di Pasifik,” ungkap Natsir.
Kondisi ini, lanjut Natsir, menyebabkan Morotai seperti sebuah mutiara di bibir pasifik yang menawarkan keindahan dalam berwisata. Destinasi wisata ini akan lebih bergejolak jika ada peran investor yang masuk dan membangun amenitas di pulau Morotai.
“Aksesibilitas dan fasilitas publik terus dibangun pemerintah untuk menghidupkan Morotai sebagai destinasi kelas dunia. Morotai Islans Festival 2017 merupakan satu upaya untuk mendorong pembangunan percepatan destinasi pariwisata di kawasan timur Indonesia, khususnya di Malut. Untuk itu, atas nama Pemprov Malut dan Pemkab Morotai berterima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat atas terselenggaranya kegiatan ini,” tutup Natsir.
WMIF 2017 dimeriahkan enam event unggulan. Pertama, lomba foto bawah laut (underwater) yang berlangsung di Perairan Morotai Selatan pada 15-19 Mei 2017. Event ini dimaksudkan untuk menjaga serta melindungi terumbu karang dan biota laut lainnya. Selain itu sebagai ajang untuk memperkenalkan keindahan alam bawah laut Morotai serta tantangan bagi penyelam dalam mengeksplorasi berbagai jenis sisa-sisa peninggalan peralatan Perang Dunia II yang ada sekitar perairan Morotai. Ditargetkan event ini akan dikunjungi 25 wisman dan 100 wisnus.
Kedua, Festival Pante yang dikemas dalam beberapa kegiatan di antaranya Lomba Timba Laor, Lomba Renang, Lomba Perahu Hias, Lomba Katinting, dan Lomba Renang Tradisional yang akan berlangsung di Morotasi Selatan pada 3-6 Mei 2017. Target kegiatan ini sebanyak 20 wisman dan 80 wisnus.
Ketiga, festival musik dan tari tradisional  yang dikemas dalam beberapa kegiatan lomba musik, Yangere, Musik Bambu Tada (Hitadi), Lomba Masamper, Lomba Tarian Tide-Tide, dan Lomba Tarian Cakaleleber. Kegiatan berlangsung di Morotai Selatan pada 8-12 Agustus 2017.
Keempat, Fishing Morotai sebagai lomba mancing berskala internasional yang berlangsung di perairan Morotai pada 25-27 Agustus 2017. Targetnya diikuti 25 wisman dan 100 wisnus.
Kelima, Festival Pesona Kirab Nusantara Morotai dalam rangka memperingati HUT RI berlangsung di Morotai Selatan pada 14-15 Agustus 2017. Targetnya 20 wisman dan 80 wisnus.
Keenam, Morotai Beach Run, kegiatan marathon yang diikuti peserta dari dalam negeri dan mancanegara yang berlangsung di Morotai Utara pada 26-27 Oktober 2017. Target pengunjung 25 wisman dan 100 wisnus.(*)

The post Event Mancing Jadi Andalan CoE Wonderful Morotai Islands Festival 2017 appeared first on Lombok Post.

]]>
Peringati HUT ke-53, Kemenpar Dukung Pesona Halo Sultra 2017 http://www.lombokpost.net/2017/04/23/peringati-hut-53-kemenpar-dukung-pesona-halo-sultra-2017/ Sun, 23 Apr 2017 06:13:53 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134525  KENDARI – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung acara Pesona Halo Sultra 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 27 April 2017, di Kendari, Sulawesi Tenggara. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan, acara ini merupakan rangkaian acara memperingati HUT ke-53 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ibukota Kendari ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggara […]

The post Peringati HUT ke-53, Kemenpar Dukung Pesona Halo Sultra 2017 appeared first on Lombok Post.

]]>
 KENDARI – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung acara Pesona Halo Sultra 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 27 April 2017, di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan, acara ini merupakan rangkaian acara memperingati HUT ke-53 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ibukota Kendari ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggara event yang dikemas dalam acara yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2008 itu.
“Kami mengapresiasi Pemprov Sultra dan Pemkot Kendari yang konsisten menggelar acara yang ke-10 ini.  Event ini awalnya bernama Kemilau Sulawesi Tenggara dengan kegiatan utama adalah Pertunjukan Karya Budaya Etnik Sulawesi Tenggara,” ujar Esthy.
Banyaknya event di Sultra, lanjut Esthy, memberi dampak perekonomian yang tinggi bagi masyarakat. Dia mengutip statemen Menpar Arief Yahya, Menkomar Luhut Binsar Pandjaitan dan Presiden Joko Widodo, bahwa pariwisata adalah core economy Indonesia. Pariwisata memberi multiplying effect yang besar, hingga 170%.
Karena itu, kata Esthy, –yang lagi-lagi merujuk pada kalimat Menpar Arief–, daerah harus pintar-pintar menentukan portofolio utamanya. Karena itu menentukan alokasi sumber daya dan budgeting. Kalau sudah menempatkan pariwisata sebagai arah pembangujaj daerah, maka siapkan sebagian besar sumber dayanya untuk mewujudkan destinasi yang berkelas dunia.
Esthy menambahkan, semakin banyak event maka pendapatan perkapita daerah akan semakin bagus. ”Tahun lalu pariwisata Sultra bertumbuh 19,5%, dikunjungi 22.380 wisatawan yang terdiri dari 15.668 wisnus dan 6.712 wisman,” ujar wanita berhijab itu.
Deputi Esthy juga memaparkan, penyelenggaraan Halo Sultra telah dilaksanakan dibeberapa kota antara lain Baubau, Muna, Kolaka Timur dan Kolaka. Dengan menggelar acara tersebut, imbuh Esthy, membawa dampak yang cukup baik untuk mendorong Kabupaten atau Kota mengaktifkan kembali event-event pariwisata dan menginisiasi event baru bagi pengembangan pariwisata di daerah. ”Harus terus berinovasi,” kata Esthy.
Gubernur Sulawesi Tenggara H. Nur Alam mengucapkan banyak terima kasih kepada Kemenpar yang telah menetapkan salah satu wilayahnya yakni Wakatobi menjadi salah satu destinasi prioritas Kemenpar.
“Penetapan Wakatobi menjadi momentum yang sangat baik dan strategis. Ini harus segera kita manfaatkan, karena moment seperti ini tidak terulang dua kali, saat ini pemerintahan sedang dalam klimaks memberikan perhatian pada sektor pariwisata, kita harus siap untuk menyambut karena ini adalah untuk masa depan Sulawesi Tenggara pada umumnya dan tentu untuk kemajuan pariwisata Indonesia, kita harus siap di semua lini,” ujar Nur Alam.
Sedikit tentang Halo Sultra, tahun 2008 Hallo Sutra ini bernama “Kemilau Sulawesi Tenggara” saat itu Gubernur Nur Alam baru menjabat selama 2 bulan. Atas inisiasinya, jajaran Pemerintah Provinsi khususnya Dinas Pariwisata menjadikan momentum hari jadi Provinsi Sulawesi Tenggara setiap tanggal 27 April dikemas dalam sebuah event pariwisata.

Tidak hanya itu, lanjut Gubernur, Pemprov menginginkan agar kemajemukan budaya masyarakat Sulawesi Tenggara menjadi kekuatan dalam pengembangan kepariwisataan di daerah. Kata “Halo” dalam Halo Sultra sendiri diambil dari kata Haluoleo (Raja Konawe), sosok ini adalah Sultan Murhum di Kerajaan Buton Dan Raja Lakilaponto Dikerajaan Muna.

“Sejak tahun 2009, Kami resmi merubah nama event ini menjadi Halo Sultra, Dinas Pariwisata Provinsi bersama stakeholder terkait melakukan evaluasi pelaksanaan event setiap tahun untuk mengembangkan event ini sehingga memiliki dampak bagi pengembangan kepariwisataan di daerah,” katanya.
Pada event Halo Sultra kali ini, Pemprov akan menamipilkan Pameran Wisata & Produk Unggulan yang berada di Tugu Religi dari tanggal 23-27 April. Bagi anda yang suka fashion, jangan lewatkan Sultra Tenun Karnaval yang diikuti 2545 peserta pada 24 April. Tidak hanya  itu saja, beragam kuliner khas Sulawesi Tenggara juga akan di jajakan pada tanggal 27 April dalam acara Food Festival. Pada tanggal yang sama, Pemilihan Duta Wisata Sulawesi Tenggara juga ikut menghiasi rangakaian HUT Sultra ini.
Bagi anda yang suka dengan pertunjukan budaya, Pagelaran Seni Etnik dan Budaya Sulawesi Tenggara juga turut menyemarakan dari tanggal 23-27 April. Event yang berlangsung selama lima hari ini melibatkan partisipasi 6.747 orang dengan target kunjungan 100 ribu orang.(*)

The post Peringati HUT ke-53, Kemenpar Dukung Pesona Halo Sultra 2017 appeared first on Lombok Post.

]]>
Nusa Dua Bali Akan Dihebohkan Bali Blues Festival 2017 http://www.lombokpost.net/2017/04/23/nusa-dua-bali-dihebohkan-bali-blues-festival-2017/ Sun, 23 Apr 2017 06:07:20 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134522 BALI – Setelah sukses pada penyelenggaraan kedua di tahun 2016, pada 26 hingga 27 Mei  2017 mendatang pengelola kawasan wisata nasional Nusa Dua, Indonesia Tourism Developmen Corporation (ITDC) akan kembali menggelar Bali Blues Festival 2017. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali AA Gede Yuniartha Putra mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan kabar dari panitia bahwa akan ada beberapa […]

The post Nusa Dua Bali Akan Dihebohkan Bali Blues Festival 2017 appeared first on Lombok Post.

]]>
BALI – Setelah sukses pada penyelenggaraan kedua di tahun 2016, pada 26 hingga 27 Mei  2017 mendatang pengelola kawasan wisata nasional Nusa Dua, Indonesia Tourism Developmen Corporation (ITDC) akan kembali menggelar Bali Blues Festival 2017.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali AA Gede Yuniartha Putra mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan kabar dari panitia bahwa akan ada beberapa musisi andal yang sudah mengkonfirmasi bakal hadir di acara tersebut yakni, Gugun Blues Shelter dengan menampilkan musisi Jazz Indonesia Indra Lesmana, The Six Strings, Reuni Krakatau, band Bali Cazy Horse, gitaris Bali Wayan Balawan, dan musisi Indonesia Gilang Ramadhan.
”Kemungkinan artisnya akan bertambah dan akan menghebohkan Nusa Dua Bali. Ini juga menjadi daya tarik wisatawan mancanegara di acara sebelum-sebelumnya,” ujar pria yang biasa disapa Agung itu.
Seperti diketahui, Musik Blues adalah genre musik yang berasal dari masyarakat Afrika-Amerika dan lahir sekitar akhir abad ke-19. Yang menarik adalah para pecinta blues ini biasanya memiliki kepribadian dengan rasa percaya diri yang sangat tinggi.
Agung menjelaskan, di pelaksanaan tahun lalu, pengunjung even musik di Selatan Bali ini sekitar 3.000-5.000 orang yang hadir dan mayoritas wisatawan mancanegara. Hal ini tentu tak berlebihan mengingat semakin matangnya masyarakat dalam hal seni, membuat musik blues makin populer.
”Yang hadir selain pengunjung umum, penyelenggara juga sukses mendatangkan para tamu hotel yang jumlahnya mencapai ribuan orang, serta komunitas pecinta blues,” kata Agung Yuniartha.
Segmen umur musik blues nyaris tanpa batasan. Jika dulu musik blues hanya untuk kalangan dewasa dengan kematangan jiwa, kini blues pun digemari kalangan muda. Tempat acara pun sangat seksi untuk disambangi. Deburan ombak Pulau Peninsula di kawasan ITDC yang tak begitu keras, sepinya suara bising kendaraan menjadi jaminan pecinta blues menikmati konser blues ini.
Tempat penyelenggaraan Bali Blues Festival ini terletak di tempat yang benar-benar spesial. Pihak ITDC bercita-cita menjadikan even blues ini menjadi yang terbaik dan terbesar.
“Kami tentu semua ingin menjadikan Bali ini sebagai magnet musik blues Tanah Air. Kami ingin menjadikan festival ini sebagai ajang blues terbesar. Bali layak punya even terbaik dunia. Karena Bali adalah pulau terbaik dunia,” ujar Agung.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi konser musik yang dilaksanakan secara konsisten dari tahun ke tahun dan kualitasnya semakin meningkat. “Semakin sering konser berlevel internasional digelar, maka itu akan semakin membuiat daerah tersebut juga mendunia,” kata Menpar Arief Yahya.
Ekosistem pariwisata di Bali, kata Arief Yahya, sudah sangat kondusif. Itulah mengapa Bali menjadi pilihan travellers di TripAdvisor sebagai destinasi nomor 1 dunia, mengalahkan London, Paris, New York, Milan, Barcelona, Tokyo dan destinasi wisata lain di dunia. “Maka event internasional akan semakin menguatkan positioning Bali dalam peta pariwisata dunia,” kata Arief Yahya.(*)

The post Nusa Dua Bali Akan Dihebohkan Bali Blues Festival 2017 appeared first on Lombok Post.

]]>
Dukung Mekaki Marathon, Kemenpar Ingin Wisata Lombok Lebih Dikenal http://www.lombokpost.net/2017/04/23/dukung-mekaki-marathon-kemenpar-ingin-lombok-barat-lebih-terkenal/ Sun, 23 Apr 2017 05:59:51 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134515 JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali mendukung event sport tourism. Ajang yang disupport adalah Mekaki Marathon yang dihelat 30 April 2017 di kawasan Teluk Mekaki, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada empat kategori yang akan dilombakan di Mekaki Marathon. Keempatnya adalah full marathon, half marathon, 10K dan 5K. Mekaki Marathon nantinya juga akan diramaikan […]

The post Dukung Mekaki Marathon, Kemenpar Ingin Wisata Lombok Lebih Dikenal appeared first on Lombok Post.

]]>
JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali mendukung event sport tourism. Ajang yang disupport adalah Mekaki Marathon yang dihelat 30 April 2017 di kawasan Teluk Mekaki, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ada empat kategori yang akan dilombakan di Mekaki Marathon. Keempatnya adalah full marathon, half marathon, 10K dan 5K. Mekaki Marathon nantinya juga akan diramaikan oleh beberapa publik figur, seperti Chicco Jerikho, Wulan Guritno, Julia Estelle, Fajar “Alexa”, Shalom Razade, Lukman Sardi, sutradara Robby Ertanto. Sementara, para tokoh yang juga akan berlari dan juga meramaikan Mekaki Marathon antara lain Menpora Imam Nahrowi, Gubernur Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB).
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty mengungkap, Kementerian Pariwisata saat ini terus memberikan perhatian untuk pengembangan wisata di daerah-daerah yang memiliki potensi besar seperti Lombok.
Esthy mengutip kata-kata Menpar Arief Yahya, bahwa wisata olahraga atau sport tourism diyakini bisa jadi ajang promosi Indonesia kepada para wisnus maupun mancanegara. Pasalnya, beberapa acara wisata olahraga di Indonesia telah banyak diselenggarakan di berbagai daerah untuk mempromosikan daerah.
“Sport tourism ini cukup potensial. Trennya terus meningkat, semakin banyak acara sport tourism yang diselenggarakan di banyak destinasi wisata di Tanah Air,” kata Esthy saat konferensi pers terkait Mekaki Marathon 2017 di kawasan Senayan, Jumat (21/4).
Roseno menambahkan, setiap daerah di Indonesia memiliki daya pikat masing-masing, dan semuanya bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata. “Event Mekaki Marathon ini terobosan positif untuk mengembangkan wisata Lombok Barat. Kita harapkan ini dapat mendorong ekonomi daerah bisa berkembang,” kata Raseno.
Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid mengatakan, event yang digarap dengan apik oleh tim Tempo Media ini akan memberikan pengalaman berbeda bagi para pesertanya. Selain beradu cepat, para pelari nantinya bakal dimanjakan dengan pesona keindahan pemandangan di kawasan Teluk Mekaki.
Peserta akan melewati hutan, perkampungan, pinggiran pantai dengan gili-gili yang berjejer, serta perbukitan. Setelah kelelahan berlari, peserta Mekaki Marathon akan disambut indahnya Teluk Mekaki di garis finish.
“Lombok Barat punya banyak potensi wisatanya, tidak hanya Senggigi. Nanti peserta juga akan melewati beberapa spot wisata seperti Sekotong,” ujar Fauzan.
Kuota peserta yang disediakan panitia sebanyak 2.000 pelari. Saat ini kuota sudah terpenuhi. Namun, Fauzan mengungkapkan antusias masih tinggi karena masih banyak yang mendaftarkan diri.
“Pesertanya sudah mencapai yang ditargetkan yaitu 2000 peserta. Kita belum memutuskan unyuk menambahnya meski pendaftaf masih terus berdatangan. Ini bukti kalau masyarakat Indonesia sudah melek marathon,” ungkap Fauzan.
Akbar yang mewakili DnD Race Management selaku panitia menjelaskan, selain didukung Kemenpar dan Bank BRI, event Mekaki Marathon ini juga bekerjasama dengan maskapai Citilink dan hotel-hotel besar di Lombok Barat.
“Jadi peserta tidak perlu khawatir untuk akomodasi. Ada banyak pilihan dengan harga yang spesial. Selain itu, peserta tidak perlu kawatir menuju lokasi, karena akan disediakan fasilitas penjemputan gratis untuk seluruh peserta. Titik penjemputan ada di Mataram, Senggigi, Lembar dan Sekotong,” tukas Akbar.(*)

The post Dukung Mekaki Marathon, Kemenpar Ingin Wisata Lombok Lebih Dikenal appeared first on Lombok Post.

]]>
Wisatawan Asing Pun Ikut Asyik Nikmati Tumpeng http://www.lombokpost.net/2017/04/23/wisatawan-asing-ikut-asyik-nikmati-tumpeng/ Sun, 23 Apr 2017 05:54:52 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134516 JOGJA – Serombongan wisatawan asing  tampak asyik menikmati tumpeng dalam Upacara Adat Merti Tumpeng Robyong Kampung Wisata Dewa Bronto, Sabtu (22/4). Wisatawan dari Kanada dan Belanda itu duduk mengitari tumpeng dan mengambil nasi serta lauknya. “So delicious. I like it (enak sekali, saya suka),” ujar Sofie, asal Montreal saat ditanya mengenai makanan yang diicipinya. Sofie […]

The post Wisatawan Asing Pun Ikut Asyik Nikmati Tumpeng appeared first on Lombok Post.

]]>
JOGJA – Serombongan wisatawan asing  tampak asyik menikmati tumpeng dalam Upacara Adat Merti Tumpeng Robyong Kampung Wisata Dewa Bronto, Sabtu (22/4). Wisatawan dari Kanada dan Belanda itu duduk mengitari tumpeng dan mengambil nasi serta lauknya.
“So delicious. I like it (enak sekali, saya suka),” ujar Sofie, asal Montreal saat ditanya mengenai makanan yang diicipinya.
Sofie yang berprofesi sebagai perawat lagi liburan. Setelah dari Jogja, Sofie dan kawan-kawan akan mengunjungi Boroobudur, Bali, dan Labuhan Bajo. Dia merasa senang bisa mengikuti prosesi Merti Tumpeng Robyong yang menyajikan sejumlah atraksi seni.
Upacara adat yang rutin digelar setiap tahun di bantaran Kali Code ini diawali dengan kirab.  Serombongan perempuan dengan tumpengnya serta Gunungan hasil bumi diarak keliling kampung, diiringi bergada. Arak-arakan dimulai dari kantor Kecamatan Mergangsan menuju panggung di pinggir Kali  Code.
Di panggung ini, berbagai pertunjukan seni digelar.  Mulai dari drumb band anak-anak, tarian dolanan anak, tari edan-edanan dan sebagainya. Sembari menunggu iringan kirab datang, pembukaan Merti Tumpeng Robyong pun dilakukan. Suparno, mewakili PJs Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja pun memberikan sambutan dan membuka acara yang berlangsung dua hari ini.
“Saya dengar ada kerjasama dengan Perguruan  Tinggi untuk mengembangkan kampung wisata ini lebih maju, lebih kondang. Jika sudah seperti itu jangan sampai yang ada di wilayah ini tidak siap. Acara yang sudah dipromosikan hingga ke seluruh Indonesia bahkan dunia ini harus bisa  rutin dan terus dipertahankan,” pesannya.
Usai dibuka, tumpeng yang sudah ditata di sepanjang jalan pinggir sungai dan di atas panggung didoakan dan dinikmati bersama. Siapapun yang hadir bebas memilih menu yang ada. Mau tumpeng nasi kuning atau nasi putih. “Ini wujud syukur atas nikmat dan anugerah dari Tuhan. Mari kita nikmati bersama,” ujar Marsudi, Ketua Kampung Wisata Dewa Bronto.
Makan bersama atau dahar kembul pun berlangsung seru. Gelaran adat yang berfungsi menjaga kebersamaan ini pun begitu dirasakan. Warga Brontokusuman dan sekitarnya, seperti Lowanu dan tamu lain berbaur menjadi satu. Sembari menikmati tumpeng, atraksi budaya di tengah kali dimulai. Seorang Resi Sungai berdoa dengan tetembangan Jawa. Dan prosesi diakhiri dengan menebar bibit ikan di Sungai Code yang mengalir di kawasan Kampung Wisata Dewa Bronto.
Mengangkat tema “Raja Melawan Arus” atraksi ini bermakna bahwa pemimpin seharusnya bisa menjadi tokoh yang selalu memberi contoh dan mengajak semua warga untuk ‘melawan arus’ dengan sikap dan tindak tanduk  menolak budaya atau perilaku yang tidak pantas atau tidak baik.
Atraksi doa sang resi di Kali Code yang mengalir cukup deras ini menjadi puncak acara siang itu. Malam harinya acara dilanjut dengan Pasar Seni dan pentas Seni. Minggu (23/4) ada Pasar Seni dan mancing bersama.
Menpar Arief Yahya menilai aktivitas budaya yang bernuansa tradisi seperti ini sebenarnya menjadi atraksi yang punya daya pikat tinggi. Joglosemar kaya dan kental akan tradisi turun temurun ini. “Di Calender of Events sebaiknya muncul, untuk dipromosikan lebih masif ke mancanegara,” kata Arief Yahya.
Pasar Eropa, kata dia, tertarik dengan nuansa tradisi seperti ini. “Budaya itu berlaku hukum, semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan,” kata Arief Yahya.(*)

The post Wisatawan Asing Pun Ikut Asyik Nikmati Tumpeng appeared first on Lombok Post.

]]>
Sangkaan Polisi Sulit Dibuktikan, Lalu Azril Sopandi Berpeluang Bebas http://www.lombokpost.net/2017/04/23/sangkaan-polisi-sulit-dibuktikan-lalu-azril-sopandi-berpeluang-bebas/ Sat, 22 Apr 2017 18:41:00 +0000 http://www.lombokpost.net/?p=134398 MATARAM-Berkas perkara Lalu Azril Sopandi, yang dijerat dengan Pasal 27 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) mentok di jaksa peneliti. Jaksa bahkan berulangkali mengembalikan berkas kepada penyidik, karena menganggap tidak terpenuhinya unsur dalam sangkaan polisi. Kasi Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB Ginung Pratidina mengatakan, jaksa […]

The post Sangkaan Polisi Sulit Dibuktikan, Lalu Azril Sopandi Berpeluang Bebas appeared first on Lombok Post.

]]>
MATARAM-Berkas perkara Lalu Azril Sopandi, yang dijerat dengan Pasal 27 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) mentok di jaksa peneliti. Jaksa bahkan berulangkali mengembalikan berkas kepada penyidik, karena menganggap tidak terpenuhinya unsur dalam sangkaan polisi.

Kasi Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB Ginung Pratidina mengatakan, jaksa telah mengambil kesimpulan terkait berkas perkara milik Dirut PT Tripat tersebut. Kesimpulan ini terkait tidak terpenuhinya unsur dalam sangkaan Pasal 27 Ayat 3 UU ITE yang dikenakan penyidik kepada Azril.

”Unsur diketahui publik, itu yang tidak bisa masuk dalam apa yang dilakukan tersangka melalui messenger,” kata Ginung, kemarin (21/4).

Ginung menjelaskan, Pasal 27 Ayat 3 UU ITE merujuk pada Pasal 310 dan 311 KUHP. Di dalam salah satu pasal tersebut, terdapat unsur mengenai diketahui oleh publik untuk bisa menjerat seseorang dalam suatu tindak pidana.

Namun, selama proses penelitian dan telaah yang dilakukan jaksa terhadap berkas perkara milik Azril, mereka tidak menemukan adanya unsur diketahui publik dalam perbuatan yang dilakukan Azril. ”Kesimpulan itu hasil gelar dari jaksa. Kita juga mengikuti putusan dari Mahkamah Konstitusi,” jelas dia.

Karena tidak memenuhi unsur dalam Pasal 27 Ayat 3 UU ITE, jaksa akhirnya memilih untuk mengembalikan berkas perkara kepada penyidik. Namun pengembalian kali ini tidak disertai petunjuk. ”Petunjuk lanjutan tidak ada kita berikan,” ujarnya.

Tidak diberikannya petunjuk lanjutan dalam berkas perkara yang dikembalikan itu, dikarenakan tersangka sudah jelas tidak memenuhi unsur pasal yang disangkakan. ”Kami berkesimpulan, pada intinya tersangka tidak dapat disangkakan dengan Pasal 27 Ayat 3 itu,” katanya.

Karena itu, Ginung menyebut jika kewenangan kasus tersebut kini tetap berada di tangan penyidik. Apakah mereka akan mencari alat bukti lain untuk memperkuat unsur dalam perkaranya, atau malah menghentikan perkara.

”Kewenangan penuh pada mereka (penyidik, Red),” pungkasnya.

Hasil gelar perkara jaksa yang menyatakan tidak terpenuhinya unsur, tentu sejalan dengan ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Keterangan yang diberikan saksi ahli Kemenkominfo saat sidang praperadilan Azril beberapa waktu lalu menyebutkan, bahwa percakapan melalui messenger masuk dalam ranah pribadi. Dilakukan antara dua orang, secara face to face melalui media sosial.

Karena itu, sangkaan Pasal 27 Ayat 3 dalam UU ITE, seharusnya tidak memenuhi unsur pidananya. Sebab dalam pasal tersebut menyebutkan harus terdapat unsur mendistribusikan atau menyebarkan konten bermuatan penghinaan atau pencemaran nama baik, melalui internet.(dit/r2)

The post Sangkaan Polisi Sulit Dibuktikan, Lalu Azril Sopandi Berpeluang Bebas appeared first on Lombok Post.

]]>